• Follow Us On : 

Biaya Urus Surat Kendaraan Naik, Upaya Hapus Pungli


Lidya Anggraini | Jumat,06 Januari 2017 - 12:44:40 WIB
Dibaca: 1158 kali 
Biaya Urus Surat Kendaraan Naik, Upaya Hapus Pungli

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menjabarkan berbagai alasan, yang dijadikan indikator kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan bermotor. Kenaikan tarif itu dirasa memang harus dilakukan mengingat sejak 2010 tidak pernah dilakukan penyesuaian.

Penyesuaian tarif ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) tertanggal 6 Desember 2016. Peraturan ini dibuat untuk mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang hal sama, berlaku efektif mulai 6 Januari 2017.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani menjelaskan, ada tiga alasan utama pemerintah menaikkan biaya urus surat tanda kendaraan bermotor dan buku pemilik kendaraan bermotor. Pertama, untuk meningkatkan aspek pelayanan aparat kepolisian kepada masyarakat.

"PNBP, pemasukan kepolisian, 92 persen dikembalikan dan dipergunakan polisi agar kembali ke masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang," ungkap Askolani dalam konferensi pers di kantor Staf Kepresidenan, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat 6 Januari 2017.

Alasan kedua, yakni dari usulan para pemangku kepentingan terkait. Askolani menjelaskan, usulan tersebut tidak hanya berasal dari aparat kepolisian. Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat sebagai mitra Bendahara Negara pun telah menyarankan menaikkan biaya tersebut.

"Termasuk, kalau bisa bagaimana potensi tarif yang memang selama ini dipungut agar akuntabel. Itu kenapa PP ini direvisi," ujarnya.

Sedangkan faktor ketiga, dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan. Askolani mengatakan, BPK telah menemukan ada kejanggalan dalam mekanisme penetapan tarif urus surat kendaraan bermotor pada 2010 silam.

Inilah yang membuat emerintah memutuskan untuk menaikkan biaya tersebut.

Diklaim tak memberatkan

Askolani memandang, kenaikan biaya urus surat kendaraan bermotor sama sekali tidak akan memberatkan masyarakat. Apalagi, kenaikan biaya tersebut akan dikembalikan langsung kepada aparat keamanan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

"Biaya BPKB itu lima tahun sekali, bukan setiap tahun. Bandingkan dengan biaya-biaya lain yang semakin meningkat," katanya.

Pemerintah meyakini tujuan dari menaikkan biaya urus surat kendaraan bermotor, tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kebijakan ini, ditegaskan Askolani, tentu akan berdampak positif, terutama dari sisi internal aparat keamanan.

"Ini juga salah satu upaya pemerintah menghapuskan pungli (pungutan liar) di berbagai bidang," ungkapnya. (viva)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,08 Januari 2017

Biaya Stempel STNK, Dulu Gratis Kini Berbayar

WAHANARIAU -- Penerapan tarif baru mengenai penerbitan dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (S

Sabtu,31 Agustus 2019

BI Akan Turunkan Biaya Transfer Kliring

PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) akan menurunkan biaya layanan transfer dana antarbank melalui S

Jumat,13 Januari 2017

Kenaikan Biaya Administrasi STNK Sumbang Lonjakan Inflasi Januari 2017

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Bank Indonesia (BI) melihat adanya kemungkinan lonjakan inflasi pada bulan J

Selasa,22 Agustus 2017

Sebut Pembiayaan Makin Sehat, Menkeu: Utang Tidak Bisa ‘Rem’ Mendadak

JAKARTA (Wahanariau) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai, defisit sebesar Rp32

Selasa,03 April 2018

Ginsi Keluhkan Biaya Logistik Indonesia Tertinggi di ASEAN

JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Importir Nasional Indonesia (Ginsi) mengeluhk

Selasa,17 Oktober 2017

BI Sebut Investasi Pembangunan SID Butuh Biaya Hingga Rp650 Miliar

PEKANBARU - Bank Indonesia menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informa

BERITA LAINNYA
Jumat,23 Oktober 2020

Recreate Cinematic Experiences with Samsungs Latest Displays and Soundbars, Right In Your Living Room

Engage your senses for an immersive theatrical experience in the comfort of your home SINGAPORE - M

Jumat,23 Oktober 2020

EML Payments: Storing up value

LONDON - EQS Newswire - 23 October 2020 - EML Payments is a specialist payment solutions provider wi

Jumat,23 Oktober 2020

Meet K-Drama Stars of New Series ''KAIROS'' on #TwitterBlueroom Live Before its Premiere

"Following Kpop, K-Drama is mesmerizing global fans--now on Twitter" Twitter announces

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI