Lebih dari 60% Warga Malaysia Kekurangan Vitamin D, Alpro Pharmacy Subsidi RM1,6 Juta untuk Project :D Atasi Krisis Vitamin D

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:00:28 WIB
(由左至右:Assoc. Prof. Dr. Mohd Shahezwan Abd Wahab(项目负责人兼玛拉工艺大学科研与创新副院长);徐秀瑞教授(国际医药大学营养与饮食学教授,研发与创新研究所所长, IRDI);刘丽君女士(Powerlife 马来西亚总经理);吴宜凌药师(大专药剂专业护理与发展经理);吴铭利家庭医生(Alpro Clinic 医疗总监);Dr. Nagammai Thiagarajan(马来西亚跌倒预防协会 MyFalls 副主席);杜家良先生(Global Science 董事经

KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – Meski Malaysia memiliki sinar matahari sepanjang tahun, kekurangan Vitamin D telah menjadi tantangan kesehatan yang meluas dan sering terabaikan. Sebuah tinjauan sistematis yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2022) melaporkan bahwa 64% warga Malaysia memiliki kadar Vitamin D yang tidak optimal, sementara lebih dari 20% mengalami defisiensi. Wanita hamil termasuk yang paling rentan, dengan sebuah studi di Nutrients (2022) menemukan hingga 96% ibu hamil mengalami defisiensi saat waktu persalinan. Kekurangan Vitamin D dapat melemahkan tulang, meningkatkan risiko patah tulang dan jatuh pada lansia, menurunkan daya tahan tubuh, memengaruhi suasana hati dan energi, serta pada kehamilan dikaitkan dengan diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan gangguan perkembangan tulang pada bayi baru lahir.

Untuk menghadapi tantangan kesehatan yang meluas dan sering terabaikan ini, Alpro Pharmacy meluncurkan Project

Tags

Terkini