• Follow Us On : 

KPK Sita Dokumen Tagihan Dana Kampanye dari Ruangan Bupati Malang


Redaksi | Selasa,09 Oktober 2018 - 00:42:40 WIB
Dibaca: 143 kali 
KPK Sita Dokumen Tagihan Dana Kampanye dari Ruangan Bupati Malang ©2018 Merdeka.com

MALANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah pribadi Bupati Malang, Rendra Kresna. Sekitar pukul 20.30 WIB, dua mobil dengan kaca tertutup rapat meninggalkan Kantor Pemkab Malang di Jalan Agus Salim Kota Malang.

Mobil jenis Toyota Innova dan Toyota Hiace itu meninggalkan lokasi setelah melakukan penggeledahan ruang kerja Bupati Rendra.

Dari penggeledahan ini, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dari ruang kerja Bupati Malang, Rendra Kresna. Barang bukti tersebut di antaranya berupa dokumen kepegawaian, tagihan dana kampanye dan pengaduan masyarakat tentang korupsi.

"Ada beberapa barang bukti yang diambil. Saya menandatangani berita acara penggeledahan, berita acara barang bukti, STPBB, itu yang saya tandatangani," kata Rendra Kresna usai penggeledahan ruang kerjanya di Pendopo Pringitan Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim Kota Malang, Senin (8/10/2018).

"Itu dokumen, ada dokumen kepegawaian, beberapa surat pengaduan dari masyarakat diambil di ruang kerja bupati," sambungnya.

Rendra mengaku tidak mengetahui barang bukti yang sedang dicari oleh KPK. "Kalau di sini hanya di ruang kerja saya saja. Kalau detailnya silakan tanya ke KPK," katanya.

Barang bukti yang dibawa oleh KPK dijelaskan Rendra, juga berupa dokumen pengaduan berupa tagihan biaya kampanye. Tagihan tersebut disebut sebagai klaim kelompok tertentu yang mengaku telah mengeluarkan biaya kampanyenya.

"Tentang tagihan biaya kampanye waktu periode kedua, sempat ramai, tahun itu ada yang mengatasnamakan kelompok tertentu menagih kepada saya. Saya tidak menjawab dan tidak memberikan, karena saya tidak pernah melakukan kerja sama atau terikatan melakukan kegiatan-kegiatan kampanye, yang kemudian mengklaim menghabiskan dana sekian itu," jelasnya.

Selain itu juga dokumen pengaduan masyarakat tentang sebuah korupsi. Kata Rendra, surat itu memberi tahu bahwa terjadi korupsi di suatu tempat di Pemerintahan Kabupaten Malang.

"Saya tidak terlalu membacanya, karena itu saya tidak mendalaminya. Karena itu saya taruh saja pengaduan itu di meja saya. Karena itu ada banyak tembusan," katanya.

Rendra sendiri mengaku belum mendapatkan panggilan pemeriksaan dari lembaga antirasuah tersebut. Tetapi diyakini dalam waktu dekat akan diperiksa, setelah rumahnya diperiksa.

"Sampai dengan saat ini belum, tapi kemungkinan pasti akan dipanggil, diperiksa, doakan saja, selamat," tandasnya.

[mdk/mdk]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,06 Mei 2018 - 14:49:48 WIB

KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR

JAKARTA - KPK menetapkan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo sebagai penerima

Jumat,15 September 2017 - 02:32:38 WIB

Berawal dari Laporan Masyarakat, Ini Kronologi Bupati Batubara Kena OTT KPK

JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati OK Arya Zulkarnaen dimulai dari laporan

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:59:02 WIB

KPK Telusuri Alur Proses Perizinan Proyek Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah 12 lokasi guna mencari bukti kasus dugaan s

Kamis,29 Maret 2018 - 17:51:34 WIB

Dituntut JPU KPK 16 Tahun Penjara, Setnov Akan Ajukan Pledoi

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terda

Selasa,08 Agustus 2017 - 20:52:56 WIB

Selain PUPR, Kantor Bupati Bengkalis Juga Digeledah KPK

BENGKALIS (Wahanariau) - Selain melakukan penggeledahan di Kantor Dinas PUPR Bengkalis, Tim Penyidik

Sabtu,31 Maret 2018 - 12:16:22 WIB

Beredar Surat Penetapan 38 Anggota dan Mantan Anggota DPRD Sumut Sebagai Tersangka Oleh KPK, Ini Daftar Namanya...

MEDAN - Beredar surat penetapan 38 anggota dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

BERITA LAINNYA
Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:47:54 WIB

Spackman Entertainment Group Acquires Greenlight Content

Greenlight Content is primarily involved in the business of investing into dramas and movies, as w

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:42:12 WIB

Arrow Electronics Collaborates with Infineon Technologies to Raise Innovation Capability and Engineering Competency of Start-ups in South East Asia, India, Australia and New Zealand

SINGAPORE - Media OutReach - October 19, 2018 - Global technology solutions provider

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:34:17 WIB

DHL and Shopee Launch New Partnership, Enabling China Sellers to Easily Access Thai Consumers

Excellent cross border and domestic delivery solution provided by DHL eCommerce now integrated on

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI