Videonya Menjadi Viral, Dua Bocah Ini Berhasil Dapatkan Ginjal Untuk Ibunya

Wahanariau - Biasanya orang dewasa yang melakukan penggalangan dana atau kampanye demi mendapatkan donor ginjal, entah untuk dirinya sendiri maupun keluarganya. Namun kali ini berbeda.

Adalah Bailey (8) dan Tobias (4), kakak beradik asal Monongahela, Pennsylvania yang berupaya mencarikan donor ginjal untuk sang ibu.

Ibu mereka, Diana Zippay (36) mengidap sindrom Alport, sebuah kondisi genetik yang mengakibatkan penurunan fungsi ginjal secara progresif. Setiap minggunya, Diana membutuhkan prosedur dialisis atau cuci darah selama 20 jam.

Malangnya, tak ada satupun anggota keluarga Diana yang cocok menjadi kandidat donor ginjalnya. Sang suami, Jason kebetulan juga mengidap diabetes sehingga tidak mungkin menjadi donor.

"Tiba-tiba saja putri saya mengatakan, 'Kita harus membuat sebuah video. Kita harus membuat sebuah video! Ini agar ibu bisa memperoleh ginjal'. Saya pun sepakat dan mengatakan 'Mari kita lihat bagaimana responsnya'," kisah Diana kepada CBS Pittsburgh.

Video berdurasi 1 menit 24 detik itu pun diunggah ke laman Facebook Diana pada Maret lalu.

"Tolong bantu agar video anak-anakku ini menjadi viral. Bagikan, bagikan, bagikan!!! Mereka ingin video ini dibagikan ribuan kali demi menyelamatkan ibunya... Mari tunjukkan kepada mereka kita bisa melakukan lebih dari ini! Tuhan memberkati. Tim Zippay kuat!" tulis Diana di bawah video yang diunggahnya.

Tak disangka, usaha ini berbuah manis. Selain dibagikan lebih dari 1.200 kali, Diana juga kemudian mendapatkan donornya lewat program dari United Network for Organ Sharing, tepatnya pada pertengahan Juli lalu.

Si pendonor hanya diketahui seorang wanita berusia 40 tahun dan berasal dari Philadelphia. Si donor dipastikan memiliki kecocokan golongan darah dengan Diana, yaitu A. Namun ia menolak untuk disebutkan identitasnya.

Diana pun menangis bahagia. Tetapi Tobias yang saat itu sedang bersama ibunya salah mengartikan tangisan bahagia tersebut. Setelah dijelaskan, Tobias akhirnya mengerti, termasuk sang kakak, Bailey. "Bailey langsung melompat kegirangan dan kami semua gembira sekaligus menangis bahagia. Ini adalah momen yang luar biasa," tutur Diana.

Dokter yang menangani operasi Diana, Dr Sabiha Hussain mengatakan donor yang masih hidup memiliki kualitas organ yang lebih baik untuk transplantasi ginjal.

"Rata-rata transplantasi ginjal dari donor yang masih hidup bisa bertahan hingga 16-20 tahun, dibandingkan dengan donor yang sudah meninggal, karena daya tahannya paling hanya 8-10 tahun," jelasnya.

Diana akhirnya menjalani operasi pencangkokan ginjalnya pada tanggal 25 Juli silam di Allegheny General Hospital, Pittsburgh. Tim dokter mengabarkan operasi itu berjalan sukses dan ginjal baru yang 'ditanamkan' di tubuh Diana bekerja dengan baik.

Setelah itu, Bailey dan Tobias membuat video baru yang berisi ungkapan terima kasih mereka. Kali ini mereka membawa kertas bertuliskan 'Our Mommy is Getting a Kidney Transplant!' dan 'Thanks to a Living Donor Paired Exchange, Our Mom Will Live!'. (detikHealth)

Follow Dan Ikuti Kami






WahanaRiau.com
di Google+
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan kirim email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Berita Lainnya