• Follow Us On : 

Lima Pasien Positif Covid-19 di Jawa Timur Sembuh


Redaksi | Rabu,25 Maret 2020 - 17:23:42 WIB
Dibaca: 236 kali 
Lima Pasien Positif Covid-19 di Jawa Timur Sembuh

SURABAYA – Kasus positif Covid-19 memang bertambah dari hari ke hari. Meski demikian, angka pasien yang sembuh juga naik. Di Jawa Timur (Jatim), misalnya, terdapat lima pasien yang sembuh. Padahal, sebelumnya mereka dinyatakan positif Covid-19. Empat pasien yang sembuh itu dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan satu pasien lainnya berasal dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Lima pasien tersebut telah berubah menjadi negatif korona. Bahkan, ada yang sudah kembali ke kediaman masing-masing. Sebelumnya mereka harus melalui pemeriksaan berulang untuk memastikan benar-benar sembuh. ”Alhamdulillah, ini kabar baik untuk seluruh masyarakat Jawa Timur. Insya Allah akan lebih banyak lagi pasien yang sembuh. Mari kita doakan mereka yang dirawat segera sembuh,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi kemarin (24/3/2020).

Khofifah mengimbau setiap orang agar tetap waspada dan menjaga kesehatan secara mandiri. Salah satu caranya, lanjut dia, dengan membangun imun (daya tahan tubuh) serta untuk sementara waktu membatasi aktivitas di luar rumah. Imun yang baik itulah yang membuat lima pasien tersebut sembuh. Sebab, hingga kini belum ada vaksin untuk Covid-19. Tindakan medis yang dilakukan RS terhadap pasien-pasien korona ialah meningkatkan daya tahan tubuh mereka.

Khofifah juga mengatakan, pemprov sedang menyiapkan dana tanggap darurat untuk membantu penanganan wabah korona. Saat ini sedang dibahas dengan DPRD Jatim jumlah dana yang akan dialokasikan. Nilai sementara Rp 264 miliar. ”Itu masih sementara. Kepastiannya nanti diumumkan lagi,” imbuh dia.

Sementara itu, update kasus secara nasional kemarin disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto. Dia menyatakan, ada penambahan kasus positif sebanyak 107. Jika diakumulasi, penderita Covid-19 yang terdeteksi sebanyak 686 orang.

Untuk melakukan skrining, pemerintah telah menggunakan rapid test. Yuri –sapaan Achmad Yurianto– menyatakan bahwa metode tersebut dipakai untuk memeriksa antibodi. ”Bukan pemeriksaan langsung ke virus. Kalau virus dengan swab,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yuri menjelaskan, metode rapid test itu untuk penjaringan secara kasar. Dia mengakui bahwa hasil negatif pada rapid test bukan berarti bebas Covid-19. Ada kemungkinan peserta tes baru memasuki tahap awal terinfeksi Covid-19 sehingga belum terlihat antibodi dalam darahnya. ”Dibutuhkan waktu enam sampai tujuh hari sampai terlihat,” katanya.

Karena itu, bagi mereka yang rapid test pertamanya negatif, akan diulang pada hari kesepuluh. Mereka yang hasil rapid test pertamanya negatif tetap harus menjaga jarak dalam komunikasi sosial.

Yuri menambahkan bahwa rapid test diutamakan bagi mereka yang kontak dekat dengan kasus positif yang sudah terkonfirmasi di rumah sakit (RS) atau sedang diisolasi di rumah. Selain itu ditujukan kepada tenaga kesehatan yang menangani pasien korona. ”Kalau nanti alat tes yang datang semakin banyak, rapid test akan berbasis pada wilayah,” ucapnya.

Kemarin sudah ada 125 ribu kit rapid test yang dibagikan ke 34 provinsi. Nanti dinas kesehatan provinsi yang memandu pelaksanaan tracing di daerah. Termasuk menentukan siapa saja yang dites.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksi jajaran kepala daerah untuk menyiapkan teknis pelaksanaan rapid test yang aman. Dia mengingatkan, jangan sampai rapid test justru menjadi peluang persebaran virus gara-gara manajemen yang tidak baik.

”Ada kemungkinan petugas kesehatan dan masyarakat yang akan dites lalai, bergerombol, dan tak mematuhi prosedur saat tes berlangsung,” ujarnya kemarin. Apalagi, proses itu relatif baru di Indonesia. Sehingga banyak orang maupun petugas yang belum berpengalaman.

[Jawapos]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,01 April 2018 - 14:15:26 WIB

Lima Fakta Menarik Temuan Parasit Cacing di Ikan Makarel Kaleng

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan sebanyak 27 merek ikan makarel atau sa

Sabtu,29 Desember 2018 - 10:35:05 WIB

Lima Adalah Sempurna di Mata Fauzi Bahar

PADANG - Meningkatnya angka LGBT dan pengguna narkoba di Sumatera Barat butuh penanganan khusus untu

Selasa,18 Juli 2017 - 17:54:53 WIB

Panglima TNI : Pada Era Global Peran Ulama Jauh Lebih Penting

JAKARTA (WR) - Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyebut saat ini bangsa Indonesia hidup di era yang pen

Senin,18 September 2017 - 21:49:32 WIB

Nobar Film G30S/PKI, Panglima TNI: Itu Perintah Saya, Mau Apa?

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo rupanya tidak ambil pusing atas polemik pemutaran fi

Sabtu,26 Mei 2018 - 21:11:33 WIB

RAPP Santuni Lima Panti Asuhan di Pekanbaru

PEKANBARU - PT Riau Andalan Pulp and Paper mengadakan acara buka bersama kalangan insan pers, pemeri

Jumat,27 Juli 2018 - 16:21:38 WIB

Lima Program CSR Pertamina RU II Guna Wujudkan Masyarakat Ring Satu yang Sehat

DUMAI – Pertamina Refinery Unit II Dumai melakukan launching lima program CSR pada pilar keseh

BERITA LAINNYA
Senin,30 Maret 2020 - 13:35:01 WIB

Best SEO Marketing 3 Tips to Instantly Increase Sales for Your Business to Tide Through the COVID-19 Pandemic

SINGAPORE - Media OutReach - 30 March 2020 - Amidst the COVID-19 pandemic, many

Sabtu,28 Maret 2020 - 13:24:55 WIB

MSIG Channels RM170,000 to Ministry Of Health For Medical Equipment and Supplies For Hospitals and Healthcare Front Liners

MALAYSIA - Media OutReach - 28 March 2020 - MSIG Insurance (Malaysia) Bhd "(MSIG

Minggu,29 Maret 2020 - 17:03:44 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah Jadi 1.285

JAKARTA – Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Indonesia hingga

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI