• Follow Us On : 

KPK Telusuri Alur Proses Perizinan Proyek Meikarta


Redaksi | Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:59:02 WIB
Dibaca: 473 kali 
KPK Telusuri Alur Proses Perizinan Proyek Meikarta

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah 12 lokasi guna mencari bukti kasus dugaan suap izin proyek pembangunan proyek Meikarta. Dari penggeledahan, penyidik menelusuri alur serta proses perizinan proyek Meikarta.

"KPK terus melakukan pencarian bukti salah satunya dari penggeledahan di 12 lokasi itu dan kami nilai bukti bukti itu signifikan menjelaskan tentang bagaimana alur perizinan dan proses perizinan Meikarta di Bekasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2018).

Selain itu, penyidik juga menelusuri sejarah proyek pembangunan Meikarta. Menurut dia, penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang berkaitan dengan proyek Meikarta.

"Kedua bagaimana-bagaimana sejarah sebelum proyek Meikarta itu dibuat, dokumen-dokumennya juga kami sita dan juga hubungan hukum pihak terkait. Ada yang jadi tersangka dengan pihak lain melalui kontrak kontrak di sana dan juga ada barang bukti elektronik dan catatan yang akan kami telusuri lebih lanjut," ucapnya.

Proyek Meikarta adalah proyek milik perusahaan properti PT Lippo Karawaci Tbk dan PT Lippo Cikarang Tbk. Proyek itu dikerjakan oleh PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU), yang merupakan anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk.

KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Selain Bupati Neneng, KPK juga menjerat delapan orang lainnya dalam kasus ini.

Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi; Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati; dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

Kemudian, Billy Sindoro, Direktur Operasional Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja Purnama selaku konsultan Lippo Group, serta Henry Jasmen pegawai Lippo Group.

Bupati Neneng dan sejumlah pihak diduga menerima hadiah atau janji Rp 13 miliar terkait proyek tersebut. Diduga, realiasasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa Kepala Dinas.

(mdk/mdk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,27 Agustus 2017 - 16:54:23 WIB

KPK Sita Pabrik Bernilai Rp 400 Miliar di Kampar

PEKANBARU (Wahanariau) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita aset bernilai Rp 400 milia

Senin,25 September 2017 - 01:12:04 WIB

KPK Siapkan 200 Bukti Hadapi Praperadilan Novanto

JAKARTA - Hakim tunggal Cepi Iskandar memutuskan untuk melanjutkan gugatan praperadilan yang diajuka

Rabu,27 September 2017 - 07:39:49 WIB

Demo Kasasi Suparman, Mahasiswa Minta KPK Fokus dan KY Lakukan Pengawasan

PEKANBARU - Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Pelajar dan Mahasiswa Anti Korupsi mengge

Jumat,01 Juni 2018 - 14:22:15 WIB

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Bengkalis

BENGKALIS - Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) mendadak geledah rumah Dinas Bupat

Kamis,25 September 2014 - 21:18:55 WIB
Uang Miliaran Rupiah Disita

Hendak Suap Penegak Hukum, Gubri Annas Ditangkap KPK

Jakarta - Gubri Annas Maamun dikabarkan ditangkap KPK. Operasi tangkap tangan tersebut dikarenakan G

Sabtu,29 Desember 2018 - 05:07:10 WIB
OTT Kementerian PUPR

KPK Sita Rp 500 Juta, SGD 25 Ribu dan Uang Sekardus

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan atau OTT Kementerian P

BERITA LAINNYA
Rabu,24 April 2019 - 16:39:17 WIB

Garap Lagu Religi, Bima WP Gandeng Mae Shafira

PADANG - Identik dengan lagu-lagu inspiratif yang sarat motivasi, Bima WP siapkan single religi berj

Rabu,24 April 2019 - 04:47:19 WIB

KPK Tetapkan Dirut PLN Tersangka Korupsi PLTU Riau-1

JAKARTA - Penyidik KPK menemukan bukti-bukti baru keterlibatan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir da

Rabu,24 April 2019 - 01:49:20 WIB

China Display Optoelectronics Technology Holdings Limited Announces Unaudited Financial and Operating Data for the First Quarter of 2019

Driven by Direct Supply to First-tier Brands Sales Volume Increased More Than Twofold YOY ASP Increa

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI