DUMAI - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus menjadi perhatian aparat kewilayahan di wilayah rawan Karhutla. Melalui patroli lapangan dan sosialisasi langsung kepada masyarakat, Babinsa aktif mengedukasi warga agar lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran hukum terkait dampak pembakaran lahan.
Sebagai bagian dari upaya antisipasi dini, Babinsa Kelurahan Bangsal Aceh Koramil 03/Sungai Sembilan, Serda Iwan Sahputra, melaksanakan patroli dan sosialisasi Karhutla di Jalan Lingkar RT 09, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan dilakukan dengan menyasar area rawan kebakaran pada lahan seluas sekitar tiga hektare.
Dalam pelaksanaan patroli, Babinsa melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik yang berpotensi terjadi kebakaran sekaligus berinteraksi dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan pencegahan Karhutla di wilayah binaan.
Sosialisasi yang diberikan menitikberatkan pada larangan membuka lahan menggunakan api serta pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari risiko kebakaran yang dapat berdampak luas terhadap masyarakat dan ekosistem sekitar.
“Patroli dan sosialisasi ini kami lakukan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat sekitar,” ujar Serda Iwan Sahputra.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama dalam menekan potensi kebakaran lahan, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya masing-masing serta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” katanya.
Serda Iwan Sahputra juga menegaskan pentingnya pemahaman terhadap aturan hukum agar masyarakat lebih sadar terhadap konsekuensi yang ditimbulkan dari pembakaran lahan.
“Kami terus memberikan pemahaman mengenai larangan membakar lahan dan sanksi hukum yang berlaku agar masyarakat semakin disiplin dalam menjaga lingkungan,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali dengan kondisi cuaca cerah. Hasil pemantauan di lapangan juga menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun titik asap, sehingga wilayah Kelurahan Bangsal Aceh tetap dalam kondisi aman dari potensi Karhutla.***