• Follow Us On : 

Nama Dirut PLN Muncul Dalam Dakwaan Pemilik Blackgold Natural Resources


Redaksi | Jumat,05 Oktober 2018 - 02:24:09 WIB
Dibaca: 260 kali 
Nama Dirut PLN Muncul Dalam Dakwaan Pemilik Blackgold Natural Resources Dirut PLN Sofyan Basir ke KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

JAKARTA - Nama Direktur Utama PT PLN persero, Sofyan Basir, muncul dalam dakwaan pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo. Sofyan disebut menyetujui perusahaan Kotjo ikut menggarap proyek PLTU Riau 1 senilai USD 900 juta dengan skema penunjukan langsung.

Dalam dakwaan itu dijelaskan, sekitar bulan Juli 2017, Kotjo bersama Eni Maulani Saragih menemui Sofyan Basir di ruang kerjanya dan membahas mekanisme pembangunan Independent Power Producer (IPP). Berdasarkan Perpres No 4 Tahun 2016, PT PLN dapat bermitra dengan pihak swasta hanya saja kepemilikan saham anak perusahaan PLN harus memiliki saham minimal 51 persen. Mendapat penjelasan seperti itu, Kotjo setuju.

"Masih pada tahun 2017, terdakwa dan Eni Saragih kembali melakukan pertemuan dengan Sofyan Basir di lounge Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dalam pertemuan itu, Sofyan Basir menyampaikan bahwa terdakwa akan mendapatkan proyek PLTU Riau 1 dengan skema penunjukan langsung tetapi PT PJB harus memiliki saham perusahaan konsorsium minimal sebesar 51 persen," ucap Jaksa Ronald Ferdinand Worotikan saat membacakan surat dakwaan Kotjo di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (4/10).

Sekitar bulan September 2017, Kotjo dan Eni kembali melakukan pertemuan dengan Sofyan Basir bersama stafnya. Saat itu, Eni meminta agar Sofyan bisa membantu perusahaan Kotjo, Blackgold Natural Resources mendapat proyek pengerjaan PLTU Riau 1. "Sofyan Basir kemudian memerintahkan Supangkat Iwan Santoso mengawasi proses kontrak proyek PLTU Riau 1," imbuhnya.

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan oleh Iwan Agung Firstantara selaku Direktur Utama PT PJB, Suwarno selaku Plt Direktur Utama PT PLN Batubara, Wang Kun perwakilan Chec Ltd (mitra Blackgold), Rickard Philip Cecile selaku CEO BNR Ltd, dan Rudy Herlambang selaku Direktur Utama PT Samantaka Batubara, di kantor pusat PT PLN.

Isi dari kontrak tersebut masing-masing pihak dalam kontrak induk akan bekerjasama dalam bentuk komposisi saham konsorsium yaitu PT PJB 51 persen, Chech ltd 37 persen, BNR 12 persen, dan pihak penyedia batu bara untuk proyek tersebut adalah PT Samantaka Batubara, anak perusahaan Blackgold Natural Resources.

Sementara itu dari kasus ini, Kotjo didakwa telah melanggar Pasal 5 ayat 1 Undang-undang atau Pasal 13 nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

(mdk/mdk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,05 Juni 2017 - 15:21:47 WIB
7 Pendaki Sudah Ditemukan

16 Pendaki Riau Tersesat di Gunung Marapi Sumbar, Ini Daftar Namanya

PEKANBARU - Meletusnya Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat pada Minggu 4

Senin,04 September 2017 - 21:30:58 WIB

Ini Nama Jamaah Haji Yang Masih Dirawat di Arab Saudi

PEKANBARU (Wahanariau) - Sebanyak 10 orang jamaah embarkasi Batam hingga Ahad (3/9/2017) masih diraw

Rabu,23 Januari 2019 - 05:37:19 WIB

Cemarkan Nama Baik PWI di Medsos, Caleg di Bengkalis Dipolisikan

DURI – Setelah dilaporkan ke Polres Bengkalis pada bulan awal Januari 2019 kemarin, akhirnya s

Selasa,18 September 2018 - 15:01:40 WIB

Demo di Purnama, Massa Aksi Teriak ''Pak Wali Takut''

DUMAI - Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Masyarakat Menuntut (GERAMM) dan Gerakan

Sabtu,06 Januari 2018 - 16:19:57 WIB

Korupsi Dana Hibah di Kesra Pemko Dumai, Enam Nama Bakal Jadi Tersangka

DUMAI - Enam orang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah di Bagian

Sabtu,31 Maret 2018 - 12:16:22 WIB

Beredar Surat Penetapan 38 Anggota dan Mantan Anggota DPRD Sumut Sebagai Tersangka Oleh KPK, Ini Daftar Namanya...

MEDAN - Beredar surat penetapan 38 anggota dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

BERITA LAINNYA
Sabtu,23 Februari 2019 - 00:11:18 WIB
Bekerjasama Dengn PT. RCSI

A2K3 Dumai Akan Gelar Pelatihan Ahli K3 Muda BNSP Batch ke-2

DUMAI - Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Ahli K3 Muda BNSP batch ke 1 pada

Kamis,21 Februari 2019 - 23:36:15 WIB

Qatar Airways Celebrates Doha Jewellery & Watches Exhibition 2019 in Glittering Style with Chinese Designers

This year's exhibition showcases more than 500 spectacular luxury jewellery brands and a range o

Kamis,21 Februari 2019 - 23:30:52 WIB

Rise to Lead: ERA Realty Network Raises The Bar With Ambitious Expansion Plans Through Its Asia Pacific Network

SINGAPORE - February 21, 2019 - ERA Realty Network (ERA) looks set to raise its game as on

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI