SINGAPURA, July 21, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Zoom Communications, Inc. (NASDAQ: ZM) hari ini mengumumkan pengangkatan Carlos Quaderi sebagai Kepala Asia Pasifik (APAC), yang berlaku efektif mulai 1 Agustus 2026. Pengangkatan ini menegaskan investasi berkelanjutan perusahaan di APAC sebagai kawasan pertumbuhan strategis.
Pengangkatannya dilakukan saat berbagai organisasi di seluruh APAC mulai beralih dari alat produktivitas yang berdiri sendiri menuju sistem berteknologi AI yang mengurangi kompleksitas, menghubungkan alur kerja, dan membantu tim bergerak lebih cepat dari sekadar percakapan hingga pekerjaan selesai.
Dengan melapor langsung kepada Graeme Geddes, Chief Sales and Growth Officer Zoom, Quaderi akan memimpin strategi go-to-market (peluncuran produk) Zoom di seluruh APAC, yang mencakup Australia dan Selandia Baru (ANZ), Asia, India, serta Korea, tidak termasuk Jepang.
Sebelumnya, Quaderi menjabat sebagai Kepala Zoom Asia, dengan tugas menjalankan strategi regional, eksekusi penjualan, serta berbagai inisiatif go-to-market untuk Asia Tenggara, Daerah Administratif Khusus Hong Kong, dan Taiwan. Kini beliau akan mengawasi wilayah APAC yang lebih luas, dengan bekerja sama erat bersama tim regional dan jajaran pimpinan global untuk menjalankan prioritas strategis perusahaan, dengan fokus pada bisnis pengalaman pelanggan (customer experience/CX), segmen usaha kecil dan menengah (UKM), serta pengembangan kanal.
Sebagai profesional senior dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri, Quaderi sebelumnya pernah menduduki berbagai posisi kepemimpinan senior di Workday, Amazon Web Services, dan Microsoft. Dalam berbagai peran tersebut, beliau memimpin strategi go-to-market serta pertumbuhan segmen enterprise di kawasan Asia Pasifik dan Jepang. Quaderi akan tetap berbasis di Singapura dan terus mengawasi bisnis Zoom di Asia selama masa transisi.
“APAC merupakan kawasan pertumbuhan yang sangat penting, dan investasi berkelanjutan kami mencerminkan besarnya peluang di segmen enterprise dan UKM, bisnis pengalaman pelanggan (CX), serta ekosistem mitra kami,” ujar Geddes. “Carlos telah berperan penting dalam membangun momentum pertumbuhan kami, dan memperluas cakupan kepemimpinannya merupakan langkah selanjutnya yang wajar. Pemahamannya yang mendalam tentang kawasan ini, fokus yang kuat pada pelanggan, serta rekam jejaknya akan membantu lebih banyak organisasi mengoptimalkan kemampuan AI Zoom untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat hubungan dengan pelanggan, dan mempercepat pertumbuhan bisnis.”
“Di seluruh APAC, tim bekerja lebih cepat dari sebelumnya dan membutuhkan teknologi yang mampu mengimbangi kecepatan tersebut tanpa menghilangkan sentuhan manusia maupun momentumnya,” ujar Quaderi. “Saya antusias dapat bekerja bersama pelanggan dan mitra kami di kawasan ini untuk membantu mereka membuka peluang baru melalui sistem tindakan berteknologi AI dan ekosistem terbuka Zoom. Dengan menghubungkan percakapan, orang, dan alur kerja, mereka dapat mempercepat proses mengubah ide menjadi dampak nyata serta mencapai hasil bisnis yang bermakna.”
Zoom terus meningkatkan investasinya di kawasan APAC dengan memperluas ekosistem mitra dan membuka kantor baru di Singapura. Dengan terintegrasi ke berbagai aplikasi bisnis yang telah digunakan, ekosistem platform terbuka Zoom membantu organisasi meningkatkan kolaborasi, mempererat hubungan antarmanusia, dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik melalui kemudahan dan keandalan yang menjadi ciri khas Zoom.
Tentang Zoom
Zoom (NASDAQ: ZM) adalah sistem tindakan untuk dunia kerja modern, yang mengubah kolaborasi secara langsung menjadi pekerjaan yang terselesaikan. Mulai dari wirausahawan hingga perusahaan global, pelanggan memilih Zoom untuk berkolaborasi dan berkomunikasi dengan lancar serta mencapai hasil yang diharapkan melalui rapat, telepon, pusat kontak, dan layanan lainnya, yang semuanya didukung oleh bantuan Zoom AI bawaan. Didirikan pada tahun 2011, Zoom berkantor pusat di San Jose, CA. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, kunjungi zoom.com.