• Follow Us On : 

5 Pelaku Daur Ulang Alat Antigen Bekas Bikin Murka Erick Thohir


Redaksi | Jumat,30 April 2021 - 04:52:15 WIB
Dibaca: 452 kali 
5 Pelaku Daur Ulang Alat Antigen Bekas Bikin Murka Erick Thohir

JAKARTA - Polda Sumatera Utara (Sumut) telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus dugaan daur ulang alat tes antigen di Bandara Kualanamu. Lima orang tersangka itu adalah pegawai Kimia Farma.

Berikut daftarnya:
1. BM (Business Manager) Laboratorium Kimia Farma Jl Kartini Medan, PM (45). Dia diduga berperan sebagai penanggung jawab laboratorium dan yang menyuruh melakukan penggunaan Cotton Buds Swab Antigen bekas.

2. Kurir Laboratorium Kimia Farma SR (19). Dia diduga berperan sebagai pengangkut Cutton Buds Swab Antigen bekas dari Kualanamu ke Lab Kimia Farma dan membawa Cotton Buds Swab Antigen bekas yang sudah diolah dan dikemas ulang dari Lab Kimia Farma ke Kualanamu.

3. CS di Laboratorium Klinik Kimia Farma, DJ (20). Dia diduga berperan melakukan mendaur ulang Cutton Buds Swab Antigen bekas menjadi seolah-olah baru.

4. Pekerjaan bagian Admin Lab Kimia Farma Jl Kartini Medan, M (30). Dia diduga berperan yang melaporkan hasil swab ke pusat.

5. Pekerjaan bagian Admin hasil Swab, R (21). Dia diduga berperan sebagai Admin hasil Swab test Antigen di Posko Pelayanan Pemeriksaan COVID-19 Kimia Farma Bandara Kualanamu.

Aksi para pelaku itu membuat Menteri BUMN Erick Thohir murka. Tanpa basa-basi, Erick meminta para pelaku dipecat.

"Saya sendiri yang meminta semua yang terkait, mengetahui, dan yang melakukan dipecat dan diproses hukum secara tegas," tegas Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/2021).

Ia menilai, ulah oknum tersebut mengkhianati profesi pelayan publik di bidang kesehatan. Apalagi, dalam kondisi yang genting ini, para pelaku masih saja mengambil kesempatan yang merugikan dan membahayakan nyawa orang lain.

"Tentunya untuk sisi hukum, kita serahkan bersama kepada aparat yang berwenang. Tapi di sisi lain pemeriksaan secara prosedur maupun organisasi mesti dilakukan secara menyeluruh. Tak ada toleransi! Saya sendiri akan turun untuk melakukan evaluasi," kata Erick.

"Tak ada toleransi bagi setiap pihak yang tidak sesuai dengan core value BUMN. Tak peduli siapa, apa jabatannya, semua yang melanggar silakan keluar. Khusus bagi kejadian di Kualanamu, kami mendukung aparat hukum untuk memberi hukuman yang tegas," lanjut Erick.

Atas kasus tersebut, Erick memastikan pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi bagi mereka yang melanggar nilai-nilai yang telah dibangun di BUMN.

"Kami di BUMN tak akan segan-segan! Jangan mencoba untuk melanggar, karena konsekuensinya tak hanya akan dipecat tapi langsung diproses hukum," tandas Erick.

[detikcom]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,14 Februari 2018

Dari 126 Juta, Baru 51 Juta Sertifikat Dipegang Rakyat

MALUKU - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, di seluruh Indonesia harusnya ada 126 juta sert

Senin,12 Desember 2016

Mantap...! Sumbar Serahkan 1 Ton Rendang Serta Uang Rp450 Juta untuk Korban Gempa Pidie Jaya

MEUREUDU (WAHANARIAU) -- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Drs H Nasrul Abit, Ahad, 11 Desember

Rabu,02 Agustus 2017

Korban Investasi Bodong Ekspres Bigprofit Diduga Lebih 150 Orang

MALANG (Wahanariau) - Investasi bodong Ekspres Bigprofit di Malang menjanjikan keuntungan yang

Senin,15 Juli 2019

Sainah Terharu Rumahnya Jadi Sasaran TMMD ke-105 Kodim 0806/Trenggalek

TRENGGALEK - Sainah (60), warga Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

Minggu,20 Agustus 2017

Ditanya Soal Uang 35 Ribu Jemaah, Ini Pengakuan Mengejutkan Bos First Travel

JAKARTA (Wahanariau) - Kasus penipuan yang melibatkan pemilik First Travel, Andika Surachman dan ist

Selasa,29 Agustus 2017

Mantap...! Aset Nazaruddin Sebesar Rp24,5 Miliar Dihibakan KPK ke Lembaga Arsip

JAKARTA (Wahanariau) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghibahkan aset mantan Bendahara Umum (B

BERITA LAINNYA
Selasa,22 Juni 2021

Malaysia Global Business Forum inks deal with Ignite for Corporate Fitness Initiative

MALAYSIA - 22 June 2021 - The Malaysia Global Business Forum has partnered with GLS Fitworx Sdn. Bhd

Selasa,22 Juni 2021

PEARL FALCO Spring/Summer 2021 Collection - Ties that Bind

SINGAPORE - 22 June 2021 - PEARL FALCO outdoes itself this summer with a versatile yet timeless

Senin,21 Juni 2021

HKBN and AXA Launch Hong Kong’s First-ever Broadband + Home Insurance + Network Security + Smart Home Services Combo

HONG KONG SAR - 21 June 2021 - The importance of home insurance protection is often overlooked by Ho

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI