• Follow Us On : 

Pengamat Politik : Kasus Ahmad Dhani Pemenjaraan Akal Sehat


Redaksi | Selasa,29 Januari 2019 - 09:54:14 WIB
Dibaca: 9047 kali 
Pengamat Politik : Kasus Ahmad Dhani Pemenjaraan Akal Sehat

JAKARTA – Politisi senior Fahri Hamzah yakin elektabilitas Jokowi turun drastis akibat penahanan musisi dan kader Partai Gerindra, Ahmad Dhani.

Wakil Ketua DPR itu mengatakan, penahanan Ahmad Dhani akan menjadi martir bagi kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Fahri yakin penahanan Ahmad Dhani terkait kasus ujaran kebencian itu akan membawa kerugian besar bagi petahana.

“Kerugian (suka atau tidak) akan diderita oleh petahana. Sejak kasus pembebasan ABB kemarin sampai hari ini adalah blunder. Masih ada 80 hari lagi,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Senin (28/1/2019).

Fahri bahkan memprediksi, elektabilitas Joko Widodo-Maruf Amin akan mengalami penurunan secara signifikan hingga mencapai lima persen.

“Penahanan langsung Ahmad Dhani hari ini menurut saya akan membuat elektabilitas petahana turun sampai 5 persen. Saya semakin percaya bahwa petahana sedang dijatuhkan secara sistematis,” tegasnya.

Kasus Ahmad Dhani Pemenjaraan Akal Sehat
Pengamat politik Syahganda Nainggolan mengatakan, penahanan terhadap Ahmad Dhani merupakan salah satu pembungkaman terhadap kebebasan menyatakan pendapat di Indonesia.

“Dear Ahmad Dhani, pemenjaraan anda adalah pemenjaraan akal sehat,” tulis Syahganda Nainggolan lewat akun Twitter @Syahganda, Senin (28/1).

Dia membandingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan rezim sebelumnya yang mana lebih bisa menghargai hak menyatakan pendapat di muka umum.

“Era SBY demo bawa kerbau ditulis SBY ke Istana, tidak apa-apa. Sekarang, karena beda pendapat anda dibui,” kata Syahganda.

Dia pun menyemangati pentolan Dewa 19 tersebut agar tabah dalam menjalani masa hukuman. Serta terus memperjuangkan kebenaran.

“Jangan takut, anda toh pejuang, bukan koruptor,” tegas Syahganda yang juga pendiri Sabang-Merauke Circle.
 
Ahmad Dhani divonis hukuman 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia dinyatakan bersalah lantaran melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter pribadinya saat mengomentari kasus penodaan agama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Dalam putusan majelis hakim, Ahmad Dhani terbukti melakukan tindak pidana yang diatur ancaman pasal 45A ayat 2 UU 19/2016 tentang ITE junto pasal 28 ayat 2 UU ITE junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

[Sumber : Pojoksatu.id]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,27 Desember 2016 - 11:38:10 WIB

Pengamat: Putusan Hakim Tak Pengaruhi Elektabilitas Ahok

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama dipastikan berlanjut setelah ma

BERITA LAINNYA
Sabtu,20 Juli 2019 - 01:25:11 WIB

East Rift Valley Enters Singapore, Malaysia: New South New Direction of Revenue

TAIWAN - 19 July 2019 - The East Rift Valley National Scenic Area Administration (ERV Administration

Sabtu,20 Juli 2019 - 01:22:13 WIB

Infor Japan and Zeal Sign Partner Agreement for Cloud-based BI Platform

JAPAN - 19 July 2019 - Infor Japan K.K., the Japanese subsidiary of Infor, a global leader in busine

Jumat,19 Juli 2019 - 01:19:47 WIB

Explore A Fascinating World of Game and Amusement Equipment In Bangkok This August

THAILAND - 18 July 2019 - The global game and amusement equipment market enjoys a robust growth and

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI