• Follow Us On : 

PT THIP Terbukti Serobot Lahan Warga Desa Tanjung Simpang, Pelangiran


Dedek Pratama | Jumat,30 November 2018 - 20:36:04 WIB
Dibaca: 401 kali 
PT THIP Terbukti Serobot Lahan Warga Desa Tanjung Simpang, Pelangiran

Tembilahan - PT Tabung Haji Indo Plantation (PT THIP) terbukti menyerobot lahan warga Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran setelah diterbitkannya putusan Pengadilan Negeri Tembilahan, Kamis (20/11/2018).

Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Tembilahan dengan pihak tergugat PT THIP dilayangkan oleh H Hasbi selaku pihak penggugat pada Kamis 15 Februari 2018.

Dalam hasil putusan perkara perdata Nomor 1/PDT.G/2018/PN-TBH dan Perkara Nomor. 2/PDT.G/2018/PN-TBH, PT THIP atau dulunya PT Multi Gambut Industri (PT MGI) terbukti melawan hukum dengan tuduhan penyerobotan lahan warga dengan acar membangun 2 buah kanal dan 1 badan jalan di atas lahan tersebut.

Setelah melalui beberapa tahapan dalam proses hukum, PT THIP tidak mampu menunjukkan Hak Guna Usaha (HGU) atas lahan tersebut di pada saat persidangan.

"Untuk itu, Pengadilan langsung memutuskan bahwa lahan tersebut terbukti diserobot oleh PT THIP," ungkap Jumiardi, S.H.,M.H  selaku kuasa hukum H Hasbi.

Menurut Jumiardi, pihak perusahan telah merugikan pemilik tanah dengan membangun 2 buah kanal dan 1 buah badan jalan. Ukuran kanal ke 1 dengan lebar ± 55 meter dan panjang 700 meter, untuk kanal ke 2 dengan ukuran lebar ± 27 meter dan panjang ± 700 meter, sedangkan untuk pembangunan badan jalan berukuran panjang 1.115 meter dan lebar 12 meter.

"Pembangunan kanal dan badan jalan tersebut digunakan untuk kepentingan mengangkut CPO serta mengangkut meterial menggunakan mobil pengangkut," sebut Jumiardi.

Atas gugatan yang dilayangkan oleh H Hasbi. Pengadilan Negeri Tembilahan menggelar persidangan dengan majelis Hakim Arie Satio Rantjoko, S.H., M.H. selaku Ketua, Saharudin Ramanda, S.H selaku Hakim Anggota 1 dan Arif Indrianto, S.H., M.H. Hakim Anggota II.

Selanjutnya dalam putusan Pengadilan Negeri Tembilahan, PT THIP dituntut untuk memperbaiki dan atau mengosongkan 2 (dua) buah kanal dan jalan tersebut, serta diminta menyerahkan kepada penggugat (pemilik tanah) secara utuh dalam keadaaan kosong tanpa syarat apapun.

Bukan hanya itu, Jumardi mengatakan pihak perusahaan juga harus membayar nilai kerugian atas pemanfaatan 2 (dua) buah kanal dan jalan dengan total nilai sebesar Rp 400.000.000 (empat ratus Juta rupiah) untuk 2 (dua) buah Kanal dan Rp 200.000.000 (dua ratus Juta rupiah) untuk badan jalan dengan didasarkan pada Pasal 1365 KUHPerdata.

"Apabila tidak melaksanakan putusan ini maka kepada tergugat diberikan hukuman untuk membayar uang paksa (dwangsom) kepada penggugat sebesar Rp 3.000.000  perhari," tegasnya. (Dex)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,29 Oktober 2014 - 19:00:11 WIB
Sempat Tertunda Selama 4 Tahun

PTPN V Akhirnya Bersedia Bayar Pekerjaan Rekanan

PEKANBARU - Setelah empat tahun lebih PTPN V menunda pembayaran pekerjaan pengadaan dan pemas

Rabu,06 September 2017 - 14:39:10 WIB

PT SDS Serahkan 5 Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat Sekitar

DUMAI (Wahanariau) - Pada hari Raya Idul Adha tahun 2017 /1438 Hijriyah, PT Sari Dumai Sejati s

Kamis,10 Mei 2018 - 00:15:38 WIB

Optimalkan Pelayanan, Pemprov Riau Ajukan Usulan CPNS ke Pusat

PEKANBARU - Hingga memasuki pekan kedua bulan Mei 2018, Pemerintah Pusat belum memberikan kepastian

Sabtu,29 April 2017 - 15:35:45 WIB

Pemerintah Kota Dumai dan PT. Pertamina RU II Dumai Resmikan Masjid Durunnafis

DUMAI - Walikota bersama GM Pertamina RU II Dumai Resmikan Masjid Durunnafis RT 016. Jl. Kusuma Perm

Selasa,23 Agustus 2016 - 11:17:24 WIB
DTKKP dan BPTPM Diduga Punya Kepentingan

Mayatama Pasang Tiang Fiber Optik Tak Berizin

DUMAI (WR) - Izin pemasangan kabel fiber optic (FO) dan tiang pemancar jaringan ke pelanggan milik p

Senin,05 Desember 2016 - 18:45:13 WIB

Naas !!! Bocah 4 Tahun ditemukan Tewas Dalam Perumahan PT. Mas Bengkalis

BENGKALIS (WAHANARIAU) - Naas Bocah berumur 4 tahun, anak dari seorang buruh pekerja borongan di PT

BERITA LAINNYA
Kamis,07 Februari 2019 - 14:03:48 WIB

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Selasa,19 Februari 2019 - 13:53:48 WIB

Sepenggal Kisah Anak Sekolah di Pucuk Rantau Kuansing

KUANSING - Inilah sepenggal kisah sedih yang dialami sejumlah siswa dan masyarakat Kecamatan Pu

Senin,18 Februari 2019 - 23:16:52 WIB

Deutsche Post DHL Group and SF Holding Conclude Landmark Supply Chain Deal

RMB 5.5 billion (~ EUR 700 million) transaction saw DPDHL Group and SF Holding enter a 10-yea

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI