• Follow Us On : 

Menurut Sudirman Said, Ini Pemicu Korupsi Marak di Indonesia


Redaksi | Minggu,02 Desember 2018 - 23:51:21 WIB
Dibaca: 1037 kali 
Menurut Sudirman Said, Ini Pemicu Korupsi Marak di Indonesia Politisi Gerindra Sudirman Said

JAKARTA - Politisi Gerindra Sudirman Said menilai sistem kontrol dan keseimbangan (Checks and Balance System) lemah, sehingga korupsi di Indonesia marak terjadi. Hal itu berdasarkan data statistik pada pemerintahan saat ini, dimana kasus korupsi meningkat dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

"Kalau liat statistik maka di periode pemerintahan sekarang 4 tahun terakhir, itu jumlah yang berurusan sama KPK jauh lebih banyak daripada periode terdahulu," kata Sudirman saat ditemui wartawan di Gedung Sarinah, Jakarta, Sabtu (01/12/2018).

Sudirman mengatakan dari data kasus korupsi dari pemerintah terdahulu hingga sekarang, Ia menemukan 302 pejabat negara tersandung kasus korupsi. Ia mengatakan 302 itu termasuk pada pemerintahan Jokowi.

"Saya punya data 15 tahun, dari 600 orang itu pejabat publik kena korupsi itu 302 diantaranya terjadi di 4 tahun terakhir," ujarnya.

Sudirman mengatakan pada pemerintahan Jokowi salah satu yang menarik adalah empat dari tujuh lembaga tinggi negara tersandung kasus korupsi. Sebab, menurutnya terjadinya pelemahan dari Checks and Balance System.

"Periode ini 4 dari 7 lembaga tinggi negara kepalanya, pimpinannya itu masuk ke penjara, jadi ini tanda sedang terjadi pelemahan check and balance," tuturnya.

Selanjutnya, Sudirman mengatakan penyelesaian kasus korupsi menjadi tugas bersama, tak hanya tugas salah satu partai politik saja. Ia mengatakan baik kubu petahana dan oposisi punya kepentingan yang sama untuk memberantas korupsi.

"Agenda penyelesaian korupsi bukan hanya satu partai tapi seluruh bangsa jadi lepas dari partai apapun itu sedang di pemerintahan atau oposisi, punya kepentingan yang sama," pungkasnya. (Rimanews)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kamis,07 Februari 2019 - 14:03:48 WIB

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Selasa,19 Februari 2019 - 13:53:48 WIB

Sepenggal Kisah Anak Sekolah di Pucuk Rantau Kuansing

KUANSING - Inilah sepenggal kisah sedih yang dialami sejumlah siswa dan masyarakat Kecamatan Pu

Senin,18 Februari 2019 - 23:16:52 WIB

Deutsche Post DHL Group and SF Holding Conclude Landmark Supply Chain Deal

RMB 5.5 billion (~ EUR 700 million) transaction saw DPDHL Group and SF Holding enter a 10-yea

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI