• Follow Us On : 

Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari


Redaksi | Senin,19 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB
Dibaca: 531 kali 
Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari Aksi demonstrasi di Kota Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019). (Foto: Istimewa)

MANOKWARI - Kepolisian Daerah Papua Barat sudah turun melakukan pengamanan terkait aksi unjuk rasa mahasiswa di Manokwari, Senin (19/8/2019). Aksi itu disertai kerusuhan dengan pembakaran dan blokade jalan-jalan utama.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Papua Barat Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak. Menurut Dedi, Herry sudah di lapangan dan melakukan negosiasi dengan massa aksi agar tidak melakukan tindakan anarkis.

"Tadi pagi saya juga komunikasi langsung dengan Kapolda. beliau memimpin langsung untuk melakukan negosiasi dengan massa. dia menyampaikan untuk silahkan melakukan aksi tapi tetap tidak anarkis," ujar Dedi seperti disiarkan CNNIndonesia TV, Senin (19/8/2019).

Dedi mengatakan, sejauh ini situasi di manokwari masih dapat dikendalikan aparat gabungan Polri bersama TNI. Aparat keamanan melakukan pencegahan dengan cara persuasif untuk meredam situasi yang memanas.

"Pada prinsipnya masih ada beberapa titik yang harus dikendalikan oleh TNI dan Polri," ucapnya.

"Karenanya kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu. Kami menghimbau juga untuk menjaga situasi di Manokwari yang masih terkendali," kata dia.

Dalam menjaga situasi, lanjut Dedi, jajaran Polres Manokwari dan Polda Papua Barat juga akan dibantu dengan tambahan kekuatan atau personel. Mereka juga dibantu oleh TNI.

"Seluruh jajaran Polres, Polda akan mengirim perkuatan bantuan pasukannya, demikian juga rekan-rekan TNI akan berkonsentrasi ke daerah Manokwari agar aksi ini tidak meluas dan berakhir dengan tindakan-tindakan," kata Dedi.

"Pada prinsipnya diupayakan semaksimal mungkin dari Polda dan juga rekan TNI untuk berkumpul di Manokwari. Intinya kami berupaya untuk meredam Manokwari dulu," ucapnya.

[Source : CNN Indonesia]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,30 Agustus 2016 - 14:38:22 WIB

Cabuli Anak Dibawah Umur, Warga Tembilahan Hulu Dibekuk Polisi

TEMBILAHAN (WR) - Tersangka Rus (25) warga Jalan Sapta Marga, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecama

Kamis,07 September 2017 - 06:00:31 WIB

Pria yang Bunuh Teman Perempuannya Dibekuk Polisi

PEKANBARU (Wahanariau) - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pekanbaru membekuk tersangka

Minggu,27 Agustus 2017 - 00:10:26 WIB

Jurtul Judi KIM Diciduk Polisi di Warung Kopi

PASIRPANGARAIAN (Wahanariau) - Seorang pemuda di ‎Desa Bangun Purba, Kecamatan Bangun Purba, Esl

Minggu,19 Maret 2017 - 13:04:53 WIB

Beli Hp Curian Milik Guru SMPN 16 Mandau, Ayah dan Anak di Kandis Ini Diamankan Polisi

DURI (WAHANARIAU) -- Ayah dan anak warga Desa Libo Jaya Kecamatan Kandis, Siak, Riau harus mendekam

Jumat,19 Mei 2017 - 17:30:04 WIB

Polisi Gelar Perkara Kasus Kematian Taruna Akpol

JAKARTA - Penyidik Polda Jawa Tengah melakukan gelar perkara untuk usut dugaan tindak pidana dari ka

Sabtu,26 Agustus 2017 - 11:54:35 WIB

Anggota Komisi III Minta Polisi Usut Mastermind Sindikat Saracen

JAKARTA (Wahanariau) -- Anggota Komisi IIII Sufmi Dasco Ahmad meminta polisi bergerak cepat mengungk

BERITA LAINNYA
Rabu,22 Januari 2020 - 16:54:26 WIB

Dugaan Pencemaran Lingkungan, Pelindo Dumai Bakal Panggil Managemen PT EDI

DUMAI - General Manager Pelindo I Cabang Dumai Jonedi Ramli akan memanggil managemen PT Eka Dura Ind

Rabu,22 Januari 2020 - 15:31:22 WIB

BBKSDA Riau Pasang Perangkap Beruang Madu di Bukit Timah

DUMAI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau belum berhasil mengevakuasi Beruang Madu berkel

Rabu,22 Januari 2020 - 15:20:13 WIB

IPAL di Buluh Kasap Ditargetkan Selesai Akhir Januari 2020

DUMAI - Pembangunan instalasi pengolahan air limbah rumah tangga atau sanitasi masyarakat (Sanimas)

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI