• Follow Us On : 

Jokowi Ingatkan Perbankan Harus Berani Ambil Risiko


Redaksi | Jumat,16 Maret 2018 - 12:46:29 WIB
Dibaca: 852 kali 
Jokowi Ingatkan Perbankan Harus Berani Ambil Risiko Presiden Jokowi memberikan arahan saat bertemu pimpinan industri perbankan nasional, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/3/2018) pagi. (Foto: OJI/Humas)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, risiko yang paling besar, dan risiko yang paling gawat adalah kalau industri perbankan tidak berani mengambil risiko. Ia mengingatkan para pimpinan industri perbankan nasional mengenai pentingnya keberanian mengambil risiko.

Sementara, sebelumnya para pimpinan industri jasa keuangan menargetkan pertumbuhan 9-12 persen. Presiden menyinggung laporan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso bahwa pertumbuhan kredit perbankan 8,24 persen.

Demikian disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu dengan Para Pimpinan Bank Umum di Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/3/2018) pagi.

BACA : Jokowi Yakin Bakal Banyak Donasi Bagi Pengembangan Bank Wakaf Mikro

“Kalau saya diberi angka 9-12 persen, yang saya ambil pasti 12 persennya. Kembali lagi, risiko yang paling besar adalah apabila kita tidak berani mengambil risiko,” kata Presiden Jokowi

Diakui Presiden, perbankan harus prudent dan harus hati-hati. Namun Presiden mengingatkan, kalau tidak berani mengambil risiko dalam bisnis, pelan-pelan akan mati, dan akan tapi tetap mati. “Itu di bisnis. Perbankan pun juga bisnis,” ujar Presiden Jokowi.

Sementara kalau kita ambil risiko, menurut Presiden, masih ada chance, masih ada kemungkinan. Ia menambahkan bahwa biasanya kemungkinan-kemungkinan itu, kalau kalkulasi dan perhitungan baik, kemungkinan cukup baik untuk selamat.

BACA : Berharap Bank Wakaf Mikro Ada di Seluruh Pesantren


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,30 Maret 2018 - 12:59:27 WIB

Orang Mau ''Setor'' Uang Disuruh Mengurus Bertele-tele, Jokowi Minta Perizinan Kepabeanan Terus Dipangkas

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, kita sekarang hidup di sebuah zaman, di sebuah e

Selasa,27 Maret 2018 - 11:15:12 WIB

Jokowi Berharap Program Padat Karya Tunai Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

BANJAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan kunjunga

Selasa,29 Agustus 2017 - 16:51:21 WIB

Jokowi Minta Bunga Kredit Diturunkan Lagi, Ini Kata Bankir

JAKARTA (Wahanariau) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan suku bunga kredit perbankan bisa

Selasa,05 September 2017 - 17:22:00 WIB

Freeport Setujui 51 Persen Saham, Jokowi: Masak Diberi 9 Persen Diam Saja

JAKARTA (Wahanariau) – Setelah melalui perundingan yang lama dan alot, akhirnya PT Freeport In

Rabu,07 Maret 2018 - 21:39:15 WIB

Tingkatkan Daya Tarik Investasi, Jokowi : Perlu Penataan Masuknya Tenaga Kerja Asing

JAKARTA - Agar bisa memastikan kepentingan nasional kita, baik kepentingan meningkatkan daya tarik i

Rabu,27 Juli 2016 - 16:45:44 WIB

Tunjuk Sri Mulyani Jadi Menkeu, Pratikno : Jokowi Minta Izin ke World Bank

JAKARTA - Presiden Joko Widodo kembali merombak susunan menteri di Kabinet Kerja untuk kedua kalinya

BERITA LAINNYA
Rabu,24 April 2019 - 16:39:17 WIB

Garap Lagu Religi, Bima WP Gandeng Mae Shafira

PADANG - Identik dengan lagu-lagu inspiratif yang sarat motivasi, Bima WP siapkan single religi berj

Rabu,24 April 2019 - 04:47:19 WIB

KPK Tetapkan Dirut PLN Tersangka Korupsi PLTU Riau-1

JAKARTA - Penyidik KPK menemukan bukti-bukti baru keterlibatan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir da

Rabu,24 April 2019 - 01:49:20 WIB

China Display Optoelectronics Technology Holdings Limited Announces Unaudited Financial and Operating Data for the First Quarter of 2019

Driven by Direct Supply to First-tier Brands Sales Volume Increased More Than Twofold YOY ASP Increa

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI