• Follow Us On : 

Tiga Desa Kecamatan Batang Tuaka Alami Banjir, Bupati Inhil Instruksikan BPBD Dirikan Posko Pengungsian


Dedek Pratama | Minggu,26 November 2017 - 16:15:42 WIB
Dibaca: 1600 kali 
Tiga Desa Kecamatan Batang Tuaka Alami Banjir, Bupati Inhil Instruksikan BPBD Dirikan Posko Pengungsian

 

Batang Tuaka - Setidaknya terdapat 3 (Tiga) Desa di Kecamatan Batang Tuaka yang mengalami banjir, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan pun segera menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan posko pengungsian untuk keperluan evakuasi warga.

Ketiga desa terdampak banjir tersebut ialah Desa Sungai Junjangan, Desa Sungai Raya dan Desa Tasik Raya. Kondisi terparah akibat banjir dialami oleh Desa Sungai Junjangan dengan ketinggian berkisar antara 75 hingga 90 sentimeter atau setinggi pinggang orang dewasa.

Sejauh ini, pihak BPBD Inhil baru mendirikan 1 (satu) posko pengungsian di salah satu desa dengan dampak banjir terparah, yakni Desa Sungai Junjangan. Di posko pengungsian, juga telah disiagakan tim evakuasi korban banjir sebanyak 3 tim yang masing - masing tim terdiri dari 7 (tujuh) orang personel.

Bupati Inhil, HM Wardan, mengaku prihatin atas bencana banjir yang melanda sebagian kawasan Kecamatan Batang Tuaka sejak Kamis lalu. Dia mengaku telah mengarahkan pihak BPBD untuk bertindak cepat menangani banjir yang terjadi di 3 Desa tersebut.

"Saya telah meminta pihak BPBD untuk mendirikan posko, merespons cepat dalam upaya penanganan banjir. Saya turut prihatin akan kondisi banjir yang terjadi. Namun, ini semua adalah musibah yang kita tidak tahu kapan akan datang," pungkas Bupati.

Oleh karena itu, Bupati mengimbau kepada warga yang terdampak banjir agar senantiasa bersabar dalam menghadapi ujian berupa banjir ini. Dia juga mengatakan telah meminta pihak BPBD Inhil untuk terus siaga selama masa - masa banjir dan kedatangan banjir susulan yang mungkin saja terjadi di beberapa hari ini.

"Tetap bersabar, tawakal. Ini cobaan. Kita tidak tahu banjir itu kapan akan terjadi. Saya juga telah mengimbau BPBD bersiaga di posko pengungsian untuk mengakomodir kebutuhan para warga terdampak Banjir sampai banjir dapat benar - benar reda," tukas Bupati.

Bupati juga berpesan kepada pihak BPBD untuk memaksimalkan pelayanan terhadap warga terdampak banjir dan senantiasa menjalin koordinasi dengan pihak - pihak terkait lainnya dalam upaya penanggulangan bencana banjir yang terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Inhil, Yuspik, SH mengaku telah mengerahkan tim penanganan banjir di beberapa titik banjir dan mendirikan posko di masing - masing Desa terdampak banjir setelah mendapat instruksi dari Bupati Inhil beberapa hari sebelumnya.

"Setelah mendapat instruksi dari Bupati  bahwa telah terjadi banjir yang melanda beberapa desa di Batang Tuaka. Kami pun segera menindaklanjuti dengan meluncurkan tim untuk memantau langsung kondisi disana guna pendirian posko pengungsian," ujar Yuspik saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil pantauan, diungkapkan Yuspik, banjir yang melanda 3 Desa Kecamatan Batang Tuaka memang termasuk parah, dimana jalan - jalan di sekitar desa, tepatnya Desa Junjangan tergenang banjir, begitu pula dengan kawasan permukiman warga yang sebahagiannya juga ikut terendam banjir.

"Siswa dan siswi disana sempat diliburkan karena jalan Desa tidak bisa dilewati. Sebagaian warga juga ada yang mengungsi ke rumah keluarga mereka karena air sudah masuk ke dalam rumah. Sedangkan, di posko pengungsian sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi," pungkas Yuspik.

Kendati belum ada pengungsi, Yuspik mengatakan, pihak BPBD bersama TNI dan Polri tetap bersiaga di posko pengungsian sampai banjir dapat dipastikan tidak lagi melanda kawasan tersebut.

"Dari evaluasi yang kita lakukan, hujan deras disertai petir dan air pasang sungai masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Artinya, kami masih mewaspadai datangnya banjir. Namun, untuk hari ini, debit air, khususnya di Desa Sungai Junjangan perlahan mulai turun," papar Yuspik.

Yuspik mengatakan, pihak BPBD akan selalu siap sedia membantu evakuasi warga, jika banjir datang secara mendadak. Dia mengimbau kepada warga desa terdampak banjir untuk segera melapor ke Posko pengungsian jika banjir mulai masuk ke permukiman tempat tinggal warga.

"Disini kami stand by 24 jam. Warga tidak perlu sungkan untuk melapor ke Posko yang kami dirikan. Silahkan saja datang jika membutuhkan bantuan evakuasi, kami akan senantiasa siap dan secepatnya melakukan evakuasi," tandas Yuspik.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,01 Februari 2017

Tiga ASN Pelalawan Tewas Dalam Tugas Akibat Lakalantas

PANGKALANKERINCI (WAHANARIAU) - Wahyu Suhendro (40), Satar (50), dan Sri Salfiah, dinyatakan sebagai

Kamis,01 Juni 2017
Berkaca Pada Kegagalan Masa Lalu

Komisi IV DPRD Pekanbaru Soroti Wacana Penyerahan Pengelolaan Sampah Pada Pihak Ketiga

PEKANBARU - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru menyoroti wacana Pemkot yang akan kembali menyerah

Kamis,04 Maret 2021

Walikota Dumai Paisal Tunjuk Tiga Pelaksana Tugas Kepala Dinas

DUMAI - Walikota Dumai Paisal lakukan pergantian pejabat dengan menunjuk dua ASN eselon dua menjabat

Minggu,15 Januari 2017

Tiga Pelaku Diduga Pembobol ATM di Rohul Dibekuk Polisi

PASIRPENGARAIAN (WAHANARIAU) - Sekelompotan orang yang diduga melakukan pembobolan terhadap salah sa

Minggu,22 Januari 2017

Bengkalis Terbitkan Tiga Rekomendasi Usaha Warnet dan Permainan Anak

BENGKALIS (WAHANARIAU) - Pihak Kecamatan Bengkalis mengeluarkan tiga rekomendasi terkait dengan usah

Jumat,29 Maret 2019

Apel Siaga Tiga Pilar Digelar di Kuantan Mudik

KUANTAN MUDIK - Dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 dan meningkatkan sinergit

BERITA LAINNYA
Jumat,05 Agustus 2022

NTU Singapore and RGE Launch S$6 Million Joint Research Centre to Tackle Textile Waste

SINGAPORE - 5 August 2022 - Nanyang Technological University, Singapore (NTU Singapore)&nb

Jumat,05 Agustus 2022

Bracell Launches One to One Commitment to Support Conservation of Areas of Native Vegetation and Forest in Brazil

Company commits to one hectare of conservation area for every hectare of plantation by 2025 Sever

Jumat,05 Agustus 2022

Rhenus Reaches First Milestone in LCL Carbon-Neutral Journey with Pilot Launch of Carbon Neutrality Label

SINGAPORE - 5 August 2022 - LCL consolidation shipments exported by Rhenus from the Central European

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI