• Follow Us On : 

Imbau Masyarakat Hati-hati

Penerbangan Wings Air di Dumai Dipercepat, Dua Penumpang Dirugikan


Redaksi | Kamis,31 Oktober 2019 - 13:58:51 WIB
Dibaca: 961 kali 
Penerbangan Wings Air di Dumai Dipercepat, Dua Penumpang Dirugikan

DUMAI - Dua penumpang merasa kecewa dengan maskapai penerbangan Wings Air (Lion Air Group) lantaran tertinggal di Bandara Pinang Kampai Dumai. Pesawat yang akan membawa mereka telah mengudara 30 menit lebih cepat dari jadwal penerbangan.

Kejadian ini dialami oleh penumpang pesawat Wings Air dengan kode penerbangan IW-1279. Menurut salah seorang penumpang bernama Rezi Andika, mereka seharusnya terbang dari Bandara Pinang Kampai Dumai dan transit di Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru untuk menuju Bandara Minang Kabau di Padang, pada pukul 13.30 WIB.

"Di Booking Detail jelas tertulis 13.30 WIB. Saya tahu bahwa aturannya gate pesawat baru ditutup 15 menit sebelum take off. Tapi ketika saya sampai di konter check in Wings Air pada jam 13.00 WIB kata petugas proses check in sudah ditutup," jelas Rezi Andika, Rabu (30/10/2019).

Ada dua dari tiga penumpang serombongan bernasib sama dengan Rezi. Rezi menduga pesawat memang sengaja dipercepat keberangkatannya untuk mengejar target penerbangan. Hal ini dapat merugikan dan membahayakan penumpang.

"Proses ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi kita, proses kejar target ini tentunya merugikan penumpang, bahkan bisa saja membahayakan penumpang yang akan terbang, karena setiap pesawat yang akan terbang menurut saya ada proses cek laik terbangnya, sikap terburu-buru ini tentu saja akan berakibat fatal bagi penerbangan," ungkap Rezi dengan nada kesal.

Parahnya lagi, penuturan salah satu petugas Wings Air, jadwal pesawat yang tertera di Booking Detail tersebut bukan untuk take off. Namun pada jam 13.30 pesawat harus berada di udara. "Alasan mereka jam segitu sudah di udara, bukan jadwal take off. Jadi jam 13.00 sudah harus take off," ungkapnya.

Sempat terjadi keributan di Bandara Pinang Kampai Dumai. Upaya Rezi dan rekannya untuk ngotot pengembalian dana penuh tak bisa karena penyedia jasa penerbangan hanya mengembalikan dana sebesar 10 persen.

"Saya ngotot karena ini kan jelas kesalahan penyedia jasa penerbangan yang mempercepat waktu penerbangan tanpa pemberitahuan, seharusnya dana pembelian tiket kami dikembalikan secara penuh, tapi tetap kami yang disalahkan dengan berbagai alasan. Dana kami hanya dikembalikan 10 persen dari total pembelian tiket," kata Rezi.

Rezi Andika dan rekannya Sarwadi mengingatkan kepada masyarakat Kota Dumai yang akan menggunakan maskapai penerbangan Wings Air untuk berhati-hati agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Kita menghimbau masyarakat agar berhati-hati, agar tidak ada korban lainnya, kejadian ini bisa saja terjadi pada orang lain yang akan menggunakan jasa penerbangan ini," pungkasnya.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro ketika dikonfirmasi mengaku bahwa pesawat tersebut berangkat lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan. Ia mengatakan bahwa secara sistem pesawat tersebut take off pada jam 13.18 WIB.

"Saya baru saja cek, pesawat tersebut posisi mundur jam 13.10 dan aktualnya take off 13.18 WIB. Memang jadwalnya before. Pesawat itu mengudara tidak sesuai jadwal, bisa before (lebih cepat) after (lebih lambat) artinya delay," katanya.

Danang menambahkan, yang perlu diketahui adalah teknisnya pada saat 30 menit sebelum berangkat dokumen harus diprint dan dilaporkan ke pesawat.

"Jadi penumpang maksimal harus check in 30 menit sebelum keberangkatan, artinya dokumen yang akan dibawa ke dalam pesawat itu sudah di print, seperti data-data manifes dan loading master. Sedangkan ruang tunggu tutup 10 menit sebelum keberangkatan," ungkapnya.

Ditanya soal kejar target, Danang membantah telah kejar target hingga mempercepat jadwal penerbangan. Menurutnya jadwal yang tertera pada Booking Detail maupun Boarding Pass tidak menjadi patokan jadwal pesawat take off.

"Kita bukan kejar target, karena kita berpatokan pada jadwal 30 menit sebelum keberangkatan tadi, ini Standar Operasional Prosedur (SOP) Lion Air Group," tutupnya.*

Penulis : Iskandar


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,30 Mei 2018 - 01:50:14 WIB

Dinilai Ancam Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Bakal Tuntut Penumpang Lion Air yang Ngaku Bawa Bom

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menuntut penumpang Lion Air rute Pontianak-Jakart

BERITA LAINNYA
Kamis,07 November 2019 - 15:15:18 WIB

Kuehne + Nagel Launches New Airfreight Perishable Hub in New Zealand

One of the world's leading perishable logistics providers further expands its global network

Kamis,07 November 2019 - 15:12:12 WIB

New Economic Impact Study Shows that Singapore SMEs Financed by SME Financing Platform Validus Capital Contributed Over S$400 Million in GDP in 2018

Validus Capital (Validus) is filling a critical financing gap for SMEs across industries to fuel S

Kamis,07 November 2019 - 15:08:27 WIB

Shopmatic Brings a Volley of Power-packed Features, Aiding Merchant Discoverability & Success

Launches POS feature to enable omnichannel sales Joins forces with OnlineSales.ai to help custome

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI