Arus mudik Festival Musim Semi tahun 2026 akan dimulai pada tanggal 2 Februari dan berlangsung selama 40 hari, berakhir pada tanggal 13 Maret. Menjelang migrasi tahunan ini, CGTN menerbitkan artikel laporan mendalam yang mengulas bagaimana arus mudik ini kini bukan hanya fenomena perjalanan, tetapi juga menjadi cara unik untuk memahami transformasi sosial di Tiongkok.
BEIJING, Feb. 04, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Di bawah cahaya lampu sorot di depo perawatan kereta di Nanchang, Provinsi Jiangxi, Tiongkok timur, deretan kereta peluru berwarna perak tampak berjajar rapi dalam formasi sempurna. Jika dilihat dari atas, susunan itu menyerupai armada kapal induk darat yang siap beroperasi.
Tempat ini menjadi salah satu titik keberangkatan di Tiongkok yang bersiap melayani migrasi manusia terbesar di dunia: chunyun. Arus mudik tahunan Festival Musim Semi yang berlangsung selama 40 hari secara resmi dimulai tepat pada tengah malam tanggal 2 Februari, menjelang hari libur terpenting di negara ini.
Tahun ini, chunyun diperkirakan akan memecahkan seluruh rekor sebelumnya. Pemerintah memperkirakan jumlah perjalanan penumpang antardaerah selama periode 40 hari ini, yang berakhir pada tanggal 13 Maret, mencapai angka 9,5 miliar.
Didorong oleh libur sembilan hari, libur terpanjang dalam beberapa tahun terakhir, arus mudik tahun 2026 ini bukan sekadar pencapaian logistik, tetapi juga menjadi gambaran nyata transformasi sosial yang tengah berlangsung di Tiongkok.
Ketangguhan Logistik Tiongkok
Seperti tahun-tahun sebelumnya, chunyun pada tahun 2026 ini kembali menunjukkan kapasitas logistik yang luar biasa. Pemerintah memperkirakan bahwa perjalanan dengan kendaraan pribadi masih akan menjadi moda transportasi yang dominan, mencakup sekitar 80 persen dari total perjalanan. Sementara itu, kereta dan penerbangan sipil diperkirakan akan mencapai puncak tertinggi dalam sejarah, dengan jumlah penumpang masing-masing mencapai 540 juta dan 95 juta.
Di balik angka-angka ini terdapat infrastruktur yang canggih dan multitingkat. Untuk mendukung lonjakan penggunaan kendaraan listrik, Kementerian Transportasi telah memperluas jaringan pengisian daya di jalan tol hingga mencapai 71.500 titik pengisian. Para pemudik dapat menggunakan program mini khusus untuk memantau ketersediaan pengisi daya secara waktu nyata. Selain itu, unit pengisian daya darurat bergerak juga telah dikerahkan pada jam-jam sibuk.
Selain jalan raya, sistem perkeretaapian Tiongkok juga menjadi penopang utama. Dengan jaringan kereta cepat yang kini melampaui 50.000 kilometer, negara itu memanfaatkan sistem tiket canggih serta infrastruktur luas untuk memastikan perjalanan tetap lancar meski dalam kapasitas tinggi.
Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Saat pergerakan udara dingin mengancam wilayah utara dan tengah dengan salju serta es, Badan Meteorologi Tiongkok dan unit-unit darurat telah menyiagakan peralatan pencair es serta tim penyelamat khusus. Perangkat berteknologi tinggi, termasuk drone dan helikopter, juga disiagakan untuk melakukan operasi respons cepat. Pemerintah mengatakan koordinasi chunyun merupakan operasi sangat besar yang melibatkan lebih dari 20 departemen pemerintah.
Layanan yang Menghangatkan Hati
Sebagai wujud komitmen yang semakin kuat terhadap kenyamanan penumpang, arus mudik tahun ini menghadirkan lebih banyak "layanan yang menghangatkan hati" untuk memenuhi beragam kebutuhan jutaan penumpang sehingga migrasi besar-besaran ini terasa lebih personal.
Salah satu sorotan utamanya adalah perluasan layanan "gerbong senyap." Gerbong-gerbong ini kini tersedia di lebih dari 8.000 kereta cepat sehingga menjadi ruang nyaman bagi penumpang yang menginginkan perjalanan tenang. Volume siaran di dalam kereta dibatasi hingga 40 persen dan awak kereta memberikan layanan "senyap," yang menggantikan pengumuman keras menjadi bantuan yang lebih halus. Petugas juga membagikan penyumbat telinga sekali pakai secara gratis serta paket hiburan, termasuk buku bergambar, agar anak-anak tetap terhibur dan tenang di sepanjang perjalanan.
Di beberapa bandara dan stasiun kereta besar, berbagai upaya tengah dilakukan untuk mengatasi kesenjangan digital. Upaya ini terutama diwujudkan melalui layanan "Rambut Perak", yang memungkinkan para lansia bepergian dengan bermartabat dan mudah. Seperti yang diterapkan di Bandara Shijiazhuang di Tiongkok utara, penumpang berusia 80 tahun ke atas dapat menikmati layanan check-in dan boarding prioritas.
Perjalanan juga semakin inklusif bagi keluarga, termasuk bagi hewan peliharaan mereka. Di Provinsi Henan, Tiongkok bagian tengah, layanan "Kereta Hewan Peliharaan" telah ditambah dari satu stasiun menjadi empat stasiun sehingga para penumpang dapat memesan kandang angkut hewan khusus melalui aplikasi 12306.
Tahun Baru Imlek
Arus pergerakan besar-besaran warga selama chunyun merupakan perjalanan kolektif untuk pulang ke kampung halaman, yang berpuncak pada Festival Musim Semi. Festival, yang juga dikenal sebagai Tahun Baru Imlek, pada tahun ini jatuh pada tanggal 17 Februari. Festival, yang berakar kuat dalam budaya Tiongkok dengan beragam tradisi perayaan, menandai hari pertama kalender lunar serta melambangkan pembaruan dan kebersamaan keluarga. Perayaan ini mengandung makna universal tentang harapan serta cita-cita untuk mendapatkan kehidupan lebih baik.
Tradisi utamanya—reuni keluarga, dekorasi merah yang melambangkan kemakmuran, doa untuk keberuntungan, jamuan makan bersama keluarga yang meriah, dan pembuatan kerajinan tradisional seperti lampion—memikat para pecinta budaya di seluruh dunia dengan cara uniknya dalam menyambut tahun baru.
Setiap tahun, "Gala Festival Musim Semi," program TV tahunan yang disiarkan langsung oleh China Media Group dan ditonton oleh miliaran orang di seluruh dunia, melambangkan daya tarik budaya Tiongkok. Setelah merampungkan tiga gladi resik, gala tahun 2026 akan terus dipersiapkan dalam suasana yang meriah dan penuh semangat, yang secara jelas mencerminkan dinamisme Tiongkok di era baru.
Pada malam Tahun Baru Imlek, CGTN juga menayangkan program siaran langsung unggulannya, "Malam Super." Program ini menghadirkan komentar bergaya pendamping atas Gala Festival Musim Semi CMG dalam lima bahasa—Inggris, Spanyol, Prancis, Arab, dan Rusia—serta berbagai tayangan khusus orisinal lainnya. Segmen-segmen ini secara nyata menampilkan berbagai aspek budaya Tiongkok yang memikat penonton dari luar negeri, termasuk tradisi Festival Musim Semi, warisan budaya takbenda dan opera tradisional. Berbagai segmen ini membantu pemirsa global memahami esensi budaya Tiongkok dengan lebih baik sekaligus membangun kedekatan emosional dengan Tiongkok.