PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Korban tewas akibat banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumbar karena hujan deras yang mengguyur wilayah Limapuluh kota sejak 3 Maret lau bertambah menjadi 5 orang.
Kelima korban meninggal adalah :
Doni Fernandes (31), Teja (19), Yogi (23), korban longsor di Koto Alam, Kecamatan Pangkalan, Muklis alias Ujang (45), korban hanyut di Danau Buatan Tanjung Pauh dan Karudin (25), korban longsor di Kota Alam, Kecamatan Pangkalan.
"Tadi siang Gubri bersama Kepala BPBD Riau dan tim reaksi cepat penanganan bencana meninjau lokasi longsor di Kecamatan Pangkalan. Selain itu kita juga menyerahkan bantuan seperti makanan kepada warga yang masih terjebak di lokasi longsor," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Provinsi Riau, Jim Gafur, Sabtu (4/3/2017).
Untuk kerugian Materil, berdasarkan data terhimpun halloriau, di lokasi Jorong Ranah Pasar sekitar150 unit rumah terendam, di Jorong Ranah Baru, 50 Unit rumah terendam dan di Jorong Abai 50 unit rumah terendam.
Selain itu, puluhan hektare lahan terendam dan 5 Dusun terisolir.
"BPBD Riau dan Kampar membantu penanganan banjir di Kecamatan Pangkalan dengan berusaha masuk melalui Riau tapi tidak dapat tembus juga karena terhalang longsor sehingga hanya mengirimkan bantuan logistik," kata Jim Gafur. (halloriau)
