• Follow Us On : 

Pertamina Bakal Kuasai 60 Persen Produksi Migas di Blok Rokan


Redaksi | Kamis,02 Agustus 2018 - 13:10:14 WIB
Dibaca: 882 kali 
Pertamina Bakal Kuasai 60 Persen Produksi Migas di Blok Rokan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan pengalihan Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia ke PT Pertamina (Persero) akan membuat BUMN itu menguasai 60 persen produksi migas nasional pada tahun 2021.

“Dengan mengelola Blok Rokan, Insya Allah, Pertamina akan sejajar dengan perusahaan minyak papan atas dunia dengan penguasaan 60 persen produksi migas nasional pada tahun 2021,” kata Jokowi di Jakarta, Kamis (08/02/2018).

Kontrak daerah kaya migas di Riau, Blok Rokan, yang dikelola oleh PT Chevron Pacific Indonesia, akan berakhir masa kontraknya pada tahun 2021. Atas dasar pertimbangan bisnis dan ekonomi, pemerintah mempercayakan pengelolaan Blok Rokan kepada PT Pertamina (Persero) dengan proposal pengajuan Signature Bonus sebesar USD784 juta dan nilai komitmen pasti USD500 juta.

“Ini akan meningkatkan kontribusi Pertamina terhadap produksi migas nasional yang sekarang 23 persen. Sejauh ini, porsi Pertamina terhadap produksi migas nasional telah meningkat menjadi 36 persen tahun ini, dan 39 persen tahun 2019 saat blok migas terminasi mulai aktif dikelola Pertamina,” jelas Presiden.

Saat ini, produksi blok migas Rokan di Riau menyumbang 26 persen dari total produksi nasional. Blok yang memiliki luas 6.220 kilometer ini memiliki 96 lapangan. Tiga lapangan berpotensi menghasilkan minyak sangat baik, yaitu Duri, Minas dan Bekasap. Sejak beroperasi 1971 hingga 31 Desember 2017, total produksi Blok Rokan mencapai 11,5 miliar barel minyak.

Sebelumnya, ‎Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan, setelah mengevaluasi terhadap dua proposal yang diajukan Pertamina dan Chevron, pemerintah menetapkan Pertamina sebagai operator Rokan dari 2021 sampai 2041.

"Tim 22 WK setelah melihat proposal yang dimasukan sore ini jam 5 sore, maka pemerintah lewat Menteri ESDM menetapkan pengelola Blok Rokan mulai 2021 selama 20 tahun ke depan akan diberikan kepada Pertamina," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Arcandra menuturkan, setelah diserahkan ke Pertamina mulai 2021, perusahaan tersebut akan berbagi hak partisipasi (Participating Interest/PI) ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan porsi 10 persen.

‎"Untuk ke depannya selain diserahkan Pertamina,10 persennya diserahkan hak partisipasi BUMD yang ditunjuk‎," tutur Arcandra.

‎Siapa pun pengelola Blok Rokan atau blok terminasi harus bisa memberikan bagian lebih ke negara. Dengan ditetapkan Pertamina sebagai pengelola Blok Rokan maka ada term and condition (TNC) atau syarat dan kondisi yang disepakati tinggal ditetapkan dalam dokumen yang akan ditandatangani pemerintah dalam waktu dekat.

Blok Rokan merupakan ‎produsen minyak terbesar di Indonesia dengan cadangan 500 juta sampai 1,5 miliar barel setara minyak.

Berdasarkan catatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) produksi minyak siap jual Rokan semala semester I 2018 sebesar 771 ribu barel per hari, porsi produksi Rokan mencapai mencapai 207.148 barel

"Alhamdulillah, selamat kepada Pertamina yang telah diberi amanat ke pemerintah untuk mengelola Blok Rokan dari 2021 sampai 2041," ujar dia. (rimanews)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,23 Maret 2018 - 11:29:54 WIB
Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2018

Dialihkan, Kini Pertamina Jadi Pemegang Saham PT PGN

JAKARTA - Seluruh saham Seri B milik Negara Republik Indonesia pada Perusahaan Perseroan PT Perusaha

Rabu,25 Januari 2017 - 10:26:40 WIB

BPH Migas Pertanyakan Impor Solar Pertamina

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mempertanyakan keputusa

Selasa,24 Januari 2017 - 22:43:45 WIB

Diam-diam Pertamina Gerah dengan Pertamini

WAHANARIAU -- Rupanya, diam-diam Pertamina gerah dengan Pertamini. "Pom bensin" mini yang kerap bera

Minggu,10 September 2017 - 13:27:46 WIB
Memanfaatkan Lahan Kosong Perusahaan

Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, Pertamina Dumai Gandeng Tenaga Pendamping Dari UNS Solo

DUMAI (Wahanariau) - PT Pertamina RU II Dumai wujudkan peningkatan ekonomi kerakyatan dengan menggan

Selasa,24 Januari 2017 - 22:36:44 WIB

Pertamina Tambah Impor BBM 4,2 juta Barel untuk Januari 2017

WAHANARIAU -- PT Pertamina menambah impor bahan bakar minyak dengan total 4,2 juta barel untuk bulan

Rabu,26 Juli 2017 - 18:40:29 WIB

Pertamina dan Kodim Tandatangani Kerja Sama Pemanfaatan Lahan

DUMAI (WR) - Manajemen Pertamina RU II dan Kodim 0320/Dumai sepakat bekerja sama di bidang pengamana

BERITA LAINNYA
Selasa,21 Mei 2019 - 03:10:22 WIB

Alibaba Cloud, China Telecom, Google Cloud, HUAWEI CLOUD & McAfee – Catch them All In One Place at Cloud Expo Asia, Hong Kong

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 20 May 2019 - With just two days to go until

Selasa,21 Mei 2019 - 03:07:03 WIB

Atradius Reveals Fear of Rising Insolvencies Drives up Demand for Credit Insurance in Asia Pacific

Over 44% of businesses in the region will increase bad debt reserves, given the challenging business

Selasa,21 Mei 2019 - 03:02:59 WIB

Luzheng Futures & Guohai Liangshi Capital Management Selected for Cotton Options Market Making, Powered by Horizon

Zhengzhou Commodity Exchange chooses Luzheng Futures and Guohai Liangshi Capital Management to provi

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI