Perwira Tinggi Polda Riau Lagi 'Kongkow-Kongkow' Dengan Bos PT. APSL Yang Diduga Prmbakar Lahan
Diduga Ada Tindakan Tidak Affair

Direskrimsus Polda Riau Akui Foto Dirinya Bersama Bos PT APSL Diduga Perusahaan Pembakar Lahan

Loading...

PEKANBARU (WR) - Media sosial dihebohkan beredarnya foto beberapa perwira tinggi Polda Riau sedang menikmati Dugem dengan bos PT Andika Permata Sawit Lestari (APSL), salah satu dari dua perusahaan yang sedang diselidiki Polda Riau terkait dugaan pembakaran lahan.

Saat dikonfirmasi, Direktur Direktorat Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau Kombes Pol Rivai Sinambela tidak membantah keberadaan dirinya di foto tersebut.

Ia justru balik bertanya kenapa dipermasalahkan foto itu.

Sinambela adalah Perwira tinggi yang pada Jumat (26/8/2016) lalu mengekspos langkah Polda Riau yang sedang menyelidiki dugaan pembakaran yang dilakukan PT APSL dan DBD di Rohul.

Loading...

Dalam foto tersebut, terlihat Rivai berdiri di bagian tengah berkaos lengan pendek biru.

“Lantas apa permasalahannya?” Katanya balik bertanya, Jumat (2/9/2016), seperti dilansir riauterkini.

Ketika dijelaskan soal kecurigaan banyak pihak bahwa foto tersebut menjadi bukti ada tindakan tidak affair yang dilakukan Polda Riau dalam menangani kasus dugaan kebakaran lahan terhadap dua perusahaan tersebut, Rivai langsung berusaha mengakhiri pembicaraan.

“Kalau soal itu, nanti tolong tanya saja pada Kabid Humas, ya (AKBP Guntur Ariyo Tejo.red),” ujarnya dan langsung menutup telephon.

Selain Rivai, dalam foto tersebut juga terlihat Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Toni Hermawan dan Direskrimum Kombes Pol Surawan. Sampai saat ini kedua perwira tersebut belum bisa dikonfirmasi. *** (Riauterkini)

Add Friend

Loading...

Follow Dan Ikuti Kami






WahanaRiau.com
di Google+
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...

Berita Lainnya

Loading...