• Follow Us On : 

Aturan Minum Obat bagi Pasien Jantung yang Ingin Berpuasa Ramadhan


Redaksi | Senin,13 Mei 2019 - 02:55:27 WIB
Dibaca: 1172 kali 
Aturan Minum Obat bagi Pasien Jantung yang Ingin Berpuasa Ramadhan

JAKARTA - Puasa ramadhan itu wajib hukumnya bagi umat muslim di dunia. Akan tetapi, minum obat terutama untuk pasien dengan sakit jantung itu juga harus dilakukan demi kesehatan yang selalu terjaga. Karenanya, perlu diperhatikan keduanya dapat berjalan beriringan.

Dijelaskan oleh Prof Dr dr Yoga Yuniadi, SpJP(K), Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) beberapa waktu silam, umumnya pemberian obat jantung hanya diberikan pada satu waktu.

"Yang barangkali disesuaikan adalah pemberian obat pada saat puasa nanti. Umumnya pemberian obat jantung itu hanya satu kali. Tergantung dari sifat obat, harus ditanyakan pada dokternya, apakah dia lebih baik diberikan pada saat sahur atau saat buka," ujarnya.

Misalnya, pada obat-obatan yang bersifat menurunkan denyut agar jantung tidak berkerja lebih keras pada pasien gagal jantung, obat ini ada baiknya diberikan pada pagi hari pada saat sahur. Sebaliknya untuk obat-obat yang mengeluarkan cairan dianjurkan diberikan pada sore hari atau saat buka puasa.

"Karena kalau diberikan pagi, cairan banyak keluar padahal tidak ada intake sampai magrib berarti relatif dehidrasi. Ini harus disiasati bagaimana pemberian obat. Harus tanyalah sama dokternya obatnya bekerjanya apa, jadi kapan waktunya diberikan. Pada prinsipnya puasa baik dilakukan pada penyakit jantung," tutup Prof Yoga.

[Source : detik]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Senin,19 Agustus 2019 - 14:16:59 WIB

Komisi Dakwah MUI Nilai UAS Tak Bermaksud Mencela Agama Lain

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Fahmi Salim merespon soal isi cer

Senin,19 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB

Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari

MANOKWARI - Kepolisian Daerah Papua Barat sudah turun melakukan pengamanan terkait aksi unjuk rasa m

Senin,19 Agustus 2019 - 13:55:10 WIB

Rusuh di Manokwari Dipicu Insiden Surabaya - Malang

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI