• Follow Us On : 

Polemik Parpor Ganda Menteri Archandra Tahar

Guru Besar Hukum Internasional UI : Pertama Kali di Indonesia, Arcandra Tahar Kini Tak Punya Negara.


Redaksi | Selasa,16 Agustus 2016 - 03:58:42 WIB
Dibaca: 2963 kali 
Guru Besar Hukum Internasional UI : Pertama Kali di Indonesia, Arcandra Tahar Kini Tak Punya Negara. Mantan Menteri ESDM Archandra Tahar (Foto : detik.com)

JAKARTA (WR) - Arcandra Tahar baru saja diberhentikan dari posisi Menteri ESDM. Bak jatuh lalu tertimpa tangga, Arcandra kini punya punya masalah kewarganegaraan. Dia berstatus tak punya negara.

"Iya, benar. Ada aturannya. Kalau Anda googling lost US nationality, nanti akan disebutkan alasan-alasan penyebab kehilangan warga negara AS, salah satunya adalah menerima jabatan di Pemerintahan negara lain," kata Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana saat dihubungi, Senin (15/8/2016).

Arcandra memegang dua paspor, Indonesia dan Amerika Serikat. Peraturan di Indonesia, seorang WNI kehilangan statusnya jika menjadi warga negara lain. Arcandra telah menerima paspor Amerika Serikat, sehingga kehilangan status WNI-nya. 

Di sisi lain, Arcandra menerima jabatan Menteri ESDM yang ditawarkan Pemerintah Indonesia. Dalam aturan di Amerika Serikat yang dikutip dari www.newcitizen.us, seorang warga negara AS kehilangan kewarganegaraannya salah satunya karena holding a policy level position in a foreign country, atau menjadi pejabat di negara lain.

"Ini masalah dilematis untuk Pak Arcandra, ya jadi stateless, tidak berkewarganegaraan. Sudah hilang WNI, di sisi lain warga negara Amerikanya gugur, harus dipikirkan bagaimana caranya keluar dari situasi ini," ulas Hikmahanto.

Hikmahanto menyebut kasus seperti Arcandra ini langka, mungkin pertama kalinya di Indonesia. Dia pun belum punya pandangan soal solusi yang bisa diambil Arcandra.

"Ini boleh dibilang kasus yang sangat memang challenging, saya belum tahu apa solusinya," ujarnya.

Sumber : detik.com

Add Friend


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,16 Agustus 2016 - 03:48:44 WIB
Polemik Parpor Ganda Menteri Archandra Tahar

Memalukan...! Yusril : Negara Seharusnya Dipimpin Oleh Orang Yang Mengerti Ngurusi Negara, Bukan Amatiran...!

JAKARTA (WR) - Presiden Jokowi akhirnya memberhentikan Menteri ESDM Arcandra Tahar karena polemik ke

Sabtu,02 Juli 2016 - 15:21:39 WIB

Tidak Diterima di Sekolah Manapun, Pelapor Mencabut Tuntutan Terhadap Guru Samhudi

Sidoarjo - Samhudi, seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Raden Rahmat Balongbendo, Sidoarjo,

Rabu,11 April 2018 - 12:13:02 WIB

SK 2018 Guru Bantu Jenjang Dikdas Belum Disalurkan, Erwin Kecam Kepala Daerah se Riau

DUMAI - Guru bantu Provinsi se Riau jenjang Dikdas sangat membutuhkan SK tahun 2018, hal itu gu

Selasa,17 April 2018 - 21:57:35 WIB

Komisi V DPRD Riau Minta Disdik Mapping Keberadaan Guru

PEKANBARU - Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson mengakui kalau keberadaan para guru yang ada di sekola

Senin,14 Mei 2018 - 14:56:36 WIB

Pengurus IKDKK Resmi Dilantik

DUMAI – Pengurus Ikatan Keluarga Dumai Kabupaten Kampar (IKDKK) Periode 2018-2021 secara resmi

Jumat,27 Juli 2018 - 16:17:39 WIB

Program Polisi Pi Ajar Sekolah, Pengabdian Polisi Jadi Guru SD dan TK

PAPUA – Serangkaian kegiatan edukasi dilakukan oleh Tim Binmas Noken Polda Papua untuk menerap

BERITA LAINNYA
Kamis,07 Februari 2019 - 14:03:48 WIB

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Selasa,19 Februari 2019 - 13:53:48 WIB

Sepenggal Kisah Anak Sekolah di Pucuk Rantau Kuansing

KUANSING - Inilah sepenggal kisah sedih yang dialami sejumlah siswa dan masyarakat Kecamatan Pu

Senin,18 Februari 2019 - 23:16:52 WIB

Deutsche Post DHL Group and SF Holding Conclude Landmark Supply Chain Deal

RMB 5.5 billion (~ EUR 700 million) transaction saw DPDHL Group and SF Holding enter a 10-yea

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI