KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – Merek sepatu lari Xtep mengumumkan akan membentuk usaha patungan dengan Bonia, distributor yang memiliki lebih dari 50 tahun pengalaman pasar di Malaysia, untuk bersama-sama mengembangkan pasar Malaysia. Para analis menilai langkah ini akan mempercepat ambisi Xtep untuk menjadi merek lari terdepan di Asia Tenggara. Perlu dicatat, arah strategis baru ini juga mencakup penyesuaian terhadap model kerja sama bisnis Xtep sebelumnya di Malaysia. Sejalan dengan pergeseran strategi keseluruhan Grup Xtep, model bisnis perusahaan di Malaysia akan ditingkatkan dari sistem distribusi eksklusif tunggal menjadi pengaturan multi-saluran. Distributor eksklusif sebelumnya, VGO, akan beralih menjadi “distributor non-eksklusif” dan tetap menjadi mitra utama Xtep dalam memperdalam penetrasi pasar lokal.
Sebelum Xtep menjalin kemitraan dengan Bonia, VGO berperan sebagai mitra eksklusif Xtep di Malaysia. Sebagai mitra awal yang memfasilitasi masuknya Xtep ke pasar Malaysia, VGO telah meletakkan fondasi yang kuat bagi keberhasilan awal merek tersebut. Ke depannya, Xtep akan terus bekerja sama dengan VGO untuk mendorong pengembangan merek Xtep melalui saluran-saluran di mana VGO memiliki keunggulan khusus. Sementara itu, Bonia akan berfokus pada memaksimalkan visibilitas merek Xtep di kawasan komersial utama dan pusat-pusat merek lari di Malaysia.

Laporan media Tiongkok menyoroti Malaysia sebagai batu loncatan Xtep untuk ekspansi ke Asia Tenggara, serta menekankan bahwa transformasi model bisnis ini merupakan kunci dalam implementasi strategi “Berakar di Tiongkok, Sepatu Lari Kelas Dunia” yang diajukan pada tahun 2022. Jaringan penjualan Bonia mencakup Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, dan pasar Asia Tenggara lainnya. Perusahaan ini memiliki hubungan yang kuat dan stabil dengan pusat-pusat perbelanjaan utama di negara-negara tersebut, pemahaman mendalam tentang kebutuhan konsumen lokal, serta kapabilitas operasional ritel lintas negara yang solid.
Toko pertama hasil kerja sama Xtep dan Bonia dibuka di Mid Valley Megamall, Kuala Lumpur. Menurut Xtep, toko flagship lari profesional seluas 3.262 kaki persegi ini menampilkan produk lari performa tinggi berdasarkan fungsi, serta menyediakan layanan seperti area uji coba lari dan analisis bentuk kaki serta gaya berlari, sehingga pelari dapat merasakan teknologi lari kelas dunia. Toko ini juga menampilkan kisah para pelari lokal dan foto-foto dari ajang lari setempat untuk meningkatkan rasa kebersamaan di kalangan komunitas pelari.
Budaya lari di Malaysia semakin matang. Data dari Bank Dunia dan Euromonitor International menunjukkan bahwa Malaysia memiliki pasar pakaian dan alas kaki olahraga terbesar di Asia Tenggara. Survei Malaysian Sports Culture Index 2023 mengungkapkan bahwa 63% responden menyebut jogging sebagai olahraga favorit mereka. Dari sisi popularitas lomba lari jalan raya, ajang Kuala Lumpur Standard Chartered Marathon 2024 berhasil menarik lebih dari 40.000 peserta.
Xtep memasuki pasar Malaysia pada tahun 2024 dan secara konsisten menerapkan strategi operasional “pengaruh dari profesional ke pasar massal” yang dipadukan dengan strategi budaya “menyesuaikan dengan kondisi lokal”. Merek ini membangun koneksi dengan konsumen lokal melalui berbagai acara dan komunitas lari. Selama bermitra dengan VGO, Xtep menyelenggarakan sejumlah ajang lari berskala besar di Malaysia, termasuk “10KM Time Challenge” yang digelar di Penang pada Agustus 2024 dan menarik atlet-atlet papan atas dari Indonesia, Singapura, Uganda, dan Kenya. Dengan Malaysia yang kian mengemuka sebagai pusat strategis bagi pertumbuhan internasional, Xtep memandang negara ini sebagai cetak biru ekspansi luar negeri sekaligus panggung dinamis untuk menampilkan warisan dan kekuatan merek larinya.
Hashtag: #XtepThe issuer is solely responsible for the content of this announcement.