Mabes TNI Gencarkan Penyuluhan Karhutla, Ajak Masyarakat Dumai Timur Cegah Kebakaran Sejak Dini

Jumat, 04 September 2026 | 13:19:58 WIB

DUMAI – Tim Sosialisasi dan Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI kembali menggencarkan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Dumai..

Kali ini, kegiatan penyuluhan tentang Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla dilaksanakan di Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Jumat (4/9/2026).

Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya Karhutla sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Mabes TNI mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan, terutama saat membuka atau membersihkan lahan.

“Pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI dan pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar perwakilan Tim Mabes TNI dalam penyuluhan tersebut.

Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Asap akibat Karhutla dapat menyebabkan pencemaran udara dan gangguan pernapasan. Selain itu, kebakaran di lahan gambut juga memiliki potensi penyebaran api yang cepat dan sulit dikendalikan.

“Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun adanya aktivitas pembakaran lahan. Semakin cepat diketahui dan ditangani, semakin besar peluang kebakaran dapat dicegah agar tidak meluas,” tegasnya.

Tim Mabes TNI juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan seluruh elemen masyarakat.

Melalui koordinasi dan komunikasi yang baik, potensi Karhutla diharapkan dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

“Sinergi semua pihak sangat penting. TNI, pemerintah daerah dan masyarakat harus memiliki kepedulian yang sama dalam menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla,” tambahnya.

Kegiatan penyuluhan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Edukasi secara langsung dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya Karhutla serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Mabes TNI berharap kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memperkuat kesadaran masyarakat sehingga pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama.

Dengan meningkatnya kepedulian masyarakat dan kuatnya sinergi antarinstansi, potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kota Dumai diharapkan dapat ditekan.***

Terkini