• Follow Us On : 

Penyebab Lambatnya Pengembangan Budaya di Riau


Redaksi | Selasa,07 Agustus 2018 - 16:47:37 WIB
Dibaca: 320 kali 
Penyebab Lambatnya Pengembangan Budaya di Riau

PEKANBARU - Sedikitnya upaya pengembangan budaya melayu mulai dari cagar budaya hingga budaya tak benda di Riau masih rendah. Walaupun cagar budaya di Riau sangat banyak.

Hal itu menurut Kadisbud Riau disebabkan minimnya alokasi anggaran untuk mendukung pengembangan kebudayaan di Riau. Artinya, alokasi anggaran tidak sesuai dengan kayanya budaya di Riau yang akan dikembangkan.

"Untuk menuju Riau menjadi pusat budaya melayu itu tidak mudah. Perlu program program pengembangan budaya melayu yang membuat budaya melayu mengemuka. Baik itu cagar budaya melayu hingga budaya tak benda yang dimiliki Riau," terangnya.

Menurutnya, dalam pengajuan budaya tak benda ke pusat, Riau tidak jauh dibandingkan dengan Jogjakarta. Jika Jogjakarta mengajukan 18 budaya tak benda, Riau mengajukan 14 budaya tak benda. Tetapi, Jogyakarta didukung alokasi anggaran lebih dari Rp100 miliar. Sementara, Riau tak sampai Rp 10 miliar.

Jadi, tambahnya, jika ada informasi adanya temuan cagar budaya dari warga, Dinas Budaya Riau langsung turun ke lapangan. Sebab, tambahnya, kalau mengharapkan dinas budaya kabupaten/kota akan terasa lambat.

"Kita tidak bisa memaksakannya. Karena memang alokasi anggaran di disbud kabupaten/kota di Riau juga rendah," terangnya.

Menurutnya, masih banyak cagar budaya di Riau yang perlu di gali dan dikembangkan. Seperti adanya temuan arca di sekitar candi Muara Takus.

"Namun demikian, Disbud Riau tetap berupaya mengembangkan budaya melayu dengan berbagai keterbatasa dan sumber dayabyang ada. Kita berharap teman teman awak media untuk membantu pengembangan budaya melayu di Riau," ajaknya.

Sumber : Media Center Riau


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,05 Oktober 2018 - 14:48:19 WIB

Perbankan Syariah Kurang Berkembang, Edi Gunawan Identifikasi Faktor Penyebab

  Tembilahan - Sektor jasa keuangan perbankan syariah terasa kurang begitu berkembang jika

Kamis,08 Maret 2018 - 13:55:33 WIB

Pedagang Kelakap Tujuh Dumai Kembali Berjualan di Jalan MH Thamrin, Ternyata Ini Penyebabnya

DUMAI - Puluhan pedagang di Pasar Kelakap Tujuh, Kota Dumai kembali berjualan di tepi Jalan MH

Minggu,19 Juni 2016 - 23:22:45 WIB

Ini Penyebab Pemadaman Listrik di Tembilahan

TEMBILAHAN - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir menuturkan

Kamis,01 Maret 2018 - 00:33:06 WIB
UU Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan

Permasalahan Pengelolaan Arsip Aset Penyebab Kegagalan Perolehan Predikat WTP

DUMAI - Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan p

Kamis,09 Maret 2017 - 20:27:57 WIB

Dinkes Pastikan Kolam Renang Kelapapati Bengkalis Bukan Penyebabnya Puluhan Anak Terserang Penyakit

BENGKALIS - Kejadian sempat menghebohkan warga Bengkalis, pasca mandi-mandi di kolam renang pribadi

Selasa,18 April 2017 - 13:57:24 WIB

Penyebab Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bengkalis

BENGKALIS - Dinas Perdagangan dan perindustrian (Disdagperin) Bengkalis membeberkan penyebab kelangk

BERITA LAINNYA
Rabu,12 Desember 2018 - 02:06:54 WIB

Second Yidan Prize Summit Sets Forth Ideas for Educating for the Future

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 11 December 2018 - The second Yidan Prize Su

Selasa,11 Desember 2018 - 16:48:42 WIB

Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

DUMAI - Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir resmi ditahan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK)

Selasa,11 Desember 2018 - 08:00:10 WIB

Abdul Wahid Serahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulance Kepada Puskesmas Kota Baru Seberida

KERITANG - Kepedulian Abdul Wahid sebagai anggota DPRD Provinsi Riau terhadap kesehatan masyarakat p

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI