DUMAI – Pembangunan jembatan beton tahap VII di Jalan KUD RT 21, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus berlanjut. Pada Rabu (14/10/2026), Babinsa Kelurahan Lubuk Gaung, Pelda Tarmin, bersama personel TNI, pekerja, dan masyarakat melaksanakan pengerjaan perakitan besi balok serta pengemalan sebagai bagian dari proses pembangunan jembatan.
Jembatan dengan panjang bentangan 8 meter tersebut dibangun untuk mendukung akses penghubung antarwilayah di RT 21. Keberadaannya diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan data di lapangan, pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi 413 jiwa atau 240 kepala keluarga (KK). Kondisi sungai yang memiliki lebar sekitar 5 meter dengan kedalaman air 1 hingga 2 meter menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan selama proses pengerjaan, terlebih ketika debit air meningkat.
Kegiatan tersebut melibatkan dua personel TNI, tiga pekerja, dan dua orang masyarakat. Meski kondisi air sungai sedang pasang, pengerjaan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. Secara umum, kegiatan berlangsung aman dan terkendali.
Komandan Kodim (Dandim) 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, mengatakan pembangunan jembatan beton merupakan bagian dari upaya membantu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga di wilayah binaan.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga RT 21 Kelurahan Lubuk Gaung. Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk mendukung mobilitas warga, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Herman Santoso.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pekerja, dan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi salah satu kunci dalam pelaksanaan pembangunan ini. Kami berharap seluruh pihak dapat terus bekerja sama, menjaga keselamatan selama pengerjaan, dan memperhatikan kondisi lingkungan agar pembangunan berjalan lancar,” tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan warga.
Melalui pembangunan jembatan beton tahap VII ini, Kodim 0320/Dumai bersama unsur terkait diharapkan dapat terus mendukung peningkatan infrastruktur di wilayah Kota Dumai, sehingga akses masyarakat semakin baik dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas.
Hingga Rabu (14/10/2026), pekerjaan masih berlanjut pada tahap perakitan besi balok dan pengemalan. Seluruh proses dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi lapangan agar pembangunan dapat berjalan aman dan sesuai tahapan yang direncanakan.***