Dinkes Dumai Targetkan Angka Stunting Turun

Loading...

DUMAI — Sebagai bentuk khidmat kesehatan yang di gadang-gadangkan Walikota Dumai H Paisal, SKM., MARS., dalam rangka mengurangi jumlah stunting atau gizi buruk yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kecerdasan anak, maka pemerintah berupaya melakukan berbagai upaya dan langkah pencegahan dini.

Dinas Kesehatan Kota Dumai tahun ini kembali berfokus menyelesaikan beberapa tugas dan program yang tertunda akibat Covid-19 dua tahun belakangan. Termasuk di antaranya pencegahan dan penurunan angka stunting.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Syaiful, MKM., menjelaskan bahwa pada saat ini angka stunting di Dumai 23%. Untuk itu Pemko berupaya dan targetkan 2024 penurunan angka stunting jadi 14%.

"Tahun ini kita lakukan recovery pasca Covid-19 dalam penanganan angka stunting. Seperti, pendataan jumlah ibu hamil serta pendampingan, dan pengukuran gizi pada tumbuh kembang anak di usia 0 sampai 5 tahun," ujar Syaiful.

Loading...

Dijelaskan Syaiful, beberapa faktor penyebab stunting pada anak di antaranya lingkungan yang tidak ramah, kondisi rumah dan sanitasi.

Oleh sebab itu, lanjut Syaiful, di butuhkan peran serta seluruh pihak dalam menekan angka stunting baik infrastruktur, lingkungan serta kondisi pemukiman yang melibatkan beberapa stake holder.

"Ini tugas dan tanggungjawab bersama, kita harap seluruh program yang sudah di canangkan dapat di laksanakan sebagaimana mestinya," harapnya. (es)

Loading...

Follow Dan Ikuti Kami






WahanaRiau.com
di Google+
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...
Loading...