• Follow Us On : 

Jadi Korban Penipuan First Travel, Psikolog Sarankan Lakukan Ini


Lidya Anggraini | Sabtu,02 September 2017 - 18:39:11 WIB
Dibaca: 431 kali 
Jadi Korban Penipuan First Travel, Psikolog Sarankan Lakukan Ini Calon jemaah umrah korban penipuan First Travel mengambil pasport di Kantor Bareskrim, Jakarta, 30 Agustus 2017.Polri telah mengamankan 14 ribu paspor calon jemaah umrah korban First Travel.

JAKARTA (Wahanariau) -- Sejumlah korban penipuan agen perjalanan umrah, First Travel mengalami depresi. Mereka merasa malu karena batal berangkat ke Tanah Suci, sementara sudah banyak uang yang disetorkan. Belum lagi kekesalan setelah mengetahui kalau bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan menggunakannya untuk berfoya-foya.

Seorang korban penipuan First Travel, Ratna Sari mengatakan sudah mendaftar sejak 2015 dan menyetorkan uang hingga Rp 33 juta untuk biaya umrah diri dan ibunya. Janji untuk berangkat umrah menggunakan uang hasil jerihnya pada Januari 2017 pupus sudah. 

Kini, Ratna dan 50 ribuan korban penipuan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan itu menuntut pengembalian uang. "Kerugian kami bukan hanya materi, tapi juga waktu, tenaga, dan pikiran," kata Ratna geram. 

Konselor dan terapis di Biro Konsultasi Psikologi Westaria, Anggia Chrisanti mengatakan memahami sakit hati dan malu yang menjadi beban psikologis para korban penipuan, khususnya yang gagal berangkat menunaikan ibadah di Tanah Suci.

“Ada rasa bangga bagi orang yang akan berangkat umrah. Minimal mereka bilang ke keluarga dan teman-teman dekat," kata Anggia. Terlebih jika orang yang hendak berangkat umrah itu berasal dari desa. Sebab di sana, biasanya mereka mengadakan acara pengajian sebelum berangkat. "Ketika akhirnya gagal berangkat, ada rasa malu." 

Rasa malu akibat gagal berangkat umrah, menurut Anggia, bisa memicu stres hingga depresi. Bagi yang merasakan itu, Anggia menyarankan untuk mengedepankan keikhlasan dan melakukan terapi. “Ikhlaskan diri atas semua hal. Mau menangis, silakan, karena memang ini musibah. Namun lebih efektif jika menyembuhkan diri menggunakan metode self healing,” ujar Anggia.

Yang tak kalah penting, Anggia melanjutkan, adalah instrospeksi diri. “Betul ada korban tertipu tapi ada juga yang tidak tertipu. Mengapa harus kita? Apa ada dosa yang pernah dilakukan? Apa ada niat yang belum benar dalam ibadah ini? Apa ada yang haram dalam kehidupan ini yang masih dipelihara? Coba renungkan lagi,” katanya. (tempo)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,20 September 2017 - 02:14:59 WIB

Sudah Rekaman E-KTP Tapi Belum Jadi, Ternyata Ini Penyebabnya

JAKARTA - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Ari

Selasa,03 Oktober 2017 - 10:56:44 WIB

Presiden Jokowi Dorong PKK Jadi Pemandu Pembentukan SDM Unggul

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa di tahun 2020-2025 Indonesia akan mengal

Kamis,27 Juli 2017 - 21:41:56 WIB

Mengawal Dana Desa Menjadi Tanggung Jawab Seluruh Masyarakat

YOGYAKARTA (WR) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) m

Jumat,27 Juli 2018 - 16:17:39 WIB

Program Polisi Pi Ajar Sekolah, Pengabdian Polisi Jadi Guru SD dan TK

PAPUA – Serangkaian kegiatan edukasi dilakukan oleh Tim Binmas Noken Polda Papua untuk menerap

Selasa,16 Agustus 2016 - 03:33:56 WIB
Polemik Paspor Ganda

Alamak...! Baru 20 Hari Jadi Menteri, Arcandra Tahar Diberhentikan dari Posisi Menteri ESDM

JAKARTA (WR) - Presiden Joko Widodo mengambil langkah terkait polemik kepemilikan paspor Amerika S

Kamis,09 Maret 2017 - 09:08:50 WIB

Kasus e-KTP, KPK Jadi Harapan Rakyat Bersihkan Pejabat Korup

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Pakar hukum tata negara Refly Harun menduga banyak proyek di pemerintahan ya

BERITA LAINNYA
Senin,22 Oktober 2018 - 04:53:48 WIB

Pasca Penemuan Mayat Gantung Diri, Ratusaan Massa Datangi Polsek GAS Pertanyakan Hasil Visum

TEMBILAHAN - Ratusan massa sejak tadi sore sekira pukul 16.00 Wib mengepung Kantor Polsek Gaung Anak

Senin,22 Oktober 2018 - 01:07:55 WIB

Catat... Ini Lokasi Ujian CAT Peserta CPNS di Riau

PEKANBARU - Pelaksanaan ujian Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) d

Sabtu,20 Oktober 2018 - 02:37:50 WIB

Korupsi Pipa Transmisi Inhil, Tiga Ditahan dan Satu Tersangka Bakal Dijemput Paksa

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, menahan tiga tersangka kasus korupsi pipa

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI