• Follow Us On : 

*Belajar Buka Perkebunan Sawit di Lahan Gambut

Empat Pemkab di Papua Barat Kunjungi Pungkat


UJ. Jambek | Rabu,18 Januari 2017 - 15:51:54 WIB
Dibaca: 1415 kali 
Empat Pemkab di Papua Barat Kunjungi Pungkat Rombongan empat pemkab di Papua Barat saat meninjau Desa Pungkat.(riauterkini)

TEMBILAHAN (WAHANARIAU) - Untuk melihat dari dekat dampak pembukaan perkebunan kelapa sawit di lahan gambut, utusan pemerintah, tokoh masyarakat dan adat dari empat kabupaten dari Provinsi Papua Barat mengadakan kunjungan kerja ke Desa Pungkat, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (18/1/17). 

Kedatangan rombongan dari Kabupaten Sorong, Sorong Barat, Manokwari dan Maybrat, Provinsi Papua Barat ini difasilitasi dan didampingi Conservation International Indonesia dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau dan LBH Pekanbaru. 

Diantaranya utusan pemerintah dan tokoh masyarakat tersebut yakni Ketua Lembaga Adat Malamoi Silas, Sorong, Dortheus dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit, Alfon Kambu, Ketua Lembaga Adat Papua Barat, Kepala Balai Penelitian Perubahan Iklim Kementerian Kehutanan Maluku dan Papua Christian Mambor dan Kabid Planologi Dinas Kehutanan Sorong Selatan Feronika.

"Kedatangan kami kesini dengan membawa pihak pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama ini untuk melihat dampak pembukaan perkebunan kelapa sawit di lahan gambut," ujar Nita dari Conservation Internasional Indonesia, saat menyampaikan tujuan kedatangan mereka. Mereka turun dan melihat langsung lokasi pembukaan lahan perkebunan sawit oleh PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL). 

Dalam kesempatan ini, rombongan dari Papua Barat mendengarkan testimoni dari Ketua Organisasi Rakyat Pungkat Bersatu (ORPB) Asmar yang didampingi Devi dari LBH Pekanbaru mengenai berbagai dampak dan kerugian yang didapat mereka sejak adanya pembukaan kawasan hutan oleh perusahan perkebunan kelapa sawit PT Setia Agrindo Lestari (PT SAL). 

"Keberadaan perusahaan sawit di daerah kami ini telah membawa kerusakan bagi lingkungan dan pencemaran sumber air bersih masyarakat saat musim kemarau, kebun kelapa kami juga rusak diserang hama kumbang," terang Asmar. Hal serupa juga disampaikan Hasan Basri, Yusniar, Hamdalis dan beberapa masyarakat lainnya. 

Rombongan dari Papua Barat ini menyatakan, peninjauan langsung dan pengakuan masyarakat Pungkat ini akan dijadikan referensi mereka terkait rencana pembukaan perkebunan kelapa sawit di daerah mereka. 

"Mereka yang datang dari Papua Barat ini, selain perwakilan pemerintah, juga terdiri dari tokoh masyarakat, agama dan tokoh adat. Suara mereka sangat didengar dan diikuti masyarakatnya, sehingga nantinya dapat menyampaikan segala hal yang mereka lihat dan dengarkan pengakuan dari masyarakat disini," sebut Fandi Rahman dari WALHI Riau. 

Diharapkan, dari pengamatan langsung mereka di lapangan ini dapat disampaikan kepada masyarakatnya mengenai berbagai dampak dan kerugian yang akan mereka dapatkan terkait kehadiran perusahaan sawit di daerah mereka yang akan melakukan ekspansi besar-besaran.(riauterkini)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,21 Mei 2017

DPRD Inhil Dukung Penuh Kebijakan Pemkab Inhil Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadhan

TEMBILAHAN - Terkait dengan akan ditutupnya tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadhan oleh Pem

Rabu,01 Februari 2017

Empat Kali Terima WTN dari Pusat, Dumai Targetkan Anugerah Kencana

DUMAI (WAHANARIAU) - Pemerintah Kota Dumai kembali meraih penghargaan wahana tata nugraha (WTN) keem

Rabu,04 Januari 2017

2017, Dinas PU Siapkan Empat Prioritas Untuk Dumai

DUMAI (WAHANARIAU) - Guna mendukung visi misi Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan

Senin,12 Desember 2016

Tak Miliki Izin, Dishub Kominfo Akan Segel Tempat Usaha Warnet

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Sempat ditutup oleh Tim Terpadu Pemko Pekanbaru, sejumlah pengusaha Warnet

Jumat,03 Februari 2017

Selain Hanguskan Sepetak Rumah, Kebakaran Renggut Nyawa Dua Bocah dan Empat Luka Serius

BAGANSIAPIAPI (WAHANARIAU) - Kebakaran menghanguskan sepetak rumah di Jalan Simpang Lasa, RT03

Rabu,22 Maret 2017

Empat Puluh Lima Desa Di Inhil Masuk Dalam Mapping PLN

Tembilahan - 45 (Empat Puluh Lima) Desa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masuk dalam mappin

BERITA LAINNYA
Selasa,24 November 2020

Satgas Covid-19 Dumai Bersama Organisasi Mahasiswa Bagikan 1.500 Masker ke Masyarakat

DUMAI - Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Dumai meningkatkan partisipasi mahasisw

Selasa,24 November 2020

TP PKK Bersama Dinkes Dumai Kampanyekan CTPS di Tujuh Kecamatan

DUMAI - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kota Dumai bersama Dinas Kesehatan Kota Du

Selasa,24 November 2020

Pelindo Dumai Kucurkan Pinjaman Lunak Rp792 Juta kepada 16 Mitra Binaan

DUMAI - PT Pelindo I Cabang Dumai sebuah perusahaan yang berada di tengah-tengah masyarakat merasa m

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI