• Follow Us On : 

Aksi 'Brutal' di SD Bukittinggi tak Sekedar Kenakalan Anak Biasa


Redaksi | Senin,13 Oktober 2014 - 12:57:19 WIB
Dibaca: 3234 kali 
Aksi 'Brutal' di SD Bukittinggi tak Sekedar Kenakalan Anak Biasa

BUKITTINGGI - Video aksi brutal siswa-siswi salah satu SD di Bukittinggi sempat membuat ramai jejaring sosial. Masalah ini pun telah diselesaikan secara kekeluargaan, dengan semua pihak saling minta maaf.

Menurut pakar psikologi Reza Indragiri Amriel, peristiwa pemukulan seorang siswi itu bisa terjadi karena sifat pemarah dan cenderung agresif dari 6 temannya. Ditambah dengan situasi dan kondisi sekolah yang terkesan mengabaikan siswa-siswinya dalam rekaman itu.

"Anak-anak yang pemarah dengan kecenderungan agresif yang tinggi, bertemu dengan sekolah yang abai," kata Reza pada detikcom, Senin (13/10/2014).

Penyelesaian pemukulan ini dengan cara saling meminta maaf juga dilihat Reza sebagai bentuk pemakluman dari para orangtua siswa-siswi yang terlibat. Padahal, hal itu tidak berarti membuat kejadian serupa tak terulang kembali.

"Orangtua barangkali kadung menganggap kekerasan adalah sinonim kenakalan dan kelumrahan dalam dunia anak-anak," ujar dosen Universitas Binus itu.

Reza menyarankan agar orangtua dan guru di sekolah itu turut bertanggungjawab. Karena Reza melihat orangtua dan guru turut berperan di balik terjadinya peristiwa tersebut.

"Jelas ini bullying. Normatif, anak-anak dipulangkan ke orangtua mereka tapi setelahnya apa? Kalau keluarga, khususnya orangtuanya tak ikut dibenahi, saya pesimis anak-anak yang melakukan kekerasan itu akan berubah tabiat," ucap Reza.

"Tentu orangtua anak-anak yang melakukan pemukulan memberikan kompensasi sekaligus permintaan maaf ke korban. Permintaan maaf tidak harus direspon dengan pemberian maaf," tutup Reza.

Sebelumnya Kepala Bidang TK dan SD Disdikpora Kota Bukittinggi, Edi menyatakan orangtua korban dan pelaku sudah membuat perjanjian tak akan menuntut. Disdik juga berencana memberi sanksi kepada pihak sekolah.

"Kami pasti tindaklanjuti untuk (sanksi) sekolah," ujar Edi Minggu (12/10) kemarin.

Aksi brutal siswa terjadi di ruang kelas SD swasta pada 18 September 2014 lalu. Tak diketahui kapan video itu diunggah dan siapa yang mengunggahnya. Disdik baru mengetahui video ramai dibincangkan Senin (6/10). Keesokan harinya mereka mendatangi sekolah dan melakukan mediasi.(*/wrc)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,19 Februari 2020

Pelaksanaan Bulan K3 Nasional 2020, Apical Group Gelar Aksi Donor Darah

DUMAI – PT Sari Dumai Sejati (Apical) perusahaan pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menggelar keg

Minggu,04 Desember 2016

Massa Aksi 412 Kita Indonesia Dikasi Makan dan Uang Capek Rp 200 Ribu

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Massa aksi Kita Indonesia atau aksi 412 tampak berkumpul mengikuti parade Ke

Minggu,06 November 2016

Aksi Damai Berujung Rusuh, DPR : Jokowi Jangan Anggap Enteng Rayat

JAKARTA (WR) - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, Desmond J Mahesa, menilai tidak ada k

Selasa,17 November 2020

Disaksikan Mahfud MD, BNPT Gelar Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional Bersama Santri

LOMBOK - Terorisme merupakan kejahatan serius yang membahayakan ideologi negara, keamanan negara, da

Jumat,02 Maret 2018

Ini Cara Ampuh Lindungi Transaksi Perbankan Dari Penipuan

JAKARTA - Kapan terakhir kali Anda memeriksa laporan transaksi bank (bank statement) Anda? Jika

Jumat,11 November 2016

Dipastikan Aksi Bela Quran Jilid III Akan Digelar

Jakarta, Wahanariau -- Koordinator Gerakan Nasional Pengawalan Fatwa-MUI, Munarman, SH menegaskan Ak

BERITA LAINNYA
Sabtu,01 Oktober 2022

Adryan Nathanael Rilis Single Pop Elektro Terbaru Harapku

BANDUNG - Dalam melahirkan karya lagu, Adryan Nathanael konsisten mengusung aliran musik pop elektro

Sabtu,01 Oktober 2022

Baksos HUT Kadin, Masyarakat Desa Pulau Palas Bahu-membahu Bedah Rumah Zulkifli

TEMBILAHAN - Masyarakat Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhi

Jumat,30 September 2022

Telah Hadir Kapal MV Oceanna Group Bawa Rombongan Umroh

DUMAI - Masyarakat Kota Dumai saat ini bisa berangkat melaksanakan ibadah umroh dengan menggunakan j

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI