• Follow Us On : 

Jokowi Resmikan Peremajaan 25.423 Hektare Lahan Sawit untuk Rakyat di Rokan Hilir


Redaksi | Kamis,10 Mei 2018 - 18:19:33 WIB
Dibaca: 1180 kali 
Jokowi Resmikan Peremajaan 25.423 Hektare Lahan Sawit untuk Rakyat di Rokan Hilir Presiden Jokowi saat mengikuti acara peluncuran program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), di Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Rabu (9/5/2018). (Foto: BPMI)

ROKAN HILIR – Presiden Joko Widodo meresmikan program Peremajaan Sawit Rakyat seluas 25.423 hektare di Provinsi Riau. Acara ini berlangsung di Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (9/5/2018).

Sebagaimana dilansir dari laman Sekretariat Kabinet, Khusus di Kabupaten Rokan Hilir, lahan sawit yang diremajakan seluas 15.000 hektare yang melibatkan kurang lebih 5 ribu petani swadaya setempat.

“Untuk meremajakan seperti ini, tahun ini target kita di seluruh Tanah Air itu ada 185 ribu hektare. Di Provinsi Riau sendiri akan dikerjakan 25 ribu hektare,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Sebanyak delapan kabupaten di Provinsi Riau menjadi sasaran program peremajaan ini. Kedelapan kabupaten tersebut ialah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Kuantan Sengingi, Indragiri Hulu, dan Bengkalis.

Peremajaan Sawit Rakyat ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani kelapa sawit. Sebagaimana diketahui, sebagian besar kebun kelapa sawit rakyat di Indonesia sudah berusia tua dan sudah seharusnya diremajakan.

“Kalau kita bandingkan ini yang di perusahaan swasta dengan yang dimiliki rakyat itu hasil produksinya berbeda jauh dua kali lipat. Inilah mengapa pemerintah sekarang melakukan yang namanya peremajaan,” ucap Presiden.

Untuk setiap hektare lahan sawit, pemerintah akan memberikan bantuan dana melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit sebesar Rp25 juta yang disalurkan melalui perbankan yang ditunjuk. Dana tersebut dapat digunakan oleh para petani sawit sebagai modal awal untuk melakukan penebangan tanaman kelapa sawit tua, penyiapan bibit, dan penanamannya.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat penerbitan sertifikat hak atas tanah yang digunakan para petani sebagai lahan-lahan kelapa sawit mereka. Sebab selama ini, para petani kesulitan dan belum memiliki sertifikat pengakuan atas tanah mereka. Inilah yang ingin diselesaikan oleh pemerintah.

“Kalau sudah memiliki sertifikat, ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki. Sudah, tidak akan ramai-ramai nanti menjadi sengketa dengan tetangganya dan perusahaan swasta,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Presiden Joko Widodo menyerahkan 100 sertifikat hak atas tanah kepada para petani sawit di Rokan Hilir. Tahun ini, Presiden menyebut bahwa pemerintah mengalokasikan sebanyak 15 ribu sertifikat untuk para pemilik lahan yang belum bersertifikat khusus di Rokan Hilir.

Dengan diselesaikannya sejumlah persoalan yang dihadapi para petani sawit terkait lahannya itu, diharapkan para petani betul-betul fokus berupaya untuk meningkatkan produktivitas mereka. Dengan demikian, kesejahteraan para petani sawit dapat meningkat.

“Jadi saya harapkan program ini betul-betul segera dimulai, segera diselesaikan. Jangan lupa Pak Menteri, Pak Gubernur, Pak Bupati, ini saya cek nanti, jalan atau tidak,” imbuh Presiden mewanti-wanti jajarannya.

Program Peremajaan Sawit Rakyat ini perdana diluncurkan oleh Presiden di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, pada 13 Oktober 2017 lalu. Saat itu, pelaksanaan peremajaan lahan sawit milik rakyat mencakup lahan seluas 4.400 hektare.

Sebulan setelahnya, tepatnya tanggal 27 November 2017, peremajaan juga dilakukan di Serdang Bedagai, Langkat, dan sejumlah kabupaten lain di Sumatra Utara, yang mencakup lahan sawit rakyat seluas 9.109,29 hektare.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Plt. Gubenur Riau Wan Thamrin Hasyim.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,28 November 2016

Gubri Pastikan Presiden Jokowi Hadiri Peringatan HAKI di Riau

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sebut kehadiran Presiden Jokowi ke Ria

Kamis,10 Mei 2018

Jokowi Luncurkan Peremajaan Sawit Rakyat di Rokan Hilir

ROKAN HILIR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

Minggu,07 Oktober 2018

Gelar Deklarasi, Relawan: Listrik Masuk Desa di Inhil Kerja Nyata Jokowi

TEMBILAHAN – Para pendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) – Ma&

Senin,12 November 2018

Bupati Inhil Bertemu Presiden Jokowi

  Tembilahan - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan diundang bertemu Presiden Republik Indone

Senin,27 November 2017

Diserahkan Iriana Jokowi, Bupati Inhil Terima Penghargaan PAUD Tingkat Nasional Tahun 2017

  Tangerang - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerima penghargaan atas pen

Minggu,23 Juli 2017

Menginap di Arya Duta Pekanbaru, Ini Kamar Kecil Pilihan Presiden Jokowi

PEKANNBARU (WR) - Seorang petugas kamar Hotel Aryaduta Pekanbaru, Riau, mengungkap kesederhanaan Pre

BERITA LAINNYA
Selasa,19 Januari 2021

Prima Founder Records Rilis Album The Best Song Volume 1 dari Penyanyi Donas

YOGYAKARTA - Kesuksesan seorang penyanyi tak lepas dari kemampuan seorang penulis lagu dalam mengkom

Selasa,19 Januari 2021

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

PADANG - Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. S

Selasa,19 Januari 2021

Employees Feel Companies Not Doing Enough to Upskill Them to Full Potential, More Can Be Done: NTUC LearningHub Survey

SINGAPORE - 19 January 2021 - Despite more than half of employers (52%) reporting insufficient emplo

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI