Selalu di-Bully Karena Pemblokiran

Jumat, 09 Juni 2017 | 21:43:16 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara

JAKARTA - Meski sering di-bully dan di cerca karena melakukan pemblokirab, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, merasa tidak peduli.

"Blokir itu capek, belum lagi dimusuhi, saya dimusuhi di mana-mana," ujar Rudiantara di acara Forum Merdeka Barat 9, Jakarta, Jumat (9/9/2017).

Ia mengkisahkan pernah memblokir kelompok blok a, Ia langsung dicerca. Kemudian juga pernah memblokir blok b dan di-bully juga karena sikapnya tersebut.

"Selama bertentangan buku (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) ini saya gak peduli, di-bully sana-sini," ucapnya.

Disampaikan Rudiantara bahwa pemerintah juga tidak punya keinginan untuk memblokir penyelenggara media sosial (medsos), seperti Facebook, Twitter, hingga Instagram. Tapi menurutnya, para penyelenggara medsos ini harus bisa bekerjasama dengan pemerintah untuk menangani konten-konten negatif.

Namun apabila para penyelenggara medsos tersebut dinilai 'membandel', karena sukar untuk diajak kerjasama untuk menumpas konten negatif. Maka mau tidak mau pemerintah akan melakukan tindakan tegas, bisa saja berupa penutupan layanan medsos di Indonesia.

"Pemerintah tidak ada atensi untuk menutup platform medsos tapi mereka harus care terhadap masyarakat Indonesia. Kalau mau stabilitas kan baik buat mereka, kecuali mereka maunya distabilitas, itu namanya ngajak perang," pungkasnya. (dtk)

Terkini