DUMAI – Upaya mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 0320/Dumai. Salah satunya melalui pembuatan sumur bor di daerah yang dinilai rawan Karhutla.
Pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, Babinsa Kelurahan Bagan Keladi, Koramil 01/Dumai, Serda Priyo Sudarmo melaksanakan kegiatan pembuatan sumur bor di Jalan M. Yamin RT 01, Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.
Pembuatan sumur bor tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik tanah gambut.
Lokasi pembangunan sumur bor berada di lahan masyarakat dengan luas sekitar 5 hektare. Sumur tersebut direncanakan memiliki kedalaman sekitar 50 meter dan saat ini masih dalam proses pengerjaan.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, penyediaan sumber air di wilayah rawan Karhutla merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran.
“Pembuatan sumur bor ini merupakan bagian dari langkah antisipasi Karhutla, terutama untuk menyediakan sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran di wilayah tersebut,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan keterlibatan seluruh pihak. Selain upaya teknis seperti penyediaan sumber air, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya pembakaran lahan.
“Kita terus mendorong Babinsa untuk aktif turun ke lapangan, memantau wilayah yang rawan serta membangun komunikasi dengan masyarakat. Pencegahan jauh lebih penting, sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini,” tegasnya.
Letkol Arm Herman Santoso juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya Karhutla.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan. Dengan kepedulian bersama, kita berharap wilayah Kota Dumai dapat terhindar dari ancaman Karhutla,” pungkasnya.***