Aksi Unjuk Rasa di PT SDS, Desak Audit dan Transparansi Proyek SBE

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:10:48 WIB
dok Istimewa

DUMAI - Sejumlah warga yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Dumai (SRD) menggelar aksi unjuk rasa terhadap dugaan pembangunan SBE oleh PT Sari Dumai Sejati (SDS), perusahaan yang disebut-sebut bagian dari grup Apical Group.

Aksi tersebut berlangsung pada Kamis, 27 Februari 2026, di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Dalam aksi tersebut, massa membentangkan selebaran berisi sembilan tuntutan yang ditujukan kepada perusahaan dan pemerintah.

Mereka menyoroti dugaan pembangunan tanpa AMDAL, tanpa konsultasi publik, serta tanpa pemberitahuan yang jelas kepada masyarakat.

Koordinator Lapangan SRD, Muhammad Aderman, dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan bahwa pihaknya meminta agar pengerjaan proyek SBE dihentikan sementara sampai seluruh dokumen dan prosedur perizinan dinilai transparan dan sesuai aturan.

“SRD tidak anti terhadap investasi. Namun kami menolak investasi yang merugikan masyarakat lokal, merusak lingkungan hidup, serta tidak menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku,” demikian salah satu poin dalam pernyataan sikap tersebut.

Selain meminta penghentian pekerjaan, massa juga mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk meninjau ulang perizinan industri yang dinilai berpotensi merugikan rakyat Dumai dan merusak ekosistem lingkungan.

Tak hanya itu, SRD juga meminta Komisi VII DPR RI turun langsung ke lokasi pembangunan untuk melakukan peninjauan serta mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.

Mereka turut mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh terhadap dugaan pembangunan tersebut.

Dalam selebaran yang dibagikan, massa juga mengajak tokoh masyarakat Melayu Riau dan Dumai, termasuk lembaga adat, untuk ikut bersuara dalam melindungi masyarakat yang merasa dirugikan serta menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Sari Dumai Sejati maupun manajemen grup Apical terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi. (Red)

Tags

Terkini