• Follow Us On : 

Upaya Pemkab Pelalawan Tuntaskan Penanganan Covid-19


Redaksi | Sabtu,13 Juni 2020 - 16:08:09 WIB
Dibaca: 449 kali 
Upaya Pemkab Pelalawan Tuntaskan Penanganan Covid-19

PELALAWAN – Pemerintah Daerah Kabupaten bertekad untuk terus melakukan upaya guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) yang mematikan itu dalam segala aspek kehidupan masyarakat.

Di bidang kesehatan, Pemkab Pelalawan langsung melakukan alokasi anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp. 6.95 Miliar dari pergeseran anggaran penanganan Covid19 di Diskes dan RSUD Selasih. Kemudian untuk fasilitas perawatan pasien baik itu Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Diskes telah menyiapkan 1 RSUD Selasih dan 14 Puskesmas.

"Di RSUD Selasih kita mempunyai 6 Ruang Isolasi dan puskesmas berjumlah 28 ruang. Total kita punya ruang isolasi 34 ruangan yang sesuai dengan standar Kemenkes," kata Bupati Pelalawan HM Harris saat meninjau ruang isolasi di RSUD Selasih.

Tak hanya di bidang pendidikan, semua bidang pun mendapat perhatian yang sama dari Pemkab Pelalawan, berdasarkan perhitungan platvon dalam penanggulangan virus corona secara menyeluruh, pemda membutuhkan Rp 63 Miliar.

Aanggaran sebesar itu tidak hanya untuk pencegahan maupun pengobatan warga terindikasi Covid-19 saja. Termasuk untuk penganan dampak sosial, ekonomi, pendidikan, hingga budaya yang terkena corona.

"Kebutuhan yang diperlukan mencapai Rp 63 M seluruhnya. Dalam rapat sudah diputuskan. Ini untuk keseluruhan," papar Bupati Pelalawan, HM Harris, Kamis (9/4/2020) lalu.

Guna mendapatkan anggaran Rp 63 M untuk penanganan Covid 19, semua OPD dilibatkan. segala kegiatan dan program yang dianggap tidak terlalu penting akan dipangkas dan dananya dialihkan ke Covid. Kemudian acara-acara seremonial yang selama ini dilaksanakan dinas-dinas juga dicoret dan biatanya digelontorkan juga ke Covid.

Kegiatan adat istiadat dan keagamaan pun ditiadakan, seperti MTQ kabupaten, Balimau Kasai, hingga Pelalawan Expo. Termasuk juga kegiatan rapat, pertemuan rutin, pelatihan, sampai Kunjungan Kerja (Kunker) juga disisir. "Biaya Check Up untuk bupati juga dipotong, karena sudah ada BPJS. Dananya dibuat ke penanganan corona," tambah Harris.

Dalam penyisiran anggaran ini, lanjut Harris, tidak melibatkan instansi penegak hukum dan hanya dikawal Inspektorat Pelalawan. Namun dalam pelaksanaan dan penggunaan dana Rp 63 M itu, pemda akan menggandeng aparat penegak hukum dari kejaksaan maupun kepolisian. Agar realisasinya tepat sasaran serta tidak ada penyelewengan dana oleh oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan ditengah pandemi ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, H Tengku Mukhlis menyebutkan, angka Rp 63 M dalam penanganan virus corona telah disetujui. Sekarang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tinggal menjalankan tugasnya dalam menyisir dan mengumpulkan dana yang diperlukan itu. "Pak bupati sudah menandatangani plafon anggaran itu. Sekarang dalam rangka mencari anggaran sebesar itu," kata Tengku Mukhlis.

Diterangkannya, dana itu yang dibutuhkan secara global untuk seluruh bidang yang tergabung dalam gugus tugas. Dari awal pemda telah mengalokasikan dana pencegahan dan pengobatan Covid-19 sebesar Rp 6,95 M hasil pergeseran kegiatan di Dinas Kesehatan (Diskes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Mengingat besar nya dampak yang ditimbulkan oleh virus Corona ini, diperlukan sumber daya yang besar dalam penanganan yang berskala besar, peran serta dunia usaha dalam membantu unit unit penanganan covid 19 diperlukan agar gerakan kebersamaan ini berjalan tuntas.

Utamanya dalam penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), yang sangat dibutuhkan oleh petugas kesehatan, perhatian perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan diperlukan. APD sesuai standar harus disiapkan di rumah sakit yang memiliki ruang isolasi. Seperti RSUD, Rumah Sakit Efarina, dan RS Amelia Medika sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu ada suspec penderita virus corona dirawat. "Kita saat ini masih kekurangan APD. Berdasarkan perhitungan seharusnya ada 1.000 pasang. Alat yang lain juga," terang Harris

APD sangat dibutuhkan para tim medis yang telah ditugas di masing-masing ruang perawatan, termasuk hand sanitizer, masker, serta disinfektan. Barang-barang itu sangat langka di jual pasaran, kalaupun ada jumlahnya sedikit tapi harganya cukup mahal.

Untuk Harris mengimbau perusahaan-perusahaan yang ada di Pelalawan untuk turut serta membantu penanganan Covid-19. Khususnya memperhatikan para medis yang menjadi barisan terdepan melawan virus yang mematikan itu.

Perusahan perkebunan, kehutanan, serta indutri diminta untuk menyalurkan bantuan APD kepada rumah sakit yang ditunjuk sebagai rujukan. "Kita imbau perusahaan membantu pengadaan APD ini. Mari bersama-sama mengatasi keterbatasan ini," tegas Harris. (Adv/Liaz)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,29 Mei 2018

Pemprov Riau Berupaya Maksimal Perjuangkan Embarkasi Haji Antara

PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) RI belum juga memberikan kepastian apakah Pemerintah Provins

Kamis,14 Desember 2017

Pelantikan 3 Kades Kateman, Bupati Inhil Imbau Setiap Kades Gerak Aktif Upayakan Pembangunan

  Kateman - Dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 3 (tiga) Kepala Desa (

Jumat,27 Januari 2017

Upaya Pembangunan Infrastruktur Jalan Terus Berlanjut, Bupati Wardan Kembali Upayakan Perbaikan Melalui Pemprov Riau

TEMBILAHAN (WAHANARIAU) - Upaya pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)

Minggu,05 Maret 2017
Pelarangan Pemakaian Halaman Gedung LAMR Oleh Penjaga

Aliansi Seniman Muda Inhil: Kami Akan Coba Upaya Diplomatis

Tembilahan - Insan Seni Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyesalkan tindakan pelarangan pemak

Kamis,26 Juli 2018

Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Melalui Literasi Digital

PEKANBARU - Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi, Informatika, dan Stati

Kamis,23 Maret 2017
HUT Damkar 2017

Kadis PKP Inhil: Upaya Yang Lebih Keras Lagi Perlu Dilakukan

Tembilahan - Masih dalam suasana Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) tahun 2017 y

BERITA LAINNYA
Jumat,18 September 2020

VOLUNTARY ANNOUNCEMENT: Uni-GLP Development in Treatment of COVID-19 and Other Indications

CHINA - EQS Newswire - 18 September 2020 - The board of directors (the "Board") of Uni-Bio

Jumat,18 September 2020

Citi Steps Up Its Commitment to Youth Employment, Skills Development and Innovation Across Asia Pacific

As part of the expanded global Pathways to Progress initiative, Citi and the Citi Founda

Jumat,18 September 2020

Infinix Partners with Sally Karagon a Renowned Fashion Icon on Zero 8 Launch in the Kenyan Market

KENYA - Media OutReach - 18 September 2020 - Infinix, a global leader in consumer electronics market

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI