• Follow Us On : 

Perusahaan-Perusahaan Banyak Yang Tertarik Untuk Memikat Kembalinya Para Tenaga Profesional WNI Dari Luar Negeri, Untuk Mengurangi Krisis Bakat Tahun 2019: Michael Page Indonesia


Redaksi | Kamis,14 Maret 2019 - 05:58:49 WIB
Dibaca: 368 kali 
Perusahaan-Perusahaan Banyak Yang Tertarik Untuk Memikat Kembalinya Para Tenaga Profesional WNI Dari Luar Negeri, Untuk Mengurangi Krisis Bakat Tahun 2019: Michael Page Indonesia

JAKARTA- 13 Maret 2019 - Perusahaan konsultansi rekrutmen profesional global merilis Tolok Ukur Gaji Michael Page Indonesia 2019 yang menunjukkan ketertarikan yang mendalam dari perusahaan-perusahaan untuk mempekerjakan warga negara Indonesia yang kembali dari luar negeri untuk mengatasi permasalahan kekurangan tenaga profesional di negara tersebut. Dorongan tambahan dari perusahaan-perusahaan untuk mengembangkan dan mempertahankan tenaga berbakat dari Indonesia telah meningkatkan persaingan untuk mendapatkan tenaga professional dari ketersediaan yang terbatas. 

Olly Riches, Presiden Direktur Michael Page Indonesia berkomentar, "Konglomerat lokal dan perusahaan multinasional di Indonesia bersaing untuk memastikan warga negara Indonesia yang kembali ke negaranya menjadi bagian dari strategi perekrutan mereka pada tahun 2019. Para tenaga profesional ini memiliki kombinasi yang unik dari keterampilan industri terbaru, dwibahasa, dan pola pikir global yang dipercaya oleh pihak pemberi kerja bahwa semua ini akan memajukan bisnis mereka di Indonesia menuju ke level berikutnya.."

Dalam 12 bulan terakhir, 3 dari 5 tenaga profesional yang direkrut oleh Michael Page merupakan warga negara Indonesia yang berada di luar negeri atau sudah kembali ke Indonesia dengan pengalaman internasional yang mereka peroleh sebelumnya. 90% dari tenaga profesional ini dipekerjakan di posisi manajemen menengah atau level dewan, dan mereka adalah pemegang paspor Indonesia.

"Tekanan untuk melokalkan perencanaan suksesi telah menciptakan lebih banyak permintaan atas tenaga kerja professional berbakat yang terbatas di Indonesia. Dalam komunikasi kami melalui program penjangkauan Membangun Negeri, warga negara Indonesia yang berada di luar negeri seringkali menunjukkan minatnya untuk kembali ke negara asalnya, menyebutkan alasan dari sisi keluarga, dan perkembangan yang menarik di Indonesia saat ini sebagai motivasi utama bagi mereka," Olly Riches menjelaskan. 

Sebagian besar warga negara yang kembali tersebut memiliki keterampilan di bidang rekayasa, manufaktur, pemasaran, keuangan, akunting, dan teknologi. Kebanyakan dari mereka kembali ke negara asalnya setelah menetap dan bekerja di Singapura (18%), Australia (14%), dan Amerika Serikat (9%).

Saat ini, di Indonesia terdapat permintaan atas keterampilan yang terfokus yaitu dalam industri-industri yang berkembang termasuk perdagangan elektronik, aplikasi seluler, transformasi digital, dan kecerdasan buatan. Olly Riches mengamati, "Sektor-sektor baru ini berkembang pesat di Indonesia, yang meningkatkan permintaan terhadap sumber daya manusia yang baru. Para manajer perekrutan berkomitmen untuk menjangkau tenaga berbakat yang memiliki keterampilan dan kemampuan untuk memenuhi persyaratan mereka. Mempertahankan tenaga berbakat yang kembali dari luar negeri juga sama pentingnya karena banyak di antara mereka yang menerima berbagai penawaran. Mereka seringkali mencari perusahaan yang berada di posisi terdepan dari standar industri untuk memastikan pembelajaran terus-menerus bagi mereka sendiri."


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Selasa,21 Mei 2019 - 03:10:22 WIB

Alibaba Cloud, China Telecom, Google Cloud, HUAWEI CLOUD & McAfee – Catch them All In One Place at Cloud Expo Asia, Hong Kong

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 20 May 2019 - With just two days to go until

Selasa,21 Mei 2019 - 03:07:03 WIB

Atradius Reveals Fear of Rising Insolvencies Drives up Demand for Credit Insurance in Asia Pacific

Over 44% of businesses in the region will increase bad debt reserves, given the challenging business

Selasa,21 Mei 2019 - 03:02:59 WIB

Luzheng Futures & Guohai Liangshi Capital Management Selected for Cotton Options Market Making, Powered by Horizon

Zhengzhou Commodity Exchange chooses Luzheng Futures and Guohai Liangshi Capital Management to provi

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI