• Follow Us On : 

KPK Tunggu Kehadiran Gubernur Khofifah di Sidang Kasus Jual Beli Jabatan


Redaksi | Rabu,03 Juli 2019 - 02:26:13 WIB
Dibaca: 593 kali 
KPK Tunggu Kehadiran Gubernur Khofifah di Sidang Kasus Jual Beli Jabatan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

JAKARTA - Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap menunggu kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, mantan mensteri sosial itu diminta untuk bersaksi dalam sidang kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Sebab, mantan Menteri Sosial ini disebut memberikan rekomendasi terkait pencalonan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

“Saya kira karena persidangan ini terbuka untuk umum jadi publik bisa melihat ketika tidak ada kendala untuk hadir, maka tentu saja saksi wajib untuk hadir di persidangan,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019).

Febri menuturkan, Jaksa akan menelisik soal keterlibatan Khofifah terkait dugaan memberikan rekomendasi Haris untuk bisa menduduki posisi Kakanwil Kemenag Jatim. Publik juga diminta memerhatikan secara rinci penjelasan Khofifah nanti di persidangan.

“Misalnya, bagaimana proses hingga nama Haris muncul,” ujar Febri.

Diketahui, Khofifah ikut terseret dalam perkara ini lantaran disebut Rommy memberikan rekomendasi agar Haris dipilih menjadi Kepala Kanwil Jawa Timur. Atas pernyataan Rommy itu, KPK kemudian memeriksa Khofifah.

Namum, pada kesempatan berbeda, Khofifah menampik tudingan mantan Ketua Umum PPP itu. Menurut Khofifah ia terakhir bertemu Romy saat dilantik sebagai gubernur di Istana Negara pada 12 Februari lalu.

“Mas Romy memberi selamat, saya jawab maturnuwun (terimakasih), nyuwun pangestu (minta doanya). Makanya saya kaget dibilang memberi rekomendasi, dalam bentuk apa?” tegas Khofifah di Surabaya, Sabtu (23/3/2019) lalu.

[Source : Jawapos]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,06 Mei 2018 - 14:49:48 WIB

KPK Dalami Suap Pejabat Kemenkeu yang Kena OTT Bareng Anggota DPR

JAKARTA - KPK menetapkan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo sebagai penerima

Jumat,03 Mei 2019 - 19:25:58 WIB

Ini Dua Perkara Jerat Wali Kota Dumai Jadi Tersangka KPK

DUMAI - Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Wali Kota Dumai Drs Zulkiflu As MS

Kamis,25 September 2014 - 21:18:55 WIB
Uang Miliaran Rupiah Disita

Hendak Suap Penegak Hukum, Gubri Annas Ditangkap KPK

Jakarta - Gubri Annas Maamun dikabarkan ditangkap KPK. Operasi tangkap tangan tersebut dikarenakan G

Kamis,11 Juli 2019 - 02:44:02 WIB

KPK OTT Gubernur Kepri Terkait Izin Rencana Reklamasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Kepu

Senin,16 Oktober 2017 - 11:51:41 WIB

Sprindik Baru Untuk Jerat Setnov Belum Ada Kepastian Dari KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memberikan kepastian tentang surat per

Jumat,03 Mei 2019 - 19:04:59 WIB

KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Dumai Tersangka

DUMAI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Wali Kota Dumai Drs Zulkifli As M

BERITA LAINNYA
Senin,13 Januari 2020 - 16:33:30 WIB

Karya Nasyid Mash Akan Masuk Album Sholawat MUI

PADANG - Mash, Munsyid Indonesia asal Kota Palembang mengangkat Sholawat Fatih ke dalam karya nasyid

Senin,13 Januari 2020 - 16:23:56 WIB

HWK Sumbar Canangkan 9 Program Unggulan 2020

PADANG - Kepengurusan baru organisasi sosial independen Himpunan Wanita Karya Sumatera Barat (HWK Su

Jumat,10 Januari 2020 - 21:49:37 WIB

Lightnet Raises $31.2 Million in New ''Series A'' Financing

Set to build Asia’s next-gen blockchain financial mobility network THAILAND - Media OutReach

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI