• Follow Us On : 

Tiga Kuasa Hukum UAS Resmi Pidanakan Jony Boyok


Redaksi | Jumat,07 September 2018 - 05:25:32 WIB
Dibaca: 1739 kali 
Tiga Kuasa Hukum UAS Resmi Pidanakan Jony Boyok

PEKANBARU - Setelah di tunjuk menjadi kuasa hukum Ustad Abdul Somad, tiga pengacara yang tergabung dalam Lembaga Bantuan Hukum LAM Riau datangi Ditkrimsus Polda Riau.

Tiga orang kuasa hukum yang dipimpin oleh Zulkarnaen Noerdin ini datang guna membuat laporan perkara pencemaran nama baik oleh Jony Boyok melalui media sosial Facebook beberapa waktu lalu.

"Tujuan kita datang kesini tentu ingin membuat aduan tetang kasus penghinaan yang diarahkan kepada UAS selaku klien kita terhadap Jony Boyok melalui Facebook," ujar Zulkarnaen.

Tambahnya, pengaduan ini dilakukan karena sebelumnya Jony Boyok sudah diserahkan ke Polda Riau oleh Front Pembela Islam (FPI), Rabu (05/09/2018) malam.

"Sebelumnyakan memang sudah di antar oleh FPI ke sini. Namun memang belum ada yang melaporkan sehingga menjadi delik aduan. Namun, saat ini kita melaporkan guna memproses lebih lanjut perkara ini sesuasui dengan ketentuan hukum," terangnya.

Lanjutnya, antara pelaku yang diketahui merupakan warga Pekanbaru dan berdomisili di jalan Kelapa Sawit dan UAS ataupun LAM sebelumnya belum ada penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, memang saat berada di kantor FPI, pelaku sempat berkomunikasi via telpon dan meminta maaf.

"Memang UAS telah memberikaan maaf terkait tindakan Jony Boyok tersebut. Namun, kita tetap jalankan proses hukum karena dikhawatirkan terjadi main hakim sendiri oleh temen-temen yang lain. Karena, hingga saat ini banyak teman-teman menghubungi kita meminta kejelasan hukum Jony Boyok, malahan ada juga yang berkata dengan nada marah dan mengancam akan turun tangan jika tidak ada kejelasan proses hukumnya. Nah, ini yang kita khawatirkan dan kita berusaha mencegah hal itu terjadi," paparnya.

Zukarnaen berharap, proses hukum berjalan seadil-adilnya. Hal ini juga diharapkan dapat membuat efek jera terhadap yang lain khususnya kepada pelaku agar tidak terjadi lagi.

"Kita juga ingin, pengguna medsos lebih berhati-hati baik bertutur kata hingga dalam pengunggahan konten-konten di media sosial tersebut. Sehingga Riau yasbng damai dan nyaman tetap terjaga," singkatnya. (mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,16 September 2017 - 21:42:55 WIB

Mantap...! Dalam Tiga Hari KPK OTT Sejumlah Pejabat, Tak Ada Kapoknya

JAKARTA - Ulah pejabat yang suka bermain-main dengan uang rakyat sungguh tak terpuji. Seakan tak ada

Rabu,03 Agustus 2016 - 01:07:33 WIB
Budi Mengaku Menyesal

Sadis...! Siswi SMK Tewas Setelah Diperkosa Tiga Pria, Kemaluan Dimasukkan Batang Singkong

KOTABUMI (WR) - Polres Lampung Utara melakukan reka ulang pembunuhan terhadap VL, siswi SMK di Kotab

Jumat,26 Agustus 2016 - 12:42:07 WIB

Isrusli Tinggalkan Satu Istri dan Tiga Anak, Keluarga Korban Kerusuhan Tuntut Keadilan

MERANTI (WR) - Isrusli (45) korban meninggal dunia dalam aksi massa di Mapolres Kepulauan Meranti Ka

Kamis,15 Juni 2017 - 01:00:17 WIB

Rampas Motor Nasabah, Tiga Debt Collector Diamankan, Polisi : Ini Negara Hukum, Bukan Negara Barbar

SURABAYA - Tiga debt collector diamankan polisi. Mereka terbukti telah melakukan tindakan kekerasan

Kamis,21 September 2017 - 13:38:54 WIB

PN Dumai Vonis Bebas Tiga Terdakwa Penyeludupan Manusia, Kejari Dumai Ajukan Kasasi

DUMAI - Tiga terdakwa atas dugaan kasus penyeludupan manusia divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Du

Kamis,12 Oktober 2017 - 23:27:27 WIB

Ini Data Tersangka Narkoba Hingga Triwulan Ketiga 2017 di Riau

PEKANBARU - Sebanyak 23 penyelenggaran negara terdiri dari 11 Aparatur Sipil Negara, sembilan anggot

BERITA LAINNYA
Selasa,11 Desember 2018 - 05:08:26 WIB

Asia’s Digital ID Technology Developments Gain Pace

Real ID advances with Optical Character Recognition (OCR) and cross-racial facial recognition accura

Selasa,11 Desember 2018 - 05:04:56 WIB

Cyber Wars – The Enterprise Strikes Back

A Frost & Sullivan Executive MindXchange on Building Cyber Resilient Enterprises SINGAPORE -&nb

Selasa,11 Desember 2018 - 05:00:14 WIB

Spackman Entertainment Group’s Film, DEFAULT, Grosses US$20 Million in Box Office Revenue, Surpassing Break-even Point of 2.6 Million Tickets within 12 Days

DEFAULT, the highest November opening in the history of the Korean box office, regained #1 positio

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI