• Follow Us On : 

Suap Bupati Bekasi dan Sejumlah Kepala Dinas Diduga Terkait Prizinan Meikarta


Redaksi | Kamis,18 Oktober 2018 - 00:41:49 WIB
Dibaca: 467 kali 
Suap Bupati Bekasi dan Sejumlah Kepala Dinas Diduga Terkait Prizinan Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga suap diterima Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan sejumlah kepala dinas berkaitan dengan proses pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Meikarta di Kabupaten Bekasi. Dugaan itu setelah KPK mengetahui proses perizinan IMB Meikarta akan segera berakhir.

"Terkait dengan perizinan, KPK menduga suap diberikan untuk rangkaian proses perizinan yang akan berakhir pada IMB untuk Meikarta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).

Menurut Febri, pihaknya kini mendalami hak tersebut. Penyidik sedang mencari tahu apakah proses pembangunan telah dilakukan saat proses perizinan IMB belum selesai.

"Hal ini sedang didalami lebih lanjut, termasuk apakah proses pembangunan telah dilakukan saat proses perizinan IMB belum selesai?" ucap Febri.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Selain Bupati Neneng, KPK juga menjerat delapan orang lainnya dalam kasus ini.

Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi; Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati; dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

Sementara dari pihak swasta, Billy Sindoro, Direktur Operasional Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja Purnama selaku konsultan Lippo Group, serta Henry Jasmen pegawai Lippo Group.

Bupati Neneng dan sejumlah pihak diduga menerima hadiah atau janji Rp 13 miliar terkait proyek tersebut. Diduga, realiasasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa Kepala Dinas.

Keterkaitan sejumlah dinas lantaran proyek tersebut cukup kompleks. Yakni memiliki rencana membangun apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga tempat pendidikan. Sehingga dibutuhkan banyak perizinan.

(mdk/mdk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,28 Maret 2019 - 02:31:24 WIB

KPK OTT Direksi BUMN Terkait Terima Suap Distribusi Pupuk

JAKARTA - Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tanga

Selasa,28 Februari 2017 - 21:18:03 WIB

Dugaan Tandatangan Bupati Bengkalis Palsu, ISMAPI Minta Polisi Selidiki Unsur Suap

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Dugaan pemalsuan tandatangan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, terkait Izi

Minggu,06 Mei 2018 - 14:49:48 WIB

KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR

JAKARTA - KPK menetapkan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo sebagai penerima

Selasa,20 Maret 2018 - 13:42:02 WIB

KPK Periksa Adiguna Sutowo Terkait Kasus Suap Garuda Indonesia

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengusaha Adiguna Sutowo sebagai saksi dalam

Kamis,24 Agustus 2017 - 10:17:06 WIB

Budi Waseso: Anggota BNN Terima Narkoba Dan Uang Suap Dari Bandar, Saya Tembak Mati!

JAKARTA (Wahanariau) -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menegaskan, dirinya

Kamis,25 September 2014 - 21:18:55 WIB
Uang Miliaran Rupiah Disita

Hendak Suap Penegak Hukum, Gubri Annas Ditangkap KPK

Jakarta - Gubri Annas Maamun dikabarkan ditangkap KPK. Operasi tangkap tangan tersebut dikarenakan G

BERITA LAINNYA
Rabu,24 April 2019 - 16:39:17 WIB

Garap Lagu Religi, Bima WP Gandeng Mae Shafira

PADANG - Identik dengan lagu-lagu inspiratif yang sarat motivasi, Bima WP siapkan single religi berj

Rabu,24 April 2019 - 04:47:19 WIB

KPK Tetapkan Dirut PLN Tersangka Korupsi PLTU Riau-1

JAKARTA - Penyidik KPK menemukan bukti-bukti baru keterlibatan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir da

Rabu,24 April 2019 - 01:49:20 WIB

China Display Optoelectronics Technology Holdings Limited Announces Unaudited Financial and Operating Data for the First Quarter of 2019

Driven by Direct Supply to First-tier Brands Sales Volume Increased More Than Twofold YOY ASP Increa

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI