• Follow Us On : 

Serangan Amplifikasi Melonjak Tinggi dalam K4, Menurut Penelitian Nexusguard


Redaksi | Selasa,20 Maret 2018 - 14:20:04 WIB
Dibaca: 1434 kali 
Serangan Amplifikasi Melonjak Tinggi dalam K4, Menurut Penelitian Nexusguard Lebih dari setengah jumlah serangan menggunakan multi vektor

SAN FRANCISCO - Media OutReach - 20 Maret 2018 - Serangan Distributed denial of service (DDoS) dengan menggunakan amplifikasi domain name server (DNS) meningkat tinggi lebih daripada 357 persen dalam kuartal keempat tahun 2017, berbanding periode yang sama di tahun 2016, menurut's "Laporan Kuartal 4 Tahun 2017" yang diterbitkan oleh Nexusguard.

Laporan per kuartal ini mengambil sampel ribuan serangan yang ada di seluruh dunia dan menyimpulkan bahwa peningkatan tersebut banyak terjadi pada server dengan fitur Domain Name System Security Extensions (DNSSEC) yang diaktifkan.

Fitur ini apabila tidak dikonfigurasi dengan benar berpotensi menimbulkan risiko baru. Walaupun fitur tersebut didesain untuk meningkatkan integritas dan keamanan protokol DNS, server dengan fitur DNSSEC dapat menjadi target yang empuk untuk serangan amplifikasi oleh karena jumlah respon yang dihasilkan sangat besar.

BACA : Kaplan Launches a Bigger and Better Kaplan Career and Learning Fair

Laporan per kuartal mengenai distributed denial of service (DDoS) dari Nexusguard diterbitkan berdasarkan data real-time ancaman yang membahayakan perusahaan dan jaringan penyedia layanan di seluruh dunia.

Nexusguard mengumpulkan data dari pemindaian botnet, Honeypots, penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP) dan lalu lintas antara peretas dan target.

Dengan laporan ini, Nexusguard berkomitmen untuk membantu para perusahaan melihat titik-titik kelemahannya dan mendapatkan informasi terbaru akan trend serangan global.

BACA : Twitter Introduces Nine New Premium Video Sports Content Partnerships To Asia Pacific Advertisers


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,23 Januari 2019 - 04:04:38 WIB

Laporan Nexusguard Menunjukkan Hampir Dua Pertiga Serangan DDoS pada Q3 2018 Menyasar Penyedia Layanan Komunikasi

Data terbaru menunjukkan penyerang memangsa penyedia layanan komunikasi level ASN secara besar-besar

Kamis,10 Mei 2018 - 11:07:29 WIB

Nexusguard dan NG Crossing Bergabung Melindungi Perusahaan MENA dari Serangan DDoS

SAN FRANCISCO - 10 Mei 2018 - Nexusguard, penyedia solusi keamanan DDoS terkemuka, mengumumkan dalam

Jumat,18 Agustus 2017 - 13:49:49 WIB

Polisi Sebut 4 Pelaku Teror Barcelona Ditembak Mati Hendak Lakukan Serangan Kedua

SPANYOL (Wahanariau) -- Kepolisian Spanyol menyatakan empat pelaku teror yang ditembak mati di Cambr

Kamis,20 September 2018 - 05:46:41 WIB

Penelitian Nexusguard Mengungkap Peningkatan 500 Persen Dalam Rata-rata Ukuran Serangan DDoS

Para peneliti keamanan siber menganjurkan perlindungan lebar pita (bandwidth) terhadap botnet IoT A

Rabu,29 Mei 2019 - 20:23:16 WIB

Gangguan Bisnis dan Serangan Cyber Masuk 10 Risiko Teratas di Asia

SINGAPURA – 29 Mei 2019 – Penelitian yang dilakukan Aon Plc dalam Survei Manaj

Jumat,20 Januari 2017 - 00:11:58 WIB

Nexusguard Menunjukkan Serangan Multi Vektor dan Botnet Android sebagai Topik Utama Keamanan Internet

SAN FRANCISCO - Media OutReach - 19 Des 2017 - Serangan multi vektor mendominasi serangan distribute

BERITA LAINNYA
Senin,01 Juni 2020 - 06:51:18 WIB

Abaikan Protokol Kesehatan Berpotensi Menimbulkan Gelombang Kedua Covid-19

BANDUNG - Hampir setiap hari berbagai media sering dihiasi oleh informasi seputar pandemi Coronaviru

Senin,01 Juni 2020 - 06:29:34 WIB

Emie Sukmasari Rilis Lagu Kerinduan Syawal

PADANG – Banyak situasi yang membuat seseorang tidak dapat merayakan Idul Fitri di kampung hal

Jumat,29 Mei 2020 - 17:53:50 WIB

Selamat Datang Era ''New Normal''

BANDUNG - Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia sehingga dinyatakan menjadi sebuah

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI