• Follow Us On : 

PT Bukara Dumai Diduga Tidak Mengantongi Izin


Redaksi | Kamis,06 Februari 2020 - 16:17:14 WIB
Dibaca: 1239 kali 
PT Bukara Dumai Diduga Tidak Mengantongi Izin Tumpukan diduga limbah produksi bleaching eart PT Bukara Dumai yang sudah meluas seperti lapangan bola.

DUMAI - PT Bumi Karyatama Raharja (Bukara) Dumai (Taiko Group) perusahaan beroperasi di Kawasan Industri Dumai (KID) di Keluarahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai.

Selain diduga melakukan penumpukan limbah padat sisa produksi yang menyerupai tanah kuning di kawasan operasi perusahaan, PT Bukara Dumai perusahaan yang bergerak dibidang penjernihan Crude Palm Oil (CPO) ini disebut-sebut tidak mengantongi izin.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Dumai Johannes MP Tetelepta menilai keberadaan PT Bukara di KID tidak berkontribusi atau kemungkinan pendapatan daerah dan negara berkurang karena diduga ilegal atau tidak mengantongi izin.

Dikatakannya, pabrik PT Bukara ilegal karena izin lokasi, izin mendirikan bangunan dan bahkan izin usaha tidak punya, seharusnya diurus secara konvensional dan tidak mengabaikan norma peraturan berlaku.

Semua perusahaan harus melalui prosedur berlaku. Bila perizinan ada di daerah harus diurus di daerah, dan juga jika kewenangan ada di provinsi atau di pusat maka jangan abai karena terkait dengan sanksi tegas.

"Kita tidak menghambat investasi, malah akan mendukung penuh, tapi dengan cara baik dan profesional. Dari awal perusahaan harus mentaati aturan dengan mengurus semua perizinan sebelum beroperasi," kata Johannes kepada wartawan, Kamis (6/2/2020).

Dijelaskan, lokasi PT Bukara dalam peta rencana tata ruang wilayah berada di kawasan atau lahan peruntukkan industri (KPI) yang belum memiliki izin. Artinya lokasi pabrik harus yang sudah ditetapkan sebagai lokasi Industri yang sebelumnya telah mengantongi izin kawasan Industri, bukan pada KPI yang belum berizin akibat dari perluasan kawasan industri atau lahan lainnya.

Dampak tidak mengantongi perizinan ini, selain pemasukan keuangan daerah berkurang, juga terdapat sejumlah potensi pendapatan negara yang hilang, dan tentu saja ini nantinya akan menjadi masalah besar.

"Apakah kondisi tanpa izin ini mereka sudah melaksanakan kewajiban ke daerah dan negara, kita bisa lihat niatnya, apakah masuk kategori pelanggaran berat atau ringan. Semua bisa dipelajari dengan singkat apakah ada unsur sengaja dan mengabaikan," sebut Johannes.

Dalam peraturan, kegiatan usaha industri wajib memiliki izin usaha industri (IUI) sesuai Undang Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian dan dipertegas dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 107 Tahun 2015 tentang IUI, dengan sanksi administratif berupa peringatan tertulis, denda administratif dan penutupan.

Perusahaan industri tidak memiliki IUI maka pengawasan nominal besaran pajak yang timbul akibat kegiatan tersebut tidak akan mungkin dipantau dan diawasi, apalagi dipungut oleh daerah dan negara. Hendaknya semangat membangun daerah harus berimbang dengan mentaati aturan.

Selain itu, pengawasan terkait ketenagakerjaan dipastikan tidak akan mungkin berjalan dengan semestinya sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

"Pihak terkait agar mengecek informasi dan kondisi perusahaan tak mengantongi izin tapi tetap beroperasi ini, karena bisa menjadi preseden buruk buat daerah. Bagaimana perusahaan akan berkontribusi jika investasi dibiarkan berjalan seperti ini," ujarnya.

PT Bukara, lanjutnya, dianggap hanya mengambil keuntungan dengan tidak memiliki izin karena ada kewajiban tidak dipenuhi, dan jika memiliki Izin prinsip juga tidak boleh melakukan usaha komersial.

Hingga berita ini diterbitkan, Manager Operasional PT Bukara Dumai Syahruna Badrun tidak memberikan keterangan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp untuk dimintai tanggapan terkait dugaan perusahaan tidak mengantongi izin. Selain itu Humas PT Bukara Dumai Desi Anggraini juga tak merespon.*** (tim)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,20 November 2019 - 21:14:38 WIB
Meluas Seperti Lapangan Bola

PT Bukara Dumai Tumpuk Limbah Produksi Bleaching Earth

DUMAI - PT Bumi Karyatama Raharja (Bukara) Dumai salah satu perusahaan beroperasi di Kawasan Industr

Selasa,27 Desember 2016 - 15:13:31 WIB

BNPT dan BPS akan Susun Indeks Risiko Terorisme

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNP

Rabu,15 Juni 2016 - 17:00:50 WIB

KUPTD Tapung Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMAN3 Tapung

Tapung - KUPTD Tapung, H. Aidil, SH. M.Si Hadiri serah terima jabatan kepala sekolah SMAN3 Tapung&nb

Kamis,09 November 2017 - 14:57:40 WIB

PT SDS Bersama Jamaah Laksanakan Gotong Royong Semenisasi Areal Parkir Masjid Al-'Ala

DUMAI - PT Sari Dumai Sejati bersama jamaah masjid laksanakan gotong royong semenisasi halaman masji

Kamis,27 April 2017 - 17:21:44 WIB

UI Terima 1.481 Mahasiswa Baru SNMPTN

DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menerima 1.481 mahasiswa baru S1 Reguler dari total pendaftar Sel

Rabu,27 November 2019 - 13:46:17 WIB

Gunakan Atribut Dishub, Oknum Pengelola Pajak Parkir PT SDS Diduga Ilegal

DUMAI – Diduga ada oknum yang melakukan pemungutan pajak parkir di PT SDS. Padahal dalam

BERITA LAINNYA
Rabu,19 Februari 2020 - 19:20:08 WIB

BNN Minta Oknum Aparat Terlibat Sindikat Narkoba Dihukum Mati

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea-Cukai Dumai, Riau, membongkar sindikat penyel

Rabu,19 Februari 2020 - 18:47:22 WIB

DR Huda Sebut PT Bukara Dumai Bisa Disegel

DUMAI - Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru DR Muhammad Nurul Huda menilai PT

Rabu,19 Februari 2020 - 17:24:13 WIB

Kapolda Riau Ajak Warga Dumai Jaga Kelestarian Hutan dan Lahan

DUMAI – Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam kunjungan kerja

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI