• Follow Us On : 

Jadi Korban Penipuan First Travel, Psikolog Sarankan Lakukan Ini


Lidya Anggraini | Sabtu,02 September 2017 - 18:39:11 WIB
Dibaca: 536 kali 
Jadi Korban Penipuan First Travel, Psikolog Sarankan Lakukan Ini Calon jemaah umrah korban penipuan First Travel mengambil pasport di Kantor Bareskrim, Jakarta, 30 Agustus 2017.Polri telah mengamankan 14 ribu paspor calon jemaah umrah korban First Travel.

JAKARTA (Wahanariau) -- Sejumlah korban penipuan agen perjalanan umrah, First Travel mengalami depresi. Mereka merasa malu karena batal berangkat ke Tanah Suci, sementara sudah banyak uang yang disetorkan. Belum lagi kekesalan setelah mengetahui kalau bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan menggunakannya untuk berfoya-foya.

Seorang korban penipuan First Travel, Ratna Sari mengatakan sudah mendaftar sejak 2015 dan menyetorkan uang hingga Rp 33 juta untuk biaya umrah diri dan ibunya. Janji untuk berangkat umrah menggunakan uang hasil jerihnya pada Januari 2017 pupus sudah. 

Kini, Ratna dan 50 ribuan korban penipuan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan itu menuntut pengembalian uang. "Kerugian kami bukan hanya materi, tapi juga waktu, tenaga, dan pikiran," kata Ratna geram. 

Konselor dan terapis di Biro Konsultasi Psikologi Westaria, Anggia Chrisanti mengatakan memahami sakit hati dan malu yang menjadi beban psikologis para korban penipuan, khususnya yang gagal berangkat menunaikan ibadah di Tanah Suci.

“Ada rasa bangga bagi orang yang akan berangkat umrah. Minimal mereka bilang ke keluarga dan teman-teman dekat," kata Anggia. Terlebih jika orang yang hendak berangkat umrah itu berasal dari desa. Sebab di sana, biasanya mereka mengadakan acara pengajian sebelum berangkat. "Ketika akhirnya gagal berangkat, ada rasa malu." 

Rasa malu akibat gagal berangkat umrah, menurut Anggia, bisa memicu stres hingga depresi. Bagi yang merasakan itu, Anggia menyarankan untuk mengedepankan keikhlasan dan melakukan terapi. “Ikhlaskan diri atas semua hal. Mau menangis, silakan, karena memang ini musibah. Namun lebih efektif jika menyembuhkan diri menggunakan metode self healing,” ujar Anggia.

Yang tak kalah penting, Anggia melanjutkan, adalah instrospeksi diri. “Betul ada korban tertipu tapi ada juga yang tidak tertipu. Mengapa harus kita? Apa ada dosa yang pernah dilakukan? Apa ada niat yang belum benar dalam ibadah ini? Apa ada yang haram dalam kehidupan ini yang masih dipelihara? Coba renungkan lagi,” katanya. (tempo)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,27 Juli 2018 - 16:17:39 WIB

Program Polisi Pi Ajar Sekolah, Pengabdian Polisi Jadi Guru SD dan TK

PAPUA – Serangkaian kegiatan edukasi dilakukan oleh Tim Binmas Noken Polda Papua untuk menerap

Selasa,03 Oktober 2017 - 01:52:42 WIB
Peringatan Hari Batik Nasional

Batik Jadi Perekat Sekaligus Simbol Persatuan

JAKARTA - Batik merupakan perekat bangsa sekaligus menjadi simbol persatuan. Dengan berbatik, tidak

Senin,12 Februari 2018 - 11:52:40 WIB

Mulai Dibangun, Waktu Tempuh Jalan Tol Padang-Pekanbaru Jadi 3 Jam

PADANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan groundbreaking pembangunan jalan tol Pad

Senin,26 Februari 2018 - 12:29:16 WIB

Presiden Berharap Film ‘Dilan 1990’ Jadi Inspirasi Industri Kreatif Indonesia

JAKARTA - Kreativitas dapat timbul dari sebuah kesederhanaan. Film ‘Dilan 1990’ adalah c

Senin,27 Februari 2017 - 14:03:47 WIB

Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru Siagakan Jet Tempur Terkait Kedatangan Raja Arab Saudi

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Jet tempur handal milik Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin Pe

Selasa,13 Maret 2018 - 12:26:53 WIB

Kesepakatan Pemerintah dan DPR Biaya Ibadah Haji 2018 Jadi Rp35,2 Juta

JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan DPR RI melalui Komisi

BERITA LAINNYA
Sabtu,23 Februari 2019 - 00:11:18 WIB
Bekerjasama Dengn PT. RCSI

A2K3 Dumai Akan Gelar Pelatihan Ahli K3 Muda BNSP Batch ke-2

DUMAI - Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Ahli K3 Muda BNSP batch ke 1 pada

Kamis,21 Februari 2019 - 23:36:15 WIB

Qatar Airways Celebrates Doha Jewellery & Watches Exhibition 2019 in Glittering Style with Chinese Designers

This year's exhibition showcases more than 500 spectacular luxury jewellery brands and a range o

Kamis,21 Februari 2019 - 23:30:52 WIB

Rise to Lead: ERA Realty Network Raises The Bar With Ambitious Expansion Plans Through Its Asia Pacific Network

SINGAPORE - February 21, 2019 - ERA Realty Network (ERA) looks set to raise its game as on

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI