Antisipasi Kebakaran dan Banjir, Babinsa Koramil 01 Dumai Turun Langsung ke Wilayah Binaan

Ahad, 15 Februari 2026 | 15:20:53 WIB
dok Istimewa

DUMAI - Sebagai bentuk pelaksanaan pembinaan teritorial dan upaya pencegahan bencana lingkungan, Babinsa Kelurahan Bagan Keladi dari Koramil 01/Dumai melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan serta sosialisasi pencegahan banjir di wilayah binaan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Parit Sadak RT 01 Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Serda Priyo S sebagai Babinsa setempat dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla dan potensi banjir. Selain patroli dan sosialisasi, Babinsa juga melaksanakan pendampingan karya nyata penanaman cabai milik warga bernama Jumono.

Lahan yang digunakan untuk penanaman cabai tersebut memiliki luas sekitar setengah hektare dengan kondisi tanah mineral.

Pendampingan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemanfaatan lahan produktif sekaligus mendorong masyarakat agar mengelola lahan secara ramah lingkungan.

Serda Priyo S menjelaskan bahwa patroli karhutla menjadi kegiatan rutin untuk mengantisipasi munculnya kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Patroli ini bertujuan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain merusak lingkungan juga melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi tegas,” ujar Serda Priyo S.

Dalam sosialisasi tersebut, Babinsa juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya bencana banjir, terutama dengan menjaga kebersihan saluran air serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi alam sekitar.

“Masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran agar potensi banjir dapat dicegah sejak dini,” lanjutnya.

Selain itu, pendampingan karya nyata tanaman cabai dilakukan sebagai bentuk motivasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan secara maksimal tanpa merusak alam, sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.

“Masyarakat diharapkan mampu mengelola lahannya dengan baik dan produktif tanpa melakukan pembakaran, sehingga lingkungan tetap terjaga dan hasil pertanian dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi wilayah terpantau aman dengan cuaca cerah. Tidak ditemukan titik api maupun titik asap selama kegiatan berlangsung.***

Tags

Terkini