• Follow Us On : 

Bantu Pemda Terapkan Zonasi Pendidikan, Kemdikbud Bentuk Satgas


Redaksi | Rabu,03 Juli 2019 - 02:51:58 WIB
Dibaca: 406 kali 
Bantu Pemda Terapkan Zonasi Pendidikan, Kemdikbud Bentuk Satgas

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membentuk tim Satuan Tugas (satgas) Implementasi Zonasi Pendidikan. Satgas ini akan membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam melaksanakan sistem zonasi pendidikan.

Sebagaimana dikutip dari detikcom, Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan sistem zonasi merupakan langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan pendidikan secara simultan. Ia menjelaskan kebijakan zonasi ini akan langsung berintegrasi untuk pemerataan standar layanan pendidikan di Indonesia.

"Zonasi itu untuk pemerataan pendidikan, PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) itu awalnya. Dengan pemerataan pendidikan yang berkualitas mencakup penataan dan pemerataan guru, pemerataan infrastruktur, berbagi sumber daya, integrasi pendidikan formal dan non-formal," kata Muhadjir dalam keterangannya, Selasa (2/7/2019).

Tim Satgas Implementasi Zonasi Pendidikan terbagi atas delapan klaster. Setiap klaster koordinatornya berasal dari pemangku kepentingan Kemdikbud Pusat.

Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Didik Suhardi menambahkan pembentukan satgas bertujuan untuk membantu Pemda dalam mengimplementasikan kebijakan zonasi di daerah. Menurutnya, tim ini akan mengikuti zona yang sudah ditetapkan oleh setiap Pemda dalam penentuan wilayah layanan pendidikan. Zona layanan pendidikan akan berdasarkan pembagian yang telah ditentukan di dalam Surat Keterangan (SK) Pemda, yaitu Dinas Pendidikan dan SK Gubernur.

"Kita ikuti zona yang digunakan oleh provinsi, itu yang akan kita pakai, dan itu yang sudah digunakan PPDB, itu yang kita pakai. Kalau tahun depan, zona itu bisa direvisi lagi. Ini yang dipergunakan (zona) adalah yang sudah di SK-kan oleh Dinas Pendidikan dan SK Gubernur, dalam monitoring akan dianalisis sesuai dengan Permen termasuk peran sekolah swasta," tambah Didik.

Untuk diketahui, kebijakan zonasi pendidikan merupakan kebijakan penetapan wilayah layanan pendidikan dengan acuan titik lokasi satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode ini dengan menggunakan radius terdekat dengan titik pusat zona pada masing-masing jenjang pendidikan yang memenuhi akreditasi A atau B di atas rata-rata nasional. Kemendikbud telah memetakan sebanyak 2.580 zona di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Berikut pembagian klaster tim Satgas Implementasi Zonasi Pendidikan
Klaster I
Meliputi Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Papua Koordinator Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemdikbud

Klaster II
Meliputi Jawa Barat, Kep. Bangka Belitung, Aceh, dan Sulawesi Barat. Koordinator Inspektorat Jenderal Kemdikbud

Klaster III
Meliputi Provinsi Banten, Maluku Utara, Kalimantan Barat, dan Gorontalo. Koordinator Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud

Klaster IV
Meliputi Provinsi Jawa Tengah, Maluku, dan Kalimantan Timur. Koordinator Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemdikbud

Klaster V
Meliputi Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Barat. Koordinator Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud,

Klaster VI
Meliputi Provinsi Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, D.I. Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Bengkulu. Koordinator Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud,

Klaster VII
Meliputi Provinsi Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Bali dan Lampung. Koordinator Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud,

Klaster VIII
Meliputi Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Tengah. Koordinator Sekretaris Jenderal Kemdikbud

[Source : detikcom]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,10 Januari 2017 - 16:53:21 WIB

Ditawari Bantuan Anak Buah oleh Mega, Ini Reaksi Jokowi

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menawari bantuan untuk mengerahkan anak bu

Rabu,11 April 2018 - 12:13:02 WIB

SK 2018 Guru Bantu Jenjang Dikdas Belum Disalurkan, Erwin Kecam Kepala Daerah se Riau

DUMAI - Guru bantu Provinsi se Riau jenjang Dikdas sangat membutuhkan SK tahun 2018, hal itu gu

Sabtu,09 Juli 2016 - 12:53:34 WIB

Mendagri Minta Pemda Bantu Antisipasi Kemacetan Arus Balik

Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta setiap pemerintah daerah bersiap untuk membantu

Kamis,14 September 2017 - 15:01:33 WIB

Jelang Tahun Politik, Presiden Jokowi Minta Ulama Bantu Jaga Suasana Kondusif Daerah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa tahun depan sudah mulai tahun politik. Ka

Jumat,17 Juni 2016 - 10:36:21 WIB

Jaksa Siap Bantu KPK Bongkar Suap di Balik Vonis Saipul Jamil

JAKARTA - KPK mengamankan empat orang terkait putusan 3 tahun penjara atas Saipul Jamil. Jaksa sia

Senin,04 September 2017 - 17:54:31 WIB

Pemerintah Komitmen Bantu Atasi Krisis Kemanusiaan di Myanmar

JAKARTA (Wahanariau) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyesalkan terjadinya aksi kekerasan terjadi d

BERITA LAINNYA
Kamis,07 November 2019 - 15:21:41 WIB

FlexEnable Acquires Merck’s OTFT Materials Portfolio for Flexible Displays

FlexEnable is the first company to offer a complete solution – materials and processes –

Kamis,07 November 2019 - 15:15:18 WIB

Kuehne + Nagel Launches New Airfreight Perishable Hub in New Zealand

One of the world's leading perishable logistics providers further expands its global network

Kamis,07 November 2019 - 15:12:12 WIB

New Economic Impact Study Shows that Singapore SMEs Financed by SME Financing Platform Validus Capital Contributed Over S$400 Million in GDP in 2018

Validus Capital (Validus) is filling a critical financing gap for SMEs across industries to fuel S

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI