• Follow Us On : 

Nama Dirut PLN Muncul Dalam Dakwaan Pemilik Blackgold Natural Resources


Redaksi | Jumat,05 Oktober 2018 - 02:24:09 WIB
Dibaca: 321 kali 
Nama Dirut PLN Muncul Dalam Dakwaan Pemilik Blackgold Natural Resources Dirut PLN Sofyan Basir ke KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

JAKARTA - Nama Direktur Utama PT PLN persero, Sofyan Basir, muncul dalam dakwaan pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo. Sofyan disebut menyetujui perusahaan Kotjo ikut menggarap proyek PLTU Riau 1 senilai USD 900 juta dengan skema penunjukan langsung.

Dalam dakwaan itu dijelaskan, sekitar bulan Juli 2017, Kotjo bersama Eni Maulani Saragih menemui Sofyan Basir di ruang kerjanya dan membahas mekanisme pembangunan Independent Power Producer (IPP). Berdasarkan Perpres No 4 Tahun 2016, PT PLN dapat bermitra dengan pihak swasta hanya saja kepemilikan saham anak perusahaan PLN harus memiliki saham minimal 51 persen. Mendapat penjelasan seperti itu, Kotjo setuju.

"Masih pada tahun 2017, terdakwa dan Eni Saragih kembali melakukan pertemuan dengan Sofyan Basir di lounge Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dalam pertemuan itu, Sofyan Basir menyampaikan bahwa terdakwa akan mendapatkan proyek PLTU Riau 1 dengan skema penunjukan langsung tetapi PT PJB harus memiliki saham perusahaan konsorsium minimal sebesar 51 persen," ucap Jaksa Ronald Ferdinand Worotikan saat membacakan surat dakwaan Kotjo di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (4/10).

Sekitar bulan September 2017, Kotjo dan Eni kembali melakukan pertemuan dengan Sofyan Basir bersama stafnya. Saat itu, Eni meminta agar Sofyan bisa membantu perusahaan Kotjo, Blackgold Natural Resources mendapat proyek pengerjaan PLTU Riau 1. "Sofyan Basir kemudian memerintahkan Supangkat Iwan Santoso mengawasi proses kontrak proyek PLTU Riau 1," imbuhnya.

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan oleh Iwan Agung Firstantara selaku Direktur Utama PT PJB, Suwarno selaku Plt Direktur Utama PT PLN Batubara, Wang Kun perwakilan Chec Ltd (mitra Blackgold), Rickard Philip Cecile selaku CEO BNR Ltd, dan Rudy Herlambang selaku Direktur Utama PT Samantaka Batubara, di kantor pusat PT PLN.

Isi dari kontrak tersebut masing-masing pihak dalam kontrak induk akan bekerjasama dalam bentuk komposisi saham konsorsium yaitu PT PJB 51 persen, Chech ltd 37 persen, BNR 12 persen, dan pihak penyedia batu bara untuk proyek tersebut adalah PT Samantaka Batubara, anak perusahaan Blackgold Natural Resources.

Sementara itu dari kasus ini, Kotjo didakwa telah melanggar Pasal 5 ayat 1 Undang-undang atau Pasal 13 nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

(mdk/mdk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,06 Juni 2017 - 18:55:36 WIB

Pencemaran Nama Baik Bupati, Polres Inhil Akui Terima Laporan

INDRAGIRI HILIR - Polres Inhil mengaku sudah menerima laporan atas dugaan pencemaran nama baik Bupat

Sabtu,31 Maret 2018 - 12:16:22 WIB

Beredar Surat Penetapan 38 Anggota dan Mantan Anggota DPRD Sumut Sebagai Tersangka Oleh KPK, Ini Daftar Namanya...

MEDAN - Beredar surat penetapan 38 anggota dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

Senin,04 September 2017 - 21:30:58 WIB

Ini Nama Jamaah Haji Yang Masih Dirawat di Arab Saudi

PEKANBARU (Wahanariau) - Sebanyak 10 orang jamaah embarkasi Batam hingga Ahad (3/9/2017) masih diraw

Rabu,23 Januari 2019 - 05:37:19 WIB

Cemarkan Nama Baik PWI di Medsos, Caleg di Bengkalis Dipolisikan

DURI – Setelah dilaporkan ke Polres Bengkalis pada bulan awal Januari 2019 kemarin, akhirnya s

Senin,12 Juni 2017 - 22:14:33 WIB

Naas...! Mojok di TPI Purnama Dumai, Digrebek, Diancam Pakai Parang dan Diperkosa

DUMAI - Peringatan bagi remaja Dumai yang biasa menaruh kasih dilokasi sepi dan gelap yang rawan aka

Sabtu,25 Februari 2017 - 16:04:02 WIB

Tebarkan Kupon Berhadiah Palsu Mengatasnamakan Kopi Kapal Api, Dua Warga Sulsel Dibekuk Polres Inhu

RENGAT (WAHANARIAU) -- Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh jua ketanah. Pribahasa ini pan

BERITA LAINNYA
Kamis,13 Juni 2019 - 03:40:54 WIB

A first for Taiwan, BIO Asia-Taiwan 2019 to be Held in Taipei, 24 July, with BIO’s President Jim Greenwood to Attend

As a sign of its international importance, the BIO Asia-Taiwan 2019 exhibition will feature 18 natio

Kamis,13 Juni 2019 - 03:37:39 WIB

WWPKG Announces its Cornerstone Investment in Feiyang International Holdings Group Limited

HONG KONG, CHINA - 12 June 2019 - WWPKG Holdings Company Limited ("WWPKG&qu

Rabu,12 Juni 2019 - 03:32:18 WIB

IKEA Crafts Cosy Bedroom for Better Sleep in Summer

100-day trial for quality mattress; Beat the heat with cooling humidity-proof materials; Natural tac

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI