• Follow Us On : 

Penyebab Lambatnya Pengembangan Budaya di Riau


Redaksi | Selasa,07 Agustus 2018 - 16:47:37 WIB
Dibaca: 92 kali 
Penyebab Lambatnya Pengembangan Budaya di Riau

PEKANBARU - Sedikitnya upaya pengembangan budaya melayu mulai dari cagar budaya hingga budaya tak benda di Riau masih rendah. Walaupun cagar budaya di Riau sangat banyak.

Hal itu menurut Kadisbud Riau disebabkan minimnya alokasi anggaran untuk mendukung pengembangan kebudayaan di Riau. Artinya, alokasi anggaran tidak sesuai dengan kayanya budaya di Riau yang akan dikembangkan.

"Untuk menuju Riau menjadi pusat budaya melayu itu tidak mudah. Perlu program program pengembangan budaya melayu yang membuat budaya melayu mengemuka. Baik itu cagar budaya melayu hingga budaya tak benda yang dimiliki Riau," terangnya.

Menurutnya, dalam pengajuan budaya tak benda ke pusat, Riau tidak jauh dibandingkan dengan Jogjakarta. Jika Jogjakarta mengajukan 18 budaya tak benda, Riau mengajukan 14 budaya tak benda. Tetapi, Jogyakarta didukung alokasi anggaran lebih dari Rp100 miliar. Sementara, Riau tak sampai Rp 10 miliar.

Jadi, tambahnya, jika ada informasi adanya temuan cagar budaya dari warga, Dinas Budaya Riau langsung turun ke lapangan. Sebab, tambahnya, kalau mengharapkan dinas budaya kabupaten/kota akan terasa lambat.

"Kita tidak bisa memaksakannya. Karena memang alokasi anggaran di disbud kabupaten/kota di Riau juga rendah," terangnya.

Menurutnya, masih banyak cagar budaya di Riau yang perlu di gali dan dikembangkan. Seperti adanya temuan arca di sekitar candi Muara Takus.

"Namun demikian, Disbud Riau tetap berupaya mengembangkan budaya melayu dengan berbagai keterbatasa dan sumber dayabyang ada. Kita berharap teman teman awak media untuk membantu pengembangan budaya melayu di Riau," ajaknya.

Sumber : Media Center Riau


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,20 Desember 2016 - 23:41:41 WIB

Bupati Inhil HM Wardan Menangis, Ternyata Ini Penyebabnya...!

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Sanggar Tuah Abdi asal Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir sukses m

Rabu,20 September 2017 - 12:26:09 WIB
Riau Pos Group Berduka

Ternyata Ini Penyebab Meninggalnya Ayahanda Momo Geisha

PEKANBARU - Ayah Vokalis Grup Band Geisha Navora Morina Sinaga atau dikenal Momo, Jabonar Sinaga men

Minggu,19 Juni 2016 - 23:22:45 WIB

Ini Penyebab Pemadaman Listrik di Tembilahan

TEMBILAHAN - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir menuturkan

Senin,26 Desember 2016 - 17:05:36 WIB

Sampah di Pekanbaru Kembali Menggunung, Ternyata Ini Penyebabnya

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Sampah kembali menggunung di beberapa titik kota Pekanbaru sejak Jum'a

Sabtu,28 Januari 2017 - 20:04:45 WIB
Pemilik Panti Asuhan Menghilang

Polisi Periksa Lima Saksi Penyebab Tewasnya Balita 18 Bulan

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Sampai saat ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Provinsi Riau

Kamis,01 Maret 2018 - 00:33:06 WIB
UU Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan

Permasalahan Pengelolaan Arsip Aset Penyebab Kegagalan Perolehan Predikat WTP

DUMAI - Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan p

BERITA LAINNYA
Senin,13 Agustus 2018 - 15:24:37 WIB

Watts Miners Powerful Mining Rigs Create High Impact on the Market

NEW YORK - August 11, 2018 - Watts Miners, one of the latest players to enter the global c

Sabtu,11 Agustus 2018 - 15:56:27 WIB

Sandiaga Uno Cium Mobil Dinas Terakhir Kalinya

JAKARTA - Sejak dideklarasikan menjadi pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019, Sandiaga Uno tamp

Sabtu,11 Agustus 2018 - 15:25:26 WIB

Ini yang Dilakukan Pendukung Prabowo-Sandi Usai Pencalonan Pilpres

JAKARTA - Berbicara mengenai capres dan cawapres, terselip pemandangan menarik dalam pencalonan pilp

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI