• Follow Us On : 

Aliansi Mahasiswa : Tangkap Dan Tahan Segera Wakil Bupati Bengkalis Muhammad


Redaksi | Selasa,26 Maret 2019 - 14:59:59 WIB
Dibaca: 1632 kali 
Aliansi Mahasiswa : Tangkap Dan Tahan Segera Wakil Bupati Bengkalis Muhammad

PEKANBARU - Puluhan Mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi gelar unjuk  rasa di Kantor Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (26/3/2019).

Mereka menuntut untuk menahan Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad terkait kasus korupsi pemasangan pipa sebesar Rp3,8 Milyar.

Didalam Pengadilan Negeri Pekanbaru berlangsung persidangan dimana Muhammad dipanggil sebagai saksi dalam kasus korupsi.

Sebelumnya Muhammad dilakukan dua kali pemanggilan oleh Kejaksaan sebagai status saksi di persidangan, namun Muhammad mangkir dari panggilan. Dan pada panggilan ketiga ini baru dapat hadir dalam persidangan.

Kordinator lapangan Dani dan kordinator umum sekaligus penanggung jawab aksi  Dedek Purnama. Mereka secara bergantian melakukan orasi di depan pengadilan dengan tertip.

"Kita ingin Muhammad segera ditahan dan ditingkatkan statusnya sebagai tersangka, sebagai mana kita ketahui bahwa dia sudah dua kali panggilan dan mangkir," tegas Korlap.

Dalam orasi mereka juga mengatakan bahwa dengan beberapa kali mangkir dan pada panggilan ketiga baru hadir, ini sudah jelas bahwa Muhammad terindikasi terlibat.

"Penegak Hukum jangan takut, kita mendukung seluruh penegakan hukum," tegasnya.

Adapun tuntutan dari pengunjuk rasa tersebut diantaranya;
1. Segera Adili tunggu apa lagi dalam dakwaan sudah jelas Wakil Bupati Bengkalis Muhammad sebagai penanggung jawab penyebab kerugian negara
2. Bukti Apalagi yang engkau dustakan, segera tangkap dan tahan saudara Muhammad selaku KPA
3. Hukum sebagai panglima, segeralah proses demi keadilan Muhammad  sebagai aktor kerugian Negara
4. Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Mendukung, pengadilan Negeri Pekanbaru  untuk menegakkan keadilan.

Kasi Humas Pengadilan Negeri Pekanbaru, Martin Ginting yang menemui pengunjuk rasa mengungkapkan sangat berterimakasih atas aksi yang berjalan dengan tertib dan lancar tanpa menggangu aktifitas masyarakat.

"Proses hukum akan tetap berjalan, tentunya akan melewati proses bukan langsung instan serta silahkan kepada massa aksi mengikuti perkembangan kasus tersebut," tegasnya

[Tata]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Senin,16 September 2019 - 14:41:37 WIB

Tinjau Karhutla di Pelalawan, Gubri Merasa Aneh

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar usai melakukan peninjauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di

Senin,16 September 2019 - 14:36:38 WIB

Presiden Diharapkan Bisa Membantu Penyelesaian Kabut Asap di Riau

PEKANBARU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan berkunjung ke Provins

Senin,16 September 2019 - 14:33:46 WIB

Bupati Kampar Berharap Semoga Bencana Kabut Asap Segera Berakhir

KAMPAR - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dibeberapa titik di Provinsi Riau sudah

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI