HCMC, VIETNAM – Media OutReach Newswire – Ho Chi Minh City Development Joint Stock Commercial Bank (HDBank, kode saham: HDB) mencatatkan laba sebelum pajak lebih dari VND 21,3 triliun (US$820,5 juta) pada tahun 2025, meningkat 27,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target yang telah ditetapkan.

Tingkat profitabilitas dan indikator inti HDBank tetap berada di antara yang terkuat di sektor perbankan, mencerminkan kualitas pertumbuhan yang berkelanjutan dari Bank tersebut.
Pada kuartal keempat saja, HDBank membukukan laba lebih dari VND 6,5 triliun (US$250,3 juta), meningkat 60 persen dibandingkan kuartal IV tahun 2024.
Hingga akhir tahun 2025, total aset konsolidasian mencapai VND 931 triliun (US$35,8 miliar), tumbuh 33,5 persen secara tahunan. Total penghimpunan dana tercatat sebesar VND 832 triliun (US$32 miliar), dengan dana simpanan nasabah meningkat 28,2 persen.
Saldo kredit yang disalurkan meningkat 34,3 persen menjadi VND 588 triliun (US$22,6 miliar), dengan penyaluran kredit difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki profil risiko yang terukur serta potensi pertumbuhan jangka panjang, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), rantai pasok, produksi dan perdagangan, ekspor, serta proyek-proyek hijau. Strategi ini memungkinkan Bank mempertahankan pertumbuhan yang tinggi sekaligus mengelola risiko secara efektif.
Total pendapatan operasional meningkat 25,4 persen menjadi VND 42,7 triliun (US$1,6 miliar), didorong oleh pertumbuhan kuat pendapatan non-bunga yang melonjak 2,5 kali lipat secara tahunan dan menyumbang 18,6 persen dari total pendapatan.
Imbal hasil atas ekuitas (return on equity/ROE) mencapai 25,3 persen, termasuk yang tertinggi di sektor perbankan, sementara imbal hasil atas aset (return on assets/ROA) berada di level 2,1 persen. Sepanjang tahun, HDBank membagikan dividen saham dan menerbitkan saham bonus dengan rasio gabungan hampir 30 persen, yang menegaskan komitmen Bank kepada para pemegang saham.
Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) tetap rendah di level 1,66 persen. Rasio kecukupan modal berdasarkan Basel II mencapai 16,7 persen, termasuk yang tertinggi di industri, sehingga memberikan ruang yang luas bagi pertumbuhan kredit dan ekspansi skala usaha tanpa tekanan segera untuk penambahan modal.
Tahun 2025 juga menjadi tonggak strategis dalam strategi jangka panjang HDBank dengan selesainya proses penerimaan DongA Bank yang kemudian berganti nama menjadi Vikki Digital Bank, sebuah bank digital generasi baru. Pada tahun pertama operasinya, Vikki mencatatkan lebih dari 2,1 juta unduhan aplikasi, yang menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat di sektor perbankan digital dan ritel.
Sementara itu, HD SAISON, anak usaha HDBank, membukukan laba lebih dari VND 1,39 triliun (US$53,5 juta) dengan ROE sebesar 22,5 persen.
Saat ini, HDBank melayani lebih dari 25 juta nasabah, dengan 94 persen transaksi individu dilakukan melalui kanal digital.
Peningkatan peringkat kredit HDBank oleh Moody’s ke tingkat tertinggi di antara bank-bank Vietnam pada tahun 2025 semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap kekuatan keuangan Bank serta prospek pertumbuhan jangka panjangnya.
Hashtag: #HDBankThe issuer is solely responsible for the content of this announcement.