• Follow Us On : 

Terkait Kasus Jony Boyok, UAS Berikan Keterangan ke Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau


Redaksi | Minggu,09 September 2018 - 05:02:10 WIB
Dibaca: 428 kali 
Terkait Kasus Jony Boyok, UAS Berikan Keterangan ke Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau

PEKANBARU - Datuk Seri Ulama Setia Negara, Ustaz Abdul Somad (UAS) Lc MA telah memberikan keterangan kepada penyidik Ditreskrimsus Polda Riau terkait kasus dugaan penghinaan yang dilakukan Jony Boyok terhadapnya.

UAS didampingi Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LAM Riau, Zulkarnain Nurdin SH MH dan anggota, Kepala LAMR Bidang Agama Islam, Datuk Gemal Abdul Nasir dan beberapa perwakilan organisasi masyarakat menyambangi Ditreskrimsus Polda Riau, Sabtu (8/9/2018) tadi.

"Alhamdulillah Ustaz Abdul Somad sudah memberikan keterangannya kepada penyidik terkait penghinaan akun Jony Boyok. Semua berjalan lancar, sekitar sepuluh pertanyaan tadi," kata Koordinator Pengacara UAS, Zulkarnain Nurdin.

Zulkarnain mengatakan, UAS menjawab sepuluh pertanyaan penyidik dengan lancar dan sangat jelas. "Tadi ada saksi-saksi lain juga selain UAS. Diantaranya, Tobing dari FPI Pekanbaru dan beberapa orang lainnya termasuk ada dari media," ujarnya. 

Ia pun bersyukur karena proses penyidikan berjalan cepat sesuai yang tertera pada KUHAP Praperadilan.

"Mudahan-mudahan dalam waktu dekat gelar perkara, kemudian penetapan tersangka. Kami berharap secepatnya dilimpahkan Kejaksaan, kalau sudah P21 tentu ke Pengadilan. Itu harapan kami sehingga ada kepastian hukum, sehingga pelaku dapat dihukum maksimal, karena sudah mencemarkan nama baik dengan penghinaan dan membuat perasaan UAS tersakiti," tuturnya.

Jony Boyok yang menghina ulama ini disebut melanggar Pasal 27 ayat 3 jo 45 ayat 3 Undang-undang ITE. Berdasarkan pasal tersebut, jelas Zulkarnain, Jony Boyok terancam empat tahun penjara dan denda Rp750 juta. "Kami harap vonis hakim, memang vonis yang maksimal, dari ancaman itu. Sehingga ini dapat memberikan efek jera," tandasnya.

(mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,16 Oktober 2018 - 00:22:34 WIB

KPK OTT di Bekasi, Diduga Terkait Izin Properti di Meikarta

BEKASI - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap ta

Kamis,27 April 2017 - 12:35:57 WIB

Polres Bengkalis Mulai Lakukan Penyelidikan Terkait Penjualan Buku

BENGKALIS - Polres Bengkalis saat ini sudah mulai melakukan penyelidikan terhadap dugaan penjualan b

Rabu,12 April 2017 - 17:34:45 WIB

Polsek Siak Hulu Lakukan Olah TKP dan Penyelidikan, Terkait Ditemukan Mayat Tanpa Identitas

KAMPAR - Seorang warga masyarakat di sekitaran Perumahan Ginting I Desa Kubang Jaya menemukan sesoso

Jumat,19 Mei 2017 - 17:44:56 WIB

Terkait Tewasnya Taruna Akpol, Polisi Periksa 35 Saksi

SEMARANG - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah telah memeriksa 35 saksi dala

Selasa,20 Maret 2018 - 13:42:02 WIB

KPK Periksa Adiguna Sutowo Terkait Kasus Suap Garuda Indonesia

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengusaha Adiguna Sutowo sebagai saksi dalam

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:41:49 WIB

Suap Bupati Bekasi dan Sejumlah Kepala Dinas Diduga Terkait Prizinan Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga suap diterima Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasi

BERITA LAINNYA
Selasa,22 Januari 2019 - 02:08:14 WIB

The Xiqu Centre Opens its Doors in January 2019

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 21 January 2019 - The West Kowloon Cult

Selasa,22 Januari 2019 - 02:05:03 WIB

MIMS and Ashfield Healthcare Communications Join Forces in Strategic Alliance

SINGAPORE - Media OutReach - 21 January 2019 - MIMS, Asia's largest multi-channel

Selasa,22 Januari 2019 - 01:50:52 WIB

SalamWeb Technologies MY Introduces World’s First Shariah Compliant Internet Suite of Services

Endorsed by Amanie Shariah Supervisory Board; in conformity with MDEC's Islamic Digital Econom

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI