• Follow Us On : 

Editorial

Angka Kemiskinan Di Inhil Menurun


Dedek Pratama | Jumat,10 Agustus 2018 - 13:27:53 WIB
Dibaca: 1570 kali 
Angka Kemiskinan Di Inhil Menurun Potret Kemiskinan; Sumber: Internet

Inhil - Masyarakat Inhil sudah sepatutnya berbangga. Bagaimana tidak, berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di 'Negeri Seribu Parit' mengalami penurunan.

Tingkat kemiskinan menurun cukup signifikan pada tahun 2017, menyentuh angka 7,70 persen dari total keseluruhan penduduk Inhil. Secara kuantitatif, jumlah masyarakat yang masih berada di bawah garis kemiskinan senilai Rp 368.134 adalah sebanyak 55,4 ribu jiwa.

Belenggu kemiskinan perlahan lepas dari sebagian besar masyarakat Inhil yang diindikasikan dengan tren penurunan angka kemiskinan. Tercatat, pada periode 2015 hingga 2017, terjadi penurunan angka kemiskinan dengan kisaran 0,1 hingga hampir 0,3 persen setiap tahunnya.

Meski tidak signifikan, tidak juga dapat dipungkiri penurunan angka kemiskinan ini merupakan sebuah pencapaian atas segala upaya yang dilakukan oleh Pemerintah.

Namun, yang jadi pertanyaan adalah tentang faktor apa yang berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan. Apakah benar penurunan angka kemiskinan terjadi berkat kebijakan di level daerah?, atau malah paket kebijakan ekonomi pemerintah pusat yang berperan dalam pengentasan kemiskinan ini?.

Pengentasan masalah kemiskinan memang bukanlah suatu hal yang mudah. Kompleksitas permasalahan menjadi tantangan tersendiri dalam upaya itu. Pemerintah selaku perancang dan pengambil kebijakan terus berupaya merumuskan paket - paket kebijakan terkait pengentasan kemiskinan.

Penanggulangan kemiskinan diarahkan untuk mengurangi penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan dan mencegah terjadinya kemiskinan baru.

Beberapa kalangan menilai, penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Inhil didominasi oleh bantuan sosial (bansos) Pemerintah Pusat melalui implementasi Program Keluarga Harapan (PKH).

Indikator keberhasilan dari bansos ini, tampak dari perubahan sikap dan perilaku keluarga penerima manfaat (KPM) PKH yang akan mengarah pada kemandirian dan adanya peningkatan produktivitas secara ekonomi.

Dampak riil penerapan program PKH adalah penerima telah menjadi pelaku usaha ekonomi produktif, sehingga dapat mengurangi kesenjangan antar kelompok pendapatan.

Kendati demikian, tidak sedikit pula pihak yang berasumsi bahwa turunnya angka kemiskinan berasal dari bansos menggunakan dana anggaran daerah yang memiliki alur proses penekanan kemiskinan yang serupa pasca bansos diberikan.

Keduanya tidaklah salah, asumsi keberhasilan pemberian bansos terhadap penekanan angka kemiskinan itu, didasarkan pada laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor yang merangkak naik sejak memasuki tahun 2016 sampai 2017 dengan kisaran kenaikan senilai 1,8 sampai 2,02 persen per tahun.

Hal yang cukup perlu untuk diingat berbarengan dengan pencapaian pengentasan kemiskinan adalah standar kualitas hidup. Mesti ada treatment terhadap tingkat kualitas gizi, produktifitas daerah dan daya beli masyarakat sehingga pertumbuhannya berimbang dengan penurunan angka kemiskinan.

 


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,26 Maret 2017 - 18:48:27 WIB

Pol Air Polres Dumai Tangkap Kawanan Perompak Kapal Tanker, 1 Belum Ditemukan 

DUMAI (WAHANARIAU) -- Tim patroli Satpol Air Polres Dumai berhasil mengamankan lima kawanan perompak

Jumat,08 September 2017 - 22:09:52 WIB

Pemko Dumai dan Pertamina Sepakat Kembangkan Bandara Pinang Kampai

DUMAI (Wahanariau) - Pemerintah Kota Dumai dan Pertamina RU II menyepakati rencana pengembangan Band

Senin,13 Maret 2017 - 16:55:41 WIB

Pangkat Naik, Tanggung Jawab Juga Naik

SIAK -- Wakil Bupati Siak Alfedri menyerahkan SK (Surat Keputusan) kenaikan pangkat ASN golonga

Rabu,24 Januari 2018 - 15:13:52 WIB

Tak Disangka Dan Diduga, Seorang Juru Sapu Dan 2 Orang Guru Mengaji Akan Tunaikan Ibadah Umrah Gratis

  Tembilahan - Sungguh tiada disangka dan diduga, Seorang Juru sapu Rumah Dinas Bupati Kab

Minggu,01 Januari 2017 - 12:33:38 WIB

2016, Angka Kecelakaan Lantas di Inhil Menurun

TEMBILAHAN (WAHANARIAU) -- Angka Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir (Inh

Sabtu,20 Agustus 2016 - 02:51:08 WIB

Pemerintah Pusat Akan Pangkas DBH Riau Rp 68,8 Triliun

PEKANBARU (WR) - Pemerintah pusat akan memangkas anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) pada APBN-P 2016 seb

BERITA LAINNYA
Kamis,13 Juni 2019 - 14:15:39 WIB

Sidak Pasca Lebaran, Wabup Kuansing: Tak Masuk Kerja Bakal Disanksi

TELUK KUANTAN - Pasca libur lebaran, Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Halim melakukan inp

Kamis,13 Juni 2019 - 04:17:29 WIB

KPK Minta Bantuan Interpol Pulangkan Sjamsul Nursalim Tersangka BLBI dari Singapura

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta bantuan interpol untuk memulangkan Sjamsul Nurs

Kamis,13 Juni 2019 - 03:40:54 WIB

A first for Taiwan, BIO Asia-Taiwan 2019 to be Held in Taipei, 24 July, with BIO’s President Jim Greenwood to Attend

As a sign of its international importance, the BIO Asia-Taiwan 2019 exhibition will feature 18 natio

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI