• Follow Us On : 

Jonru Ginting Divonis 1,5 Tahun Penjara


Redaksi | Jumat,02 Maret 2018 - 21:38:10 WIB
Dibaca: 392 kali 
Jonru Ginting Divonis 1,5 Tahun Penjara

JAKARTA - Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Majelis hakim menyatakan Jonru terbukti bersalah menyebarkan ujaran kebencian lewat Facebook.

"Menyatakan terdakwa Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan perbuatan dengan sengaja menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu sebagai perbuatan berlanjut," ujar hakim ketua Antonius Simbolon membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jl Dr Sumarno, Cakung, Jaktim, Jumat (2/3/2018).

Ada empat tulisan Jonru yang disebarkan lewat posting-an di fanpage Facebook miliknya. Posting-an pertama pada 23 Juni 2017 soal Quraish Shihab, yang akan menjadi khatib salat id di Masjid Istiqlal. Kedua, posting-an terkait Syiah bukan bagian dari Islam pada 15 Agustus 2017. Ketiga, posting-an soal Indonesia belum merdeka dari jajahan mafia China pada Kamis, 17 Agustus 2017.

"Menimbang bahwa posting-an tersebut berpotensi menimbulkan adanya kebencian dan permusuhan, khususnya antara muslim dan nonmuslim. Posting-an tersebut membenturkan kelompok muslim dan nonmuslim," ujar hakim anggota.

Baca Juga : Jonru Ginting Teriakkan Takbir Saat Hadapi Sidang Vonis

Sedangkan posting-an keempat mengenai antek-antek penjajah pada 18 Agustus 2017. Jonru dalam posting-annya menyebut penjajah nonmuslim dan yang melawan penjajah adalah mayoritas muslim.

"Selain itu, terdakwa mem-posting tulisan NU telah menerima uang Rp 1,5 triliun yang dikaitkan dengan pembubaran HTI serta mem-posting tulisan yang pada pokoknya menyatakan Jokowi adalah capres yang tidak jelas asal muasalnya," kata hakim anggota membacakan unsur-unsur dalam putusan.

Jonru terbukti bersalah melakukan pidana dalam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. 

Sumber : detikNews


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,02 Maret 2018 - 21:48:55 WIB

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jonru Ginting Teriak Takbir

JAKARTA - Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta karena te

Jumat,02 Maret 2018 - 22:10:59 WIB

Jonru Ginting : Yang Zalimi Saya Bakal Dapat Azab

JAKARTA - Setelah diputus bersalah dan dihukum 1,5 tahun penjara serta denda Rp 50 juta, Jon Riah Uk

Jumat,02 Maret 2018 - 21:22:56 WIB

Jonru Ginting Teriakkan Takbir Saat Hadapi Sidang Vonis

JAKARTA - Terdakwa kasus ujaran kebencian, Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting menjalani sidang pembac

Jumat,01 September 2017 - 00:28:16 WIB

Ujaran Kebencian di Media Sosial, Jonru Ginting Dipolisikan

JAKARTA (Wahanariau) - Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan ujaran kebenci

Jumat,02 Maret 2018 - 22:04:05 WIB

Jonru Ginting Sebut Vonis 1,5 Tahun Putusan Sangat Tidak Adil

JAKARTA - Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta

BERITA LAINNYA
Rabu,12 Desember 2018 - 02:06:54 WIB

Second Yidan Prize Summit Sets Forth Ideas for Educating for the Future

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 11 December 2018 - The second Yidan Prize Su

Selasa,11 Desember 2018 - 16:48:42 WIB

Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

DUMAI - Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir resmi ditahan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK)

Selasa,11 Desember 2018 - 08:00:10 WIB

Abdul Wahid Serahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulance Kepada Puskesmas Kota Baru Seberida

KERITANG - Kepedulian Abdul Wahid sebagai anggota DPRD Provinsi Riau terhadap kesehatan masyarakat p

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI