• Follow Us On : 

GPII Riau : Perusahaan Pembakar Lahan Harus Bertanggung Jawab Atas Kesehatan Generasi Asap


| Senin,28 September 2015 - 01:16:59 WIB
Dibaca: 680 kali 
GPII Riau : Perusahaan Pembakar Lahan Harus Bertanggung Jawab Atas Kesehatan Generasi Asap

Pekanbaru, Wahanariau.Com – Bencana asap yg melanda provinsi Riau saat ini bukanlah hal yang bisa di anggap remeh, karena bencana asap merusak sumberdaya manusia sampai 15 tahun yg akan datang.

Adianan Sulistianto selaku ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) provinsi Riau mengatakan bahwa tak bisa kita bayangkan generasi yg akan datang yaitu generasi yg sudah mengalami penyakit seperti ISPA, syaraf, paru paru, dan sebagainya.

“Generasi asap ini akan merasakan dampaknya setelah 15 tahun yg akan datang, mereka yg terkena dampak ini merupakan tanggung jawab perusahaan yg terbukti melakukan pembakaran lahan di wilayah Riau,” Ungkapnya kepada wartawan Lantangriau.Com.

“kita mengharapkan masyarakat melaporkan jika ada anggota keluarganya yg terkena penyakit akibat ISPA, dan memberikan datanya ke pemerintah untuk ditanggulangi pengobatan mereka selama 15 tahun, dan itu adalah tanggung jawab perusahaan dan pemerintah untuk Tegas Adiana.

Dia juga mengatakan bahwa coba kita bayangkan Jika saat ini anak anak balita yg terkena dampak asap, maka 15 tahun yg akan datang mereka akan menjadi remaja yg sakit akibat dampak asap, remaja-remaja itulah yg nantinya akan menjadi penerus bangsa ini, bayangkan jika remaja yg akan menjadi penerus bangsa telah mengalami penyakit,

“Maka kedepannya akan serta merta menurunkan sumber daya manusia,karna secara fisik mereka telah sakit, dan sakit mereka akibat dampak 15 tahun sebelumnya, apakah bangsa ini akan di isi oleh manusia manusia yg lemah dalam.sumberdaya, jika itu yg terjadi maka alamat bangsa ini akan semakin hancur” Ujarnya.

“Jika bangsa ini nantiknya di pimpin oleh manusia manusia yg nota benenya sakit, maka bangsa ini akan mengalami kesakitan berkepanjangan, karena orang sakit tidak akan bisa berfikir dan beraktivitas seperti layaknya org sehat , Apakah pemerintah saat ini sadar akan bahaya yg sedang mnimpa bangsa ini, ada jutaan anak manusia yg nantinya akan menjadi penerus bangsa di tanah melayu ini” Ujarnya lagi.

Dia ja menambahkan bahwa apakah ini suatu kesengajaan yg di buat bangsa lain untuk menghancurkan sumberdaya manusia Indonesia, melalui racun asap ini, karna kalau melalui senjata melanggar HAM, kalau melalui asap seolah ini bencana, Mungkinkah ada skenario besar di balik asap ini

“Jika ini terus terjadi maka tidak menutup kemungkinan bangsa ini akan mengalami kekurangan sumberdaya manusia, selanjutnya siapa yg akan bertanggung jawab atas musibah ini, musibah yg telah melemahkan sendi kehidupan dan telah melemahkan sumberdaya manusia indonesia, apakah ada yg bersedia menyediakan obat selama 15 tahun yg akan datang untuk kejadian hari ini, apakah perusahaan yg terbukti membakar lahan besedia menangung resiko mengobati masyarakat selama 15 tahun unt kejadian hari ini, dan kalau pun terbukti semua akan menjadi beban negara kalau iya berapa banyak uang negara yg akan di habiskan unt menangani. asap dan mengobati penderita akibat asap selama 15 tahun, menyimak kejadian ini maka GPII provinsi riau meminta negara tegas unt mencabut semua izin perusahaan perusahaan yg beroprasi di riau yg telah terbukti melakukan pembakaran lahan, karana sumbangsi mereka terhadap negara tidak sesuai dg kerugian negra akibat aktivitas usaha mereka” tutupnya

Romi Lrc


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kamis,07 November 2019 - 15:21:41 WIB

FlexEnable Acquires Merck’s OTFT Materials Portfolio for Flexible Displays

FlexEnable is the first company to offer a complete solution – materials and processes –

Kamis,07 November 2019 - 15:15:18 WIB

Kuehne + Nagel Launches New Airfreight Perishable Hub in New Zealand

One of the world's leading perishable logistics providers further expands its global network

Kamis,07 November 2019 - 15:12:12 WIB

New Economic Impact Study Shows that Singapore SMEs Financed by SME Financing Platform Validus Capital Contributed Over S$400 Million in GDP in 2018

Validus Capital (Validus) is filling a critical financing gap for SMEs across industries to fuel S

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI